Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Inilah Tawaran Menarik Dari PG. Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan Untuk Petani Tebu Lumajang
Kamis, 26 Mei 2016 21:58 WIB
Wartalumajang.com – Pabrik Gula (PG) Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan tampaknya sangat serius dalam memberikan kemudahan bagi para petani tebu di Lumajang. Selain transparansi penentuan rendemen yang dikerjakan secara robotik dan berbasis teknologi tinggi, PG. KTM memastikan tebu petani akan dihitu...
Kelompok Rampok Sadis Ditangkap Polisi, Satu Orang Terpaksa Ditembak
Kamis, 26 Mei 2016, 17:22 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – 5 anggota kelompok pelaku perampokan yang dikenal sadis terhadap korbannya akhirnya harus merin [ ... ]

Selamatan Buka Giling, PG Jatiroto Targetkan Giling 1 Juta Ton Tebu
Kamis, 26 Mei 2016, 17:19 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Prosesi kirab manten tebu dalam selamatan buka giling Pabrik Gula (PG) Jatiroto menandai dimulain [ ... ]

Diterjang Ombak, Jalur Pasirian-Tempursari Nyaris Terputus
Rabu, 25 Mei 2016, 17:37 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Jalur Pasirian-Tempursari melalui pantai Watugodek merupakan satu-satunya jalur penghubung pali [ ... ]

STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Internasional
Selasa, 24 Mei 2016, 17:35 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa dan pelajar baik dari luar Lumajang maupun dari dalam [ ... ]

Sabtu, 20 Pebruari 2016 07:49
H. Thoriqul Haq : Proses Peradilan Salim Kancil Harus Kita Kawal Bersama
Wartalumajang.com – Anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Thoriqul Haq berharap kepada semua pihak, agar ikut mengawal proses peradilan kasus Salim Kancil, sehingga proses peradilan ini berlangsung secara tr...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

H. Arum Sabil : Pabrik Gula Harus Berbenah, Jika Tidak Akan Ditinggalkan Petani Tebu

Senin, 23 Mei 2016
H. Arum Sabil : Pabrik Gula Harus Berbenah, Jika Tidak Akan Ditinggalkan Petani Tebu <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:445px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Perjanjian kerjasama antara PG Jatiroto dengan Kejaksaan Negeri Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk menjaga keberlangsungan usaha serta menghindari perselisihan dengan karyawan dan mitra bisnis, Pabrik Gula (PG) Jatiroto yang merupakan anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara (XI) menjalin kerjasama bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dengan Kejaksaan Negeri (kejari) Lumajang.</p> <p>Kegiatan yang diadakan di aula kantor Kejaksaan Negeri Lumajang, Jumat (13/5), dihadiri General Manajer PG Jatiroto serta sejumlah manajernya, sedangkan dari pihak kejaksaan dihadiri langsung Ketua Kejari Lumajang serta sejumlah Kasi dan para staf.</p> <p>Setyo Narwanto, GM PG Jatiroto dalam sambutannya berharap agar kerjasama ini dapat memberikan manfaat kepada semua pihak khususnya PG Jatiroto agar dalam melaksanakan tugas dapat selalu mematuhi dan menaati segala aturan yang ada. “Mudah-mudahan kita selalu mendapatkan konsultasi dan saran hukum, agar segala aturan yang ada bisa kita patuhi,” katanya.</p> <p>Selain itu kerjasama ini juga dimaksudkan agar setiap produk-produk hukum yang dikeluarkan perusahaan, baik itu dalam bentuk legal opinion (pendapat hukum) maupun produk hukum lain yang berkaitan dengan Perdata dan Hukum Tata Usaha Negara, dikemudian hari tidak menyalahi aturan.</p> <p>Pihak perusahaan menyadari ketika bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya para petani tentu saja banyak permasalahan yang timbul, namun PG Jatiroto berupaya menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara pendekatan persuasif yang saling menguntungkan.</p> <p>GM PG Jatiroto mengaku sejauh ini tidak ada permasalahan yang terkait dengan perjanjian dengan pihak ketiga termasuk dengan petani. “Selama ini tidak ada mas, namun dalam membuat perjanjian kemitraan perlu adanya konsultasi dengan kejaksaan unutk memenuhi kaidah-kaidah hukum. Sejauh ini aman-aman saja,” ungkapnya.</p> <p>Sementara itu, Gede Nurmahendra SH, Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang usai kegiatan menyampaikan perjanjian kerjasama ini dalam bidang keperdataan, jika dikemudian hari ada permasalahan lain akan tetap jalan terus. “Sebagai JPN kita melakukan pendampingan, jika ada kasus tindak pidana korupsi atau yang lain akan tetap dilanjutkan, karena beda tupoksi dan kegiatannya. Begitu juga dengan lembaga lain yang sudah melakukan kerjasama,” katanya. (ww)</p>

"> PG Jatiroto Jalin Kerjasama Bidang Perdata D...
  • "> RUU Tembakau Lebih Menguntungkan Petani Loka...
  • "> Pondok Pesantren Roudlotul Ulum Tunjung Rand...
  • "> Takut Untuk Melakukan Pungutan Kepada Wali M...
  • Hukum

    Polres Lumajang Akan Panggil Pejabat PG. Jatiroto Terkait Pungutan PAD Kepada Petani

    Kamis, 12 Mei 2016
    Polres Lumajang Akan Panggil Pejabat PG. Jatiroto Terkait Pungutan PAD Kepada Petani <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Arsyad Subhekti</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Pemeriksaan 12 Pejabat di Lumajang yang diduga terkait dengan kasus pasir besi di Lumajang belakangan ini tak terdengar lagi kabarnya. Karenanya sejumlah masyarakat Lumajang mulai mempertanyakan keseriusan Kejati dalam menangani kasus ini. Karena sejak dilakukan pemeriksaan berkali-kali baik di Kejati maupun di Kejaksaan Negeri Lumajang beberapa waktu lalu, sampai sekarang tak terdengar lagi kabarnya. Arsyad Subhekti, salah seorang warga Tempeh Lumajang yang cukup aktiv memantau persoalan hukum terkait kasus pertambangan di Lumajang menyayangkan ketidakjelasan kelanjutan kasus ini.</p> <p>“Mereka semua katanya dipanggil sebagai saksi, saksinya siapa dan sekarang sampai ketahap mana. Ini semua tidak ada penjelasan dari pihak penyidik di Kejaksaan Tinggi. Padahal pemeriksaan ini sebenarnya lebih awal dibandingkan dengan kasus Salim Kancil yang juga sama-sama terkait pertambangan,” kata Arsyad Subhekti.</p> <p>Karenanya Arsyad mempertanyakan kelanjutan kasus ini dan seharusnya pihak Kejati memberikan rincian penjelasan yang cukup tentang hasil pemeriksaan ini. Apakah ke 12 pejabat ini memang ada indikasi melakukan tindak pidana terkait pertambangan atau tidak.</p> <p>“Kalau tidak ada penjelasan seperti ini terus untuk apa kemarin diperiksa. Kalau memang tidak ada kesalahan dari mereka ya harus dijelaskan kepada publik, khsususnya masyarakat Lumajang agar semuanya jadi jelas,” kata Arsyad Subhekti.</p> <p>Informasi yang berhasil kami himpun dari penyidik ketika melakukan penyidikan di Lumajang, ke 12 pejabat in diperiksa terkait dengan perijinan pasir besi di Lumajang. Sementara pihak pemilik ijin yakni bos PT. IMMS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sebentar lagi berkasnya akan dilimpahkan ke Pengadilan di PN Surabaya.</p> <p>“Pihak penerima ijin sudah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan katanya sudah siap untuk disidangkan. Kita semua sebenarnya ingin tahu apakah ke 12 pejabat ini ada kaitannya atau tidak dengan kasus ini. Apa Cuma diperiksa terus nggak ada kelanjutannya seperti ini,” kata Arsyad kemudian.</p> <p>Pemeriksaan ke 12 pejabat ini berlangsung pada awal tahun 2014. Selain dilakukan di Kejati, pemeriksaan juga dilakukan di Kejaksaan Negeri Lumajang. Beberapa pejabat yang diperiksa diantara Mantan Ketua Bappeda Lumajang Ir. Indah Amperawati, Mantan Kabag Keuangan Ir. Rochmaniah, Mantan Kepala KPT, Mantan Kepala Satpol PP, Mantan Asisten Sekda dan sejumlah pejabat lainnya di Lumajang. (fat)</p>

    "> Tak Terdengar Kabarnya, Kejati Diminta Beri ...
  • "> Gugatan Pra Peradilan Ditolak, Kuasa Hukum P...
  • "> Dua Saksi Penahanan Puryanto dan Khomsani, T...
  • "> Perlu Pendalaman, Kasus Koperasi Wirabhakti ...
  • Politik

    Terpilih Secara Aklamasi, DPC Hanura Lumajang Dipimpin Seorang Wanita

    Sabtu, 21 Mei 2016
    Terpilih Secara Aklamasi, DPC Hanura Lumajang Dipimpin Seorang Wanita <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:440px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Hasan Aminudin ketika bertemu kader Nasdem di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Hasan Aminuddin, mantan Bupati Probolinggo selama 2 periode ini berencana akan ikut bertarung dalam Pilgub Jatim mendatang. Dia mengaku siap jika mendapat rekom dari partainya dan memperoleh dukungan dari partai lain sesuai dengan syarat jumlah kursi di DPRD Jatim dalam pencalonan pemilihan gubernur nanti.</p> <p>Hal ini disampaikan Hasan Aminudin saat bertemu dengan pengurus DPD dan para kader partai Nasdem Lumajang. “Politisi itu kalau mati suri itu bukan politisi, saya siap jika partai memberi rekom,” katanya hari ini, Selasa (10/5).</p> <p>Namun, dia mengaku tahu diri dan tidak akan bernafsu menjadi gubernur. “Saya ini masih Ngukur Baju, jika ukuran bajunya L nggak mungkin saya pakai XL, bagaimana ukuran baju saya itu cocok dengan saya menjadi Gubernur Jawa Timur,” ungkap anggota Komisi VIII DPR RI dari fraksi Nasdem ini.</p> <p>Sejauh ini banyak orang yang membicarakan soal Pilgub Jatim dan memintanya untuk mencalonkan diri. Dia hanya menyampaikan jika sedang Ngukur Baju. “Kalau baju saya cukup akan saya lanjutkan tapi jika tidak cukup, saya tidak akan melanjutkan proses pencalonan tersebut,” selorohnya.</p> <p>Sementara itu Moch Subhan AF, Ketua DPD Nasdem Lumajang mengaku pihaknya hanya mengikuti air mengalir sesuai dengan instruksi dari pusat, karena sampai detik ini di DPW Jatim belum diputuskan siapa yang akan diberangkatkan oleh partai nasdem. “Akan tetapi, pak Hasan ini adalah salah satu ketua di DPP Nasdem, beliau sudah pamitan ke pak Surya (Surya Paloh, red), dan tidak ditolak,” ungkapnya.</p> <p>Artinya jika partai memberi rekom ke Hasan Aminudin maka pihaknya tidak bisa menolak, karena harus mengikuti garis partai. Di Lumajang sendiri, dia akan all out memperjuangkan kadernya untuk menududuki kursi Gubernur Jatim. “Siap menang dan harus menang,” pungkasnya. (ww)</p>

    "> Hasan Aminudin Bakal Ikut Dalam Pertarungan ...
  • "> Pelantikan Serentak Ranting Perindo Lumajang...
  • "> Bertemu Anggota DPRD Jatim, Penambang Tradis...
  • "> Tiga Parpol Besar Minta Komitmen Basuki Rahm...
  • Aneka Rupa

    STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Internasional

    Selasa, 24 Mei 2016
    STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Internasional <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Evaluasi Sergap di Aula Makodim 0821 Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - untuk memenuhi target penyerapan gabah sebagai cadangan beras nasional serta melakukan evaluasi kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) selama panen raya yang rencananya akan berlangsung pada bulan April hingga Mei tahun ini di Kabupaten Lumajang, Kodim 0821 Lumajang mengundang para pengusaha penggilingan padi se-Kabupaten Lumajang untuk berkoordinasi, Kamis (27/4) siang.</p> <p>Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Imam Purnomo Hadi, S.IP. Selain itu turut hadir pula Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan RI Ir. Mulyadi, Wakasub Divre Bulog Probolinggo, Satgas Sergap Kodim 0821/Lmj, serta para Pemilik/pengusaha Penggilingan Padi mitra Bulog se-Kabupaten Lumajang.</p> <p>Dandim 0821 Lumajang dalam sambutannya mengatakan bahwa cadangan pangan Nasional di Indonesia tergantung pada wilayah Jatim. Kalau Tentara setiap dapat perintah pasti langsung dilaksanakan tanpa ada mengeluh dan beralasan serta tidak pernah mengkambing hitamkan setiap permasalahan ke orang lain. “Jadi kita yang tinggal di wilayah Jatim mau tidak mau harus mendukung program tersebut,” katanya.</p> <p>Target luas tanam yang dilakukan bersama-sama antara Kodim 0821 dengan Distan Lumajang sudah bisa melebihi target hingga 116 persen. Pihaknya tiap hari sudah malaksanakan pendataan terkait dengan serap gabah petani. “Tujuan kami disini adalah untuk mencari solusi terkait kendala2 yang kita hadapi sehingga target kita bisa optimal,” ujar Imam Purnomo Hadi.</p> <p>Dandim 0821 mengakui jika pihaknya selaku yang bertanggung jawab dengan giat pendampingan ini sudah berupaya melaksanakan tugas dengan maksimal. “Kami sudah kerahkan para Danramil dan Babinsa untk bekerja dengan sekuat tenaga kami agar target serapan gabah bisa terpenuhi,” imbuhnya.</p> <p>Untuk itu mari kita cari solusi untuk memecahkan sumber permasalahan atau kendala turunnya serapan gabah di Lumajang. “Jika forum ini terlalu terbuka maka kami persilahkan membahas permasalahan ini secara tertutup di ruang kerja kami,” pinta Dandim 0821.</p> <p>Usai penyampaian materi oleh petugas dari Kementan RI dan dari Bulog Probolinggo, kegiatan dilanjutkan dengan rapat tertutup diruang Dandim 0821 Lumajang bersama para pengusaha penggilingan padi serta para pejabat terkait. (ww)</p>

    "> Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pen...
  • "> Untuk Mensinkronkan Program Kerja, Kodim 082...
  • "> PT. Wardah Tour & Travel Kembali Berangkatka...
  • "> Pengukuhan FKUB, Bupati Minta Kerukunan Hidu...
  • Peristiwa

    Inilah Tawaran Menarik Dari PG. Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan Untuk Petani Tebu Lumajang

    Kamis, 26 Mei 2016
    Inilah Tawaran Menarik Dari PG. Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan Untuk Petani Tebu Lumajang <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Para tersangka perampokan ketika dilakukan pres realese</span></span>Wartalumajang.com</strong> – 5 anggota kelompok pelaku perampokan yang dikenal sadis terhadap korbannya akhirnya harus meringkuk ditahanan Mapolres Lumajang setelah sepak terjangnya tercium tim Resmob Polres Lumajang. Satu tersangka terpaksa ditembak kakinya karena melakukan perlawanan ketika akan ditangkap.</p> <p>5 tersangka tersebut antara lain Sugeng Sutrisno (48) warga Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian yang bertindak sebagai penadah, Agus Purnomo (35) warga Desa Jatimulyo Kecamatan Kunir, Selamet (31) warga Desa Pandanwangi Kecematan Tempeh, Mustholib (37) warga Desa Selok Anyar Kecamatan Pasirian dan Muhammad Yusuf (22) warga Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh.</p> <p>Penangkapan ini adalah hasil penyelidikan terhadap aksi perampokan yang terjadi di Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian dengan korban bernama Dulatip yang terjadi pada bulan Februari lalu.</p> <p>Setelah dilakukan penyelidikan petugas mendapati seorang warga berinisial D membawa handphone Samsung Galaxy V yang merupakan hasil curian, setelah diinterogasi dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut diperoleh informasi HP tersebut berasal dari Sugeng Sutrsino.</p> <p>Sugeng Sutrisno mengaku HP tersebut ia beli dari Agus Purnomo. Keduanya langsung diperiksa di Mapolres Lumajang untuk dilakukan pengembangan dan hasilnya 3 pelaku lain berhasil diamankan.</p> <p>Sayangnya saat dilakukan penangkapan Agus Purnomo melakukan perlawanan dengan mengarahkan senjata tajam dan mengancam akan melukai petugas. “Kami terpaksa menembak kakinya agar bisa diamankan,” kata Ipda Agus Sugiharto, Kanit Pidum Polres Lumajang.</p> <p>Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kepada semua pelaku, mereka mengaku melakukan aksi perampokan disejumlah lokasi antara lain di Desa Selok Awar-awar Pasirian, Desa Kunir Lor dan Jatirejo Kecamatan Kunir, serta Desa Pandanwangi Kecamatan tempeh.</p> <p>Dari hasil pemeriksaan masih ada 2 tersangka lagi yang masih belum tertangkap, keduanya antara lain berinisial Nu dan Ba. “Saat ini Tim Resmob masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang belum tertangkap,” pungkasnya. (ww)</p>

    "> Kelompok Rampok Sadis Ditangkap Polisi, Satu...
  • "> Selamatan Buka Giling, PG Jatiroto Targetkan...
  • "> Diterjang Ombak, Jalur Pasirian-Tempursari N...
  • "> Ketua DPN APTRI : Kebijakan Import Raw Sugar...
  • Wisata Budaya

    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS

    Kamis, 14 April 2016
    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:439px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Suasana pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk meningkatkan kualitas SDM bidang kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan memberikan pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Hotel Gajah Mada Lumajang selama dua hari pada Kamis dan Jumat (7 dan 8 April 2016).</p> <p>Pelatihan yang digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM kepariwisataan kawasan Bromo Tengger Semeru ini diikuti peserta dari kawasan destinasi wisata, pelaku UKM, masyarakat adat, tokoh adat, tokoh agama,dan sejumlah wartawan dari berbagai media.</p> <p>Kegiatan ini dibuka Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang Deni Rohman AP, sekaligus menjadi narasumber pertama. Selain itu juga ada narasumber dari Kepala Bidang Fasilitasi, Sertifikasi Kompetensi Asdep Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Drs. Teguh Harisusanto M.Hum dan sejumlah narasumber yang membidangi masalah kepariwisataan.</p> <p>Usai menyampaikan materi, Teguh Harisusanto kepada sejumlah wartawan mengatakan kegiatan pelatihan ini dilakukan di 34 propinsi se-Indonesia. Untuk di Jawa Timur sudah dilakukan di Banyuwangi, Probolinggo dan Tulungangung. “Dan sekarang disini,” katanya.</p> <p>Kegiatan ini dilakukan disini, karena obyek wisata di Lumajang masuk dalam 10 destinasi obyek wisata yang menjadi prioritas nasional, yaitu adanya wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Untuk mensukseskan program prioritas nasional itu pihaknya akan mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dengan memberikan pelatihan-pelatihan. “Agar ketika BTS ini menjadi potensi wisata yang sangat menarik dan melebih daerah-daerah lain, otomatis semuanya sudah siap,” ungkapnya.</p> <p>Kegiatan saat ini sifatnya pelatihan dasar, nantinya ada pelatihan lanjutan kepariwisataan yang akan dikhususkan pada tenaga-tenaga kerja dibidang kepariwisataan, sehingga SDM dibidang ini benar-benar kompeten dan siap melayani wisatawan.</p> <p>“Untuk pelatihan tenaga kerja khusus bidang kepariwisataan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata, misalnya pemandu wisata, pegawai hotel, biro-biro perjalanan wisata dan sebagainya yang berkaitan dengan kepariwisataan, ini yang dimaksud tenaga kerja langsung. Untuk yang tidak langsung disesuaikan dengan leading sektornya masing-masing,” ujar Teguh Harisusanto.</p> <p>Sementara itu Deni Rohman AP, Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang mengaku akan terus berupaya mengembangkan SDM kepariwisataan di Lumajang. Pihaknya mempunyai target 5 tahun kedepan Lumajang akan menjadi daerah yang wajib dikunjungi obyek wisatanya. “Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatunya mas, termasuk pelatihan SDM ini,” ungkapnya. (ww)</p>

    "> Tingkatkan SDM Kepariwisataan, Disbudpar Gel...
  • "> Dinas Pariwisata Menggelar Diskusi Santai De...
  • "> Pembuatan Film “Runtuhnya Kerajaan Lamajan...
  • "> Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Warda...
  • kegiatan sosialsisasi Undang-undang Pemilu di Mapolres Lumajangkegiatan sosialsisasi Undang-undang Pemilu di Mapolres LumajangWartalumajang.com – Untuk mengantisipasi segala permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan Pemilu 2014 termasuk munculnya laporan terjadinya tindak pidana Pemilu diwilayah Kabupaten Lumajang hari ini, Senin (17/02), Polres Lumajang menggelar sosialisasi tentang Undang-undang Pemilu khususnya yang menyangkut soal Pemilu Legislatif.

    Pelaksanaan sosialisasi berlangsung diruang pertemuan Polres Lumajang diikuti oleh seluruh perwira termasuk para Kabag, Kasat, Kasie, Kasubag dan Kapolsek ditambah empat personil perwakilan dari masing-masing Polsek. “Termasuk para Kanit yang ada di Polsek jajaran Polres Lumajang,” kata AKP Sugianto, Kasubag Humas Polres Lumajang.

    Selaku nara sumber Polres Lumajang mendatangkan 3 orang dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jatim yang menyampaikan materi antara lain tentang Peraturan KPU (Perkap) no. 6 tahun 2012 tentang tata cara pemberitahuan dan penerbitan STTP Kampanye, kemudian Perkap no. 10 tentang tata cara penyidik tindak pidana anggota DPR, DPD, DPRD Prov, DPRD Kab/kota.

    Selain itu, masih kata AKP Sugianto, para peserta sosialisasi juga dibekali materi tentang unsur-unsur PSL tindak pidana Pemilu dalam UU no. 8 tahun 2012 tentang Pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Prov, DPRD Kab/kota.

    Dalam sambutannya Kapolres Lumajang, AKBP Singgamata berharap agar hasil dari sosialisasi tersebut dapat menjadi acuan bagi anggotanya dalam melaksanakan tugas khususnya dalam menangani masalah-masalah yang timbul pada pelaksanaan Pemilu 2014 diwilayah Kabupaten Lumajang.

    Dalam menangani laporan tindak pidana Pemilu yang muncul dari masyarakat pasca digelarnya Pemilu Legislatif (Pileg) atau Pemilu Presiden (Pilpres) nanti, menurut AKP Sugianto, Polisi tidak dapat menerima langsung laporan tersebut. “Laporan harus melalui mekanisme yang ada, yaitu melalui Panwaslu yang kemudian dilakukan penelitian, selanjutnya jika memenuhi unsur tindak pidana Pemilu baru bisa dilaporkan ke polisi dalam hal ini Polres Lumajang,” pungkasnya.

    Web Designer