Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Anda Membaca: Birokrasi Satpol PP Tertibkan Banner Cabup Yang Melanggar

Satpol PP Tertibkan Banner Cabup Yang Melanggar

PDFCetakEmail

Petugas Satpol PP ketika membenahi banner-banner usai melakukan penertibanPetugas Satpol PP ketika membenahi banner-banner usai melakukan penertibanWartalumajang.com - Sesuai dengan tugas dan kewenangan Satpol PP dalam menjalankan Perda tentang pemasangan tanda gambar atau banner sudah beberapa hari terakhir ini petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap sejumlah banner baik itu banner Cabup maupun banner lain yang melanggar aturan yang sudah ditentukan.

Kasatpol PP Kabupaten Lumajang, Totok Suharto ketika ditemui diruang kerjanya kepada media ini mengatakan pihaknya hanya menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan Satpol PP yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Setelah penetapan Cabup-Cawabup Lumajang mestinya tugas penertiban banner Cabup menjadi tanggungjawab Panwaslu, namun untuk sementara ini tugas penertiban banner Cabup masih menjadi kewenangan kami, dan setelah masuk massa kampanye hingga saat pelaksanaan Pilkada merupakan tanggungjawab sepenuhnya Panwaslu," kata Totok.

Namun, Totok melanjutkan, jika Panwaslu dalam menjalankan tugasnya meminta bantuan Satpol untuk melakukan penertiban, pihaknya juga akan siap membantu. "Oleh karena itu kita akan membuat nota kesepahaman dalam bentuk kerjasama, namun tetap tanggungjawab Panwaslu dan kita tugasnya hanya membantu," ujarnya.

Dalam operasi penertiban yang dilaksanakan hingga siang ini, Rabu (10/04), Satpol PP telah mennurunkan ratusan banner yang terpasang di zona-zona larangan dan dipaku dipohon.

"Untuk saat ini yang kami tertibkan hanya yang melanggar zona larangan seperti sepanjang jalan PB Sudirman, seputaran alun-alun, kemudian banner yang berdekatan dengan kantor pemerintahan dan sekolah-sekolah, selain itu juga banner yang dipaku di pohon-pohon," ungkap Totok.

Untuk pengambilan banner Cabup yang sudah ditertibkan Satpol PP, Totok menjelaskan, tim sukses pasangan calon bisa mengambil banner tersebut di Panwaslu karena setelah ditertibkan pihaknya akan menyerahkan banner Cabup tersebut ke Panwaslu. "Untuk banner yang tidak berhubungan dengan Pilkada bisa diambil di kantor Satpol PP, namun dari hasil penertiban hari ini mayoritas banner Cabup, untuk benner lain jumlahnya hanya beberapa buah," terangnya.

Sementara itu, Hisbullah Huda divisi pengawasan Panwaslu Lumajang kepada wartawan mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada masing-masing tim pemenangan Paslon. Isinya tentang pemberitahuan pemasangan alat peraga kampanye untuk tertib dan berpegang pada peraturan dan perundang undangan. “Panwaslu sudah menegaskan dengan berkirim surat,” katanya

Menurut Hisbullah, setelah penetapan nomor urut, semua Paslon yang diurus tim pemenangannya untuk mentaati aturan perda dan undang-undang. Bahkan pihaknya telah memberikan batas toleransi waktu dalam upaya penertiban itu.

Yakni selama tujuh hari sejak penetapan nomor urut pasangan calon. Yang akan berakhir batas waktu toleransi itu pada 14 April 2014. “Jika tetap tidak diturunkan, kami akan koordinasi lagi untuk menurunkan secara paksa,” tegas Hisbullah.

Index Birokrasi

Akan Didorong Produk Kehutanan Selain...
Jumat, 12 Pebruari 2016 07:35
Akan Didorong Produk Kehutanan Selain Kayu, Seperti Madu Dan Sabun Herbal Dari Madu
Wartalumajang.com – Dinas Kehutanan Kabupaten Lumajang akan terus mendorong po...
Puskesmas Klakah Lolos Akreditasi Tin...
Jumat, 12 Pebruari 2016 07:00
Puskesmas Klakah Lolos Akreditasi Tingka Dasar, 2017 Ditargetkan 10 Puskemas Terakreditasi
Wartalumajang.com - Mskipun seluruh staf dan Kepala Puskesmas Klakah, Kecamatan ...
Lima Kecamatan Di Lumajang, Belum Mil...
Kamis, 11 Pebruari 2016 16:38
Lima Kecamatan Di Lumajang, Belum Miliki Pasar Yang Dikelola Pemkab
Wartalumajang.com – Sebanyak 5 kecamatan di Lumajang hingga saat ini masih bel...
Bersama Mahasiswa Unej, Dinas Kehutan...
Rabu, 10 Pebruari 2016 11:05
Bersama Mahasiswa Unej, Dinas Kehutanan Tanam 2.000 Pohon Di Desa Mangunsari
Wartalumajang.com – Bersama masyarakat desa Mangunsari Kecamaan Tekung dan mah...
Terbesar Di Jawa, Lumajang Hasilkan 7...
Rabu, 10 Pebruari 2016 08:50
Terbesar Di Jawa, Lumajang Hasilkan 750 Ribu M3 Kayu Sengon Pertahun
Wartalumajang.com – Besarnya minat masyarakat Lumajang untuk menanam kayu seng...
Web Designer