Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Tangkap Penadah Motor Curian, Polisi Dihadang Warga
Senin, 24 November 2014 18:23 WIB
Wartalumajang.com – Usai menangkap dua pelaku curanmor diwilayahnya dan dilakukan pengembangan, petugas Polsek Jatiroto berusaha mencari penadah motor curian tersebut diwilayah Sumberbaru Jember, sempat terjadi kejar-kejaran antara pelaku penadah dengan polisi, sayangnya warga sekitar ikut mengaha...
Fariha Mariro, Pecatur Junior Lumajang, Raih Emas Di Kerjurnas
Senin, 24 November 2014, 17:30 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Setelah menjadi jauara dalam Kejurda Catur tingkat Jawa Timur beberapa waktu lalu, Fariha Mariroh, p [ ... ]

PT. IMMS Tidak Bertanggungjawab Jika Ada Penambangan Yang Mengatasnamakan PT. IMMS
Sabtu, 22 November 2014, 18:55 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Manajemen PT. IMMS menegaskan, jika sekarang ada penambangan diwilayah usaha pertambangan milik IM [ ... ]

Jaksa Akan Segera Eksekusi Sulsum dan Hadi Khomsari
Jumat, 21 November 2014, 12:23 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Atas putusan dua mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lumajang, Sulsum Wahyudi, M.Kes dan Hadi Cho [ ... ]

Memasuki Musim Hujan, BPBD Lumajang Waspadai Longsor dan Banjir
Kamis, 20 November 2014, 19:29 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Musim hujan yang mulai turun setiap hari tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan terjadinya benc [ ... ]

Sabtu, 15 November 2014 06:51
Lumajang Rawan Bondet, Siapa Pembuatnya ?
Wartalumajang.com – Dalam sepekan terakhir tindak kejahatan yang terjadi di Lumajang diketehui menggunakan bondet. Yang pertama di wilayah Kecamatan Klakah, seorang anggota polisi harus kehilangan jarinya ketika berusaha mengama...

Aspirasi

Jumat, 07 November 2014 08:26
Sjahrazad Masdar, Dua Periode, Dua Kali Pula Di PLT
Wartalumajang.com – Dalam dua kali masa jabatan Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar, dua kali pula harus di PLT karena berhadapan dengan dua masalah ya...

Birokrasi

Memasuki Musim Hujan, BPBD Lumajang Waspadai Longsor dan Banjir

Kamis, 20 November 2014
Memasuki Musim Hujan, BPBD Lumajang Waspadai Longsor dan Banjir <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:334px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pasukan mendapat pengarahan di Mapolres Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBM, Polres Lumajang menurunkan tim gabungan yang akan mengamankan sejumlah titik rawan di Lumajang. Beberapa titik yang menjadi pusat pengamanan diantaranya SPBU, tempat-tempat penting lainnya serta jalanan yang menjadi sentra transportasi di Lumajang. Tim gabungan ini terdiri dari anggota Polres Lumajang, Satpol PP, TNI, dan Dinas Perhubungan.</p> <p>Pasukan sebanyak 50 orang ini diberangkatkan dari Polres Lumajang melalui apel di Mapolres Lumajang. Mereka akan berkeliling keseluruh wilayah Lumajang untuk memastikan ketertiban umum pasca kenaikan BBM di Lumajang.</p> <p>“Kita lakukan pengamanan ini sesuai dengan petunjuk atasan, termasuk kemungkinan adanya mogok dari sektor transportasi di Lumajang. Kita tidak ingin terjadi apapun berkaitan dengan kenaikan harga BBM ini,” kata Kompol Enu Sasmonang, Kabag Sumda Polres Lumajang.</p> <p>Usai apel didepan Mapolres Lumajang pasukan Setingkat Kompi ini langsung diberangkatkan dari Halaman Polres Lumajang. Ketika ditanya soal langkah yang akan dilakukan Sasmonang hanya menyatakan tindakan yang akan dilakukan sesuai SOP. “Kalau memang terjadi sesuatu kita akan bertindak sesuai SOP,” kata Sasmonang hari ini, Selasa (18/11)</p>
"> Amankan Kenaikan BBM, Polres Adakan PAM Gabu...
  • "> Calon Tunggal Direktur Tak Lolos, Jabatan Di...
  • "> Samsul Huda (F-Demokrat) : Tanpa Rencana Bes...
  • "> Samsul Huda : APBD 2015 Ditargetkan Bisa Dis...

    Hukum

    Jaksa Akan Segera Eksekusi Sulsum dan Hadi Khomsari

    Jumat, 21 November 2014
    Jaksa Akan Segera Eksekusi Sulsum dan Hadi Khomsari <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:776px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah senjata yang digunakan AR</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Dipicu rasa cemburu yang meledak-ledak, AR (23) warga Dusun Gondang RT 001 RW 010, Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, nekat melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata Air Sopft Gun terhadap HS warga Jalan bengawan Solo Lumajang. Untung penyerangan tersebut hanya mengenai kaca mobil jenis Suzuki Ertiga. Kendati demikian AR menyatakan penyesalannya telah melakukan penyerangan tersebut dan meminta maaf. Namun tetap saja, masalah ini harus ditangi aparat kepolisian di Polres</p> <p>Menurut Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab, ketika menggelar jumpa pers yang berlangsung di halaman Mapolres Lumajang pada Senin (17/11), penyerangan ini dipicu oleh kecemburuan AR karena perempuan yang baru dikenalnya dibawa oleh HS. Karena dibakar api cemburu itulah AR akhirnya mengajak temannya untuk melakukan penyerangan terhadap HS. sekira pukul 09.00 Wib kemarin pagi.</p> <p>“Pelaku marah dan nekat melakukan hal yang bodoh itu karena cewek yang baru dikenalnya, tiba-tiba dibawa korban. Korban sakit hati kemudian mengejarnya dan menyerang korban dengan menggunakan senjata angin jenis Air Soft Gun. Untung terkena kaca pintunya mas,” kata Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab</p> <p>Kompol Iswahab juga menjelaskan saat melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap mobil milik korban, pelaku mengaku tidak sendirian. Melainkan dbantu oleh seorang teman karibnya bernama Abdul Siman (25), warga Dusun Sumber Gebang, Desa Merakan, Kecamatan Padang.</p> <p>Ditanya apakah rekan pelaku bernama Abdul Siman juga akan ditangkap? Dengan tegas Kompol Iswahab mengatakan, sampai saat ini Tim Resmob Polres Lumajang masih terus melakukan pengejaran terhadap Abdul Siman.”Insya Allah dalam waktu dekat dia tertangkap, apalagi identitas juga keberadaannya sudah terkepung mas,” jelas Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab.</p> <p> </p>
    "> Dipicu Soal Perempuan, Rusak Mobil Pakai Air...
  • "> Hilangkan Senpi, Anggota Wajib Ganti 10 Kali...
  • "> Kasus Koperasi Wirabhakti Tinggal Penetapan ...
  • "> Menunggu Kesungguhan Aparat Hukum Menuntaska...

    Politik

    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku”

    Selasa, 02 September 2014
    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku” <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:345px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sjahrazad Masdar, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untuk menjalankan roda partai sampai bupati benar-benar sembuh.</p> <p>Kabar tentang penugasan untuk mengendalikan organisasi ini juga dibenarkan oleh Samsul Huda selaku penerima tugas tersebut. Ketika ditemui media ini sehari sebelum pelantikan DPRD, Samsul mengaku jika dirinya memang diminta untuk mengendalikan organisasi Partai Demokrat. “Sifatnya hanya tugas untuk mengendalikan organisasi, karena memang ada beberapa moment dimana Partai Demokrat harus hadir. Jadi tugas untuk mengendalikan organisasi saja,” kata Samsul Huda.</p> <p>Samsul menyangkal kalau dirinya ditunjuk sebegai pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, Samsul mengaku bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengendalikan organisasi tersebut dalam bentuk surat tugas dari Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Sjahrazad Masdar kepada dirinya selaku Wakil Ketua II. “Hanya surat tugas saja dari ketua kepada wakil ketua II untuk mengendalikan organsisasi,” kata Samsul.</p> <p>Sementara disisi lain berhembus kabar bahwa pemberian surat tugas tidak melalui forum resmi dalam pleno pengurus DPC Demokrat Lumajang. Seharusnya pemberian surat tugas seperti itu harus diputuskan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Lumajang.</p> <p>Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Lumajang, Moch. Sofi ketika dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu soal surat tugas tersebut. “Saya ndak tahu mas, malah saya baru dengar dari saudara sekarang ini,” kata Sofi yang kami temui setelah acara pelantikan DPRD Lumajang, Kamis (21/8).</p>
    "> Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokra...
  • "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...

    Aneka Rupa

    Fariha Mariro, Pecatur Junior Lumajang, Raih Emas Di Kerjurnas

    Senin, 24 November 2014
    Fariha Mariro, Pecatur Junior Lumajang, Raih Emas Di Kerjurnas <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sareh Subroto, Ketua Paguyuban Pedagang JLT</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sampai batas akhir yang ditetapkan Pemkab Lumajang, melalui Kantor satpol PP Lumajang, para pedagang di Jalan Lintas Timur (JLT) tetap bertahan berjualan. Bahkan para pedagang mala mini berencana bertemu dengan PLT Bupati Lumajang As’at Malik untuk meminta agar rencana bongkar paksa yang akan dilakukan satpol PP dibatalkan. Sebelumnya para pedagang di JLT ini telah melayangkan surat ke DPRD dan menyatakan keberatan untuk digusur.</p> <p>Ketua Paguyuban Pedagang di JLT, Sareh Subroto mengatakan, disepanjang ruas jalan di JLT tidak semuanya menggunakan lahan milik jalan. Sebagian diantaranya menggunakan lahan sendiri, semisal dengan cara sewa dari pemilik tanah yang ada dipinggir jalan. Namun diakui Sareh, cukup banyak yang menggunakan badan jalan untuk berjualan.</p> <p>Sareh menyatakan akan memint PLT Bupati Lumajang dan DPRD untuk secara bijak menangani masalah di JLT dengan cara lain selain menggusur mereka yang telah cukup lama membuka usaha dikawasan JLT. Disisi lain, dengan adanya warung-warung yang bercokol disepanjang jalan ini, keamanan jalan di JLT sedikitnya bisa terbantu.</p> <p>“Kita kan sering dengar ada perampasan motor, itu terjadi pada titik yang tidak ada warungnya. Kalau yang ada warungnya tentu saja tidak terjadi mas, karena biasanya sampai latur malam masih saja ada yang nongkrong untuk sekedar ngobrol dan minum kopi,” kata Sareh.</p> <p>Menurut Sareh, anggota paguyuban saat ini ada 79 orang. Namun tidak semuanya menggunakan lahan milik jalan di JLT. 40 warung diantaranya menggunakan lahan sendiri, sedangkan 39 sisanya memang menggunakan lahan milik jalan. Sedangkan tempat karaoke yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat, jumlahnya ada 11 tempat. Kadang memang ada yang buka sampai diatas jam 12.00 malam, namun Sareh memastikan, jika memang diminta mereka juga bersedia untuk tutup lebih sore, jika memang tujuannya untuk ketertiban.</p>
    "> Pedagang JLT Tetap Bertahan Berjualan, Walau...
  • "> H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai ...
  • "> Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi I...
  • "> Jelang Lebaran, Tiket Pendakian Semeru Laris...

    Peristiwa

    Tangkap Penadah Motor Curian, Polisi Dihadang Warga

    Senin, 24 November 2014
    Tangkap Penadah Motor Curian, Polisi Dihadang Warga <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Foto Ilustrasi Tambang Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Manajemen PT. IMMS menegaskan, jika sekarang ada penambangan diwilayah usaha pertambangan milik IMMS dan mengatasnamakan PT. IMMS, maka perusahaan itu sama sekali tidak bertanggungjawab. Hal ini disebabkan, sejak diberlakukannya larangan eksport bahan mentah termasuk pasir besi, maka sejak Januari 2014 lalu perusahaan ini sudah berkirim surat kesejumlah lembaga yang terkait dengan pertambangan, yang salah isinya menyatakan bahwa perusahaan itu menghentikan kegiatannya.</p> <p>Kuasa PT. IMMS Vita Alfiana yang kami hubungi via poneselnya hari ini mengatakan, sejak tanggal 12 Januari 2104 PT. IMMS telah non aktiv, karyawan dirumahkan dan menarik seluruh kewenangan yang pernah diberikan kepada karyawan. Soal keputusan perusahaan ini telah disampaikan secara resmi kepada Pemkab Lumajang, DPRD Lumajang, Dinas Lingkungan Hidup, Polres Lumajang dan Kementerian ESDM di Jakarta. Semua itu dilakukan karena adanya larangan eksport dalam bentuk raw material atau bahan mentah yang dikeluarkan oleh pemerintah.</p> <p>Namun sayangynya belakangan ini ada sejumlah oknum yang diduga menggunakan nama IMMS bahkan nama Vita Alfiana dengan melakukan penambangan, khususnya pasir laut. “Itu semua diluar tanggungjawab kami mas. Dan minggu kemarin kita mengirim surat untuk kedua kalinya kepada Pemkab, termasuk ke Polres Lumajang untuk menegaskan bahwa jika ada penambangan dilokasi IMMS, sama sekali diluar tanggungjawab kami,” kata Vita Alfiana.</p> <p>Surat ini kata Vita, dikirimkan untuk mempertegas posisinya ditengah maraknya penambangan yang sebagian diantaranya mengaku ada kerjasama dengan PT. IMMS. Karenanya, jika benar ada penggunaan nama perusahaan itu, kata Vita, semua itu berada diluar tanggungjawab PT. IMMS. Termasuk didalamnya jika ada masalah hukum atas pelanggaran tersebut, maka adalah tugas aparat yang berwenang untuk menindaknya.</p> <p>Sementara itu secara terpisah, Mahmud SH, mantan pengacara PT. IMMS mengatakan, jika masih ada yang mau mengatasnamakan IMMS dalam melakukan penambangan diwilayah IMMS, maka pihaknya sangat mendukung jika aparat penegak hukum segera bertindak tegas. “Tidak hanya mengatasnamakan IMMS mas, yang mengatasnamakan saya dan mbak Vita juga ada. Saya juga heran, karena sejak januari lalu IMMS sudah menyatakan non aktif sementara bahkan seluruh karyawannya dirumahkan,” jelas Mahmud kemudian.</p> <p>Beredar kabar bahwa penambangan dipinggir pantai dengan mengambil pasir laut belakangan ini mulai marak. Kata Mahmud, pasir laut sebenarnya tidak masuk kategori pasir golongan C, karena pasir laut juga mengandung pasir besi namun Fe-nya rendah. Maka penambangan dibibir pantai yang mengandung pasir besi berkadar rencah inipun masuk kategori tambang golongan B.</p>
    "> PT. IMMS Tidak Bertanggungjawab Jika Ada Pen...
  • "> Baru Ambil Dari Bank, Uang Rp 110 Juta Ambla...
  • "> Kapolres : Kejadian di Kepri Tidak Berpengar...
  • "> Tolak Kenaikan BBM, Aksi PMII Lumajang Ricuh...

    Wisata Budaya

    Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan Lahan Dekat Situs Biting

    Selasa, 18 November 2014
    Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan Lahan Dekat Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:392px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah salah satu ruas jalan menuju B29 yang mulai rusak</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Puncak B29 yang diperkenalkan secara gencar oleh Pemkab Lumajang belum disertai dengan perawatan jalan yang memadai. Bahkan jalan satu-satunya yang melalui desa Argosari mulai terkelupas karena gerusan air hujan. Ditengah terus turunnya hujan pada bulan desember mendatang, dikhawatirkan akses jalan tersebut kian menghambat menuju kelokasi wisata eksotik ini.</p> <p>“Saya akhirnya harus kembali mas ketika kemarin hujan turun sangat deras. Disamping memang karena hujannya sangat deras, jalan yang kami lalui kami perkirakan akan mempersulit langkah kami menuju keasana,” kata Udin, salah seorang reporter media online yang membawa teman-temannya untuk melihat eloknya puncak B29.</p> <p>Pada ruas jalan di Desa Argosari ini misalnya, kini sudah terdapat beberapa titik jalan yang aspalnya mulai mengelupas. Bahkan dibeberapa titik mulai membuat kubangan ditengah jalan ketika turun hujan. “Saya khawatir karena hujan turun terus menerus, jalanan ini akan semakin rusak dan makin mempersulit wisawatan yang akan menuju ke B29,” kata salah seorang warga disana.</p> <p>Hingga saat ini sudah terdapat lebih dari 20 titik pada ruas jalan ini yang mengalami kerusakan dan berpotensi kerusakannya makin parah. Bahkan salah seorang wisatawan yang hendak menuju ke B29 sempat memberikan sarannya, agar Pemkab Lumajang mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kerusakan jalan ini. Jika tidak dikhawatirkan puncak B29 ini akan semakin sulit untuk diakses melalui Lumajang.</p> <p> </p>
    "> Digerus Air Hujan, Akses Ke B29 Mulai Dihamb...
  • "> Ribuan Pengunjung Kunjungi Pameran Museum Si...
  • "> Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi...
  • "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...

    kegiatan sosialsisasi Undang-undang Pemilu di Mapolres Lumajangkegiatan sosialsisasi Undang-undang Pemilu di Mapolres LumajangWartalumajang.com – Untuk mengantisipasi segala permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan Pemilu 2014 termasuk munculnya laporan terjadinya tindak pidana Pemilu diwilayah Kabupaten Lumajang hari ini, Senin (17/02), Polres Lumajang menggelar sosialisasi tentang Undang-undang Pemilu khususnya yang menyangkut soal Pemilu Legislatif.

    Pelaksanaan sosialisasi berlangsung diruang pertemuan Polres Lumajang diikuti oleh seluruh perwira termasuk para Kabag, Kasat, Kasie, Kasubag dan Kapolsek ditambah empat personil perwakilan dari masing-masing Polsek. “Termasuk para Kanit yang ada di Polsek jajaran Polres Lumajang,” kata AKP Sugianto, Kasubag Humas Polres Lumajang.

    Selaku nara sumber Polres Lumajang mendatangkan 3 orang dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jatim yang menyampaikan materi antara lain tentang Peraturan KPU (Perkap) no. 6 tahun 2012 tentang tata cara pemberitahuan dan penerbitan STTP Kampanye, kemudian Perkap no. 10 tentang tata cara penyidik tindak pidana anggota DPR, DPD, DPRD Prov, DPRD Kab/kota.

    Selain itu, masih kata AKP Sugianto, para peserta sosialisasi juga dibekali materi tentang unsur-unsur PSL tindak pidana Pemilu dalam UU no. 8 tahun 2012 tentang Pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Prov, DPRD Kab/kota.

    Dalam sambutannya Kapolres Lumajang, AKBP Singgamata berharap agar hasil dari sosialisasi tersebut dapat menjadi acuan bagi anggotanya dalam melaksanakan tugas khususnya dalam menangani masalah-masalah yang timbul pada pelaksanaan Pemilu 2014 diwilayah Kabupaten Lumajang.

    Dalam menangani laporan tindak pidana Pemilu yang muncul dari masyarakat pasca digelarnya Pemilu Legislatif (Pileg) atau Pemilu Presiden (Pilpres) nanti, menurut AKP Sugianto, Polisi tidak dapat menerima langsung laporan tersebut. “Laporan harus melalui mekanisme yang ada, yaitu melalui Panwaslu yang kemudian dilakukan penelitian, selanjutnya jika memenuhi unsur tindak pidana Pemilu baru bisa dilaporkan ke polisi dalam hal ini Polres Lumajang,” pungkasnya.

    Web Designer