Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Anda Membaca: Birokrasi Wabup Lumajang : Pilkades Pasti Kita Selenggarakan Setelah Pilgub

Wabup Lumajang : Pilkades Pasti Kita Selenggarakan Setelah Pilgub

PDFCetakEmail

Wakil Bupati As'at MalikWakil Bupati As'at MalikWartalumajang.com - Ditundanya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada lebih 100 desa di Lumajang, dipastikan akan segera digelar setelah selesainya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim tanggal 29 mei mendatang. Kepastian ini disampaikan Wakil Bupati As'at Malik ketika menyampaikan sambutannya dalam acara Silaturahmi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Lumajang yang berlangsung di Pendopo, Senin (19/8) kemarin.

Pelaksanaan Pilkades ini, kata As'at Malik akan diselenggarakan secara bertahap karena mempertimbangkan masalah keamanan. Jumlah polisi di Lumajang yang hanya lebih dari 600 orang tidak bisa melakukan pengamanan Pilkades secara serentak, jika Pilkades di Lumajang diselenggarakan secara bersamaan.

"Kepada seluruh anggota KIM yang hadir pada hari ini, tolong informasikan kepada masyarakat disekitar anda masing-masing bahwa Pemkab akan segera menyelenggarakan Pilkades, dan akan dimulai setelah Pilgub selesai digelar. Tentu saja akan dimulai dari desaa-desa yang lebih dulu siap untuk melaksanakan. Sementara untuk pelaksanaan Pilkades sendiri, akan kita lakukan secara bertahap, karena jumlah polisi kita bertahap yang tidak mungkin untuk melakukan pengamanan pada semua pilkades jika dilaksanakan secara bersamaan," kata Wabup.

Wabup juga mengatakan, pemkab tidak mungkin membiarkan sebuah desa secara terus menerus dipimpin oleh PJS kepala desa seperti yang selama ini berlangsung. Pemerintahan desa kata wabup harus berjalan efektiv, sehingga Pilkades di Lumajang akan segera dilaksanakan.

Sebagaimana diketahui, karena dianggap terlalu dekat dengan Pilkada, Pemkab Lumajang berinisiativ melakukan penundaan Pilkades di Lumajang. Keadaan kemudian menjadi ruwet karena sejumlah bakal calon kepala desa menolak penundaan tersebut. Mereka menganggap penundaan Pilkdes itu memiliki motiv politik dan membunuh demokrasi ditingkat desa.

Sebuah demonstrasi besar-besaranpun terjadi, bahkan sempat terjadi kericuhan dan pengrusakan di kantor Pemkab dan Alun-alun Lumajang. Bahkan Kapolres Lumajang waktu itu AKPBP Susanto menjadi korban pelemparan batu oleh demonstran hingga mengalami cedera dibagian kepala, karena massa mulai beringas, ketika hendak menemui Bupati Lumajang, namun ditolak oleh Bupati Lumajang Syahrazad Masdar. (***2).

Index Birokrasi

Terkait Koperasi Wirabhakti, Paiman M...
Rabu, 01 Oktober 2014 17:26
Terkait Koperasi Wirabhakti, Paiman Masih Klarifikasi Dengan Kejaksaan
Wartalumajang.com – Terkait dengan pemeriksaan Kejaksaan Negeri Lumajang terha...
Ambulance Desa Terlibat Pencurian, Ke...
Selasa, 30 September 2014 19:10
Ambulance Desa Terlibat Pencurian, Ketua DPRD Minta Ambulance Desa Dievaluasi
Wartalumajang.com – Program pengadaan Ambulance desa yang dianggap Bupati Luma...
4 Pimpinan DPRD Lumajang Dilantik
Selasa, 30 September 2014 17:05
4 Pimpinan DPRD Lumajang Dilantik
Wartalumajang.com – Setelah pembentukan fraksi-fraksi dan komisi selesai dilak...
Dr. Buntaran : Saya Tidak Boleh Menya...
Selasa, 30 September 2014 15:11
Dr. Buntaran : Saya Tidak Boleh Menyampaikan Detil Sakitnya Bupati Lumajang
Wartalumajang.com – Sekab Lumajang Dr. Buntaran S. mengaku tidak diperkenankan...
Kapolres Deklarasikan Door To Door Po...
Senin, 29 September 2014 17:13
Kapolres Deklarasikan Door To Door Policing
Wartalumajang.com – Guna membangun kepercayaan dan kemitraan dengan masyarakat...
Web Designer