Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Berdalih Terpengaruh Miras, Fatoni Nekat Curi Motor
Senin, 27 April 2015 17:32 WIB
Wartalumajang.com - Ahmad Iksan Fatoni (22), warga Dusun Krajan II, Desa Selok Awa-Awar, Kecamatan Pasirian nekat mencuri sepeda motor, dihadapan polisi dia berdalih aksi yang dilakukannya karena pengaruh minuman keras yang baru saja dimunimnya. Beruntung, aksi nekat tersangka ini kepergok warga...
Asyik Pesta Sabu-sabu, 3 Pemuda Warga Jogoyudan Ditangkap Polisi
Senin, 27 April 2015, 16:12 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Dasar nasib lagi sial, ketika tengah asyik menggelar pesta sabu-sabu 3 pemuda warga Kelurahan J [ ... ]

Diduga Pipa Gas Bocor, Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar
Minggu, 26 April 2015, 21:41 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pabrik Pengolahan Kayu milik PT. Berkat Sumber Artha(BSA) di Dusun Krajam Tukum Kecamatan Tekung L [ ... ]

Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wabup Diperkirakan Berjalan Alot
Minggu, 26 April 2015, 18:54 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pengambilan keputusan tiga partai politik untuk menentkukan dua Calon Wakil Bupati diperkirakan be [ ... ]

DPRD Minta Agar Partai Pengusung SAAT Segera Bermusyawarah Untuk Ajukan Calon Wabup
Sabtu, 25 April 2015, 09:03 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Ketua DPRD Lumajang H.Agus Wicaksono meminta kepada tiga partai pengusung SAAT dalam Pilkada lalu  [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Senin, 20 April 2015 06:45
Inilah Beberapa Peristiwa Penting Yang Akan Mengurasi Perhatian Masyarakat Lumajang
Wartalumajang.com – Sejumlah persitiwa penting mungkin akan segera terjadi di Lumajang. Yang jelas terpampang didepan mata adalah agenda pemilihan w...

Birokrasi

H. Agus Wicaksono : Saya Tidak Mencalonkan Sebagai Bupati Jika As’at Malik Maju Lagi

Kamis, 23 April 2015
H. Agus Wicaksono : Saya Tidak Mencalonkan Sebagai Bupati Jika As’at Malik Maju Lagi <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:333px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kegiatan sertijab di Pendopo Kabupaten Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pada kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Lumajang serta pelantikan ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Kamis (23/4), Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta eksekutif dan legislatif di Kabupaten Lumajang dapat seiring sejalan dalam membangun Lumajang, sehingga peningkatan pembangunan di Lumajang bisa benar-benar dirasakan hingga tingkat bawah.</p> <p>“Tugas bupati saat ini makin sulit, karena menurut UU yang baru saat ini ada dua tambahan yaitu dengan cara memberdayakan masyarakat dan mengajak berbicara bersama-sama atau partisipatoris, mereka yang akan diurus harus diundang dan diajak merumuskan kebijakan, ini syarat UU yang baru, sehingga eksekutif dan legislatif harus sejalan dulu,” kata Gubernur Jawa Timur yang akrab disapa Pakde Karwo.</p> <p>Dalam kesempatan tersebut Pakde Karwo juga meminta seluruh SKPD serta elemen masyarakat yang lain dapat membantu tugas bupati sehingga kemajuan didaerahnya dapat segera dirasakan oleh rakyat. Dia juga membenarkan apa yang disampaikan Ketua DPRD Lumajang ketika memberikan sambutan sebelumnya, bahwa untuk membangun suatu daerah bisa dilakukan melalui kekuatan lokal.</p> <p>“Nilai lokal dan kebersamaan itu bagian dari proses, tidak bisa nilai lokal Lumajang disamakan dengan kabupaten lain, maka segala sesuatu harus dirumuskan dengan baik, DPRD dengan bupatinya harus ketemu, tapi kita harus tetap berpegang teguh pada UUD ’45,” ujarnya.</p> <p>Sementara itu Bupati Lumajang H. As’at Malik M.Ag pada kesempatan terpisah menyampaikan terima kasih kepada Gubernur serta semua undangan yang hadir. Dia berharap kepada DPRD Lumajang agar kedepan bisa bekerja lebih baik dari sebelumnya. “Bekerja dengan dukungan DPRD ini enak, ngomongnya nggak usah susah-susah,” katanya.</p> <p>Dengan komunikasi yang lebih baik yang sudah diciptakan antara eksekutif dan legislatif, As’at Malik juga yakin kedepan Kabupaten Lumajang akan lebih baik lagi. “Imamnya teman-teman DPRD ini sangat luar biasa, dan enak diajak komunikas,” ujarnya.</p> <p>Diakui Bupati, RPJMD Kabupaten Lumajang tahun 2015 – 2019 yang sudah dibuat tidak bisa dilaksanakan sendiri tanpa ada pengawasan dan peran serta DPRD Lumajang, karena pengawasan dari orang lain adalah bentuk penyelamatan. “Kami tidak bisa bekerja dengan baik tanpa ada legislatif yang mengawasi kami,” pungkas As’at Malik. (ww)</p>

"> Gubernur Minta Eksekutif dan Legislatif di L...
  • "> Mekanisme Pemilihan Wabup Disarankan Pakai P...
  • "> Hendro Agung : Propinsi Berpendapat, Jabatan...
  • "> Temukan 30 Tower Bodong, Dewan Tegur Pemkab...
  • Hukum

    Cacat Administrativ, Sertifikat Tanah SMPN 1 Sukodono Diminta Segera Dibatalkan

    Selasa, 21 April 2015
    Cacat Administrativ, Sertifikat Tanah SMPN 1 Sukodono Diminta Segera Dibatalkan <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:348px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono, S.Sos</span></span><strong>Wartalu</strong>majang.com</strong> – DPRD Lumajang siap memberikan data hasil pansus tambang yang digelar DPRD Lumajang beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan DPRD agar Kejaksaan lebih mudah dalam melakukan penyidikan kasus tambang pasir baik pasir golongan C maupun pasir besi di Lumajang. Kesiapan untuk memberikan hasil pansus tambang kepada Kejaksaan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono ketika ditemui media ini dikantornya hari ini, Jumat siang (14/4).</p> <p>Ketika menutup Sidang Paripurna hari ini dengan agenda Penyampaian Catatan Strategis kepada Pemkab Lumajang, Agus Wicaksono juga sempat menyindir Kejaksaan agar bersikap lebih tegas dalam menyidik kasus tambang pasir di Lumajang. Tidak hanya Kejaksaan, Polres pun tak luput dari “semprotan” Ketua DPRD Lumajang ini.</p> <p>“Saya berharap Kejaksaan dan Kepolisian bersungguh-sungguh dalam menangani kasus pasir di Lumajang. Jangan hanya yang kecil-kecil yang dijadikan tersangka. Siapapun kalau memang ada dugaan penyalahgunaan wewenangan maka harus ditangani secara serius. Jangan takut kepada mereka yang berpangkat tinggi atau banyak uangnya. Semuanya harus diperlakukan sama didepan hukum,” kata Agus Wicaksono.</p> <p>Sementara ketika ditemui media ini politis PDIP ini kembali menegaskan komitmennya untuk membantu Kejaksaan baik Kejaksaan Negeri Lumajang maupun Kejaksaan Tinggi dalam proses penyidikan kasus pasir. Dikatakan, kerusakan lingkungan sudah terjadi, eksploitasi pasir terjadi secara besar-besaran, namun faktanya PAD-nya justru semakin turun.</p> <p>“Kita sangat siap untuk memberikan hasil Pansus Tambang di Lumajang kepada Kejaksaan Negeri Lumajang atau Kejaksaan Tinggi jika memang itu diperlukan. Masalah pasir ini harus disikapi secara serius oleh para penegak hukum kita,” kata Agus kemudian.</p> <p>Sebagaimana diketahui sekarang ini Kejaksaan Tinggi sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Lumajang terkait dengan tambang pasir di Lumajang. Bahkan dua orang, yakni karyawan PT. IMMS Abdul Ghofur dan Lam Cong San Bos PT. IMMS sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi. (fat)</p>

    "> Jika Diminta, DPRD Siap Berikan Data Pansus ...
  • "> Pelaku Judi Togel Online Ditangkap Polisi...
  • "> Polisi Limpahkan Kasus Penambangan Pasir Ile...
  • "> Kejaksaan Akan Tetapkan Dua Tersangka Baru K...
  • Politik

    Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wabup Diperkirakan Berjalan Alot

    Minggu, 26 April 2015
    Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wabup Diperkirakan Berjalan Alot <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:348px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono S.Sos</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Ketua DPRD Lumajang H.Agus Wicaksono meminta kepada tiga partai pengusung SAAT dalam Pilkada lalu segera bertemu untuk melakukan musyawarah guna memutuskan dua nama yang akan diusung menjadi Bakal Calon Wakil Bupati Lumajang. Dua nama ini nantinya akan diproses menjadi Calon Wakil Bupati Lumajang yang kemudian akan dipilih oleh DPRD Lumajang. Agus Wicaksono mengatakan, agar tidak terjadi kekosongan jabatan Wakil Bupati, maka pihaknya termasuk PDI Perjuangan siap untuk memberikan dukungan kepada calon yang dikehendaki oleh Bupati Lumajang As’at Malik.</p> <p>“Kami sudah mengambil langkah dan melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri yakni dengan Direktorat Otonomi Daerah. Alhamdulilah hasil konsultasi kami menyarankan agar tidak terjadi kekosongan jabatan wakil bupati dan tidak harus menunggu Peraturan Pemerintah (PP). Karena jika menunggu PP bisa jadi sampai dua tahun lagi,” kata Agus Wicakono ketika memberikan sambutan dalam acara Serah Terima Jabatan Bupati Lumajang, Kamis (23/4) lalu di Pendopo Bupati Lumajang.</p> <p>Karenanya, tiga partai pengusung pasangan SAAT dalam Pilkada lalu, yakni Partai Gilkar, Partai Demokrat dan PAN diminta segera melakukan koordinasi bagi usaha percepatan pemilihan wakil Bupati Lumajang. Menurut Agus, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang, jika partai politik telah mengirimkan nama calonnya, maka DPRD akan segera membentuk Pansus untuk menyusun tata tertib pemilihan maka proses pemilihan bisa segera dilaksanakan.</p> <p>“Inilah adalah ranah partai politik untuk menentukan siapa calonnya untuk dikirimkan kepada Bupati. Dan Bupati memiliki kewajiban administrasi untuk mengirimkan nama calonnya kepada DPRD guna melanjukan proses pemilihan,” kata Agus Wicaksono.</p> <p>Dalam kesempatan yang sama, Agus Wicaksono meminta Gubernur Jawa Timur Soekarwo agar turun tangan dalam proses pemilihan wakil bupati Lumajang. “Saya menunggu dawuh (arahan=red) beliau dan kami dari PDI Perjuangan bersama-sama kawan-kawan lainnya di DPRD Lumajang siap mendukung calon yang diinginkan. Siapa yang diinginkan, itu yang akan kita dukung,” kata Agus Wicaksono dalam acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (fat)</p>

    "> DPRD Minta Agar Partai Pengusung SAAT Segera...
  • "> Samsul Huda : Soal Nawawi Yazid Di Pansel Se...
  • "> Partai Golkar “Masih Diam” Soal Cawabup ...
  • "> DPD PAN Lumajang Belum Dapat Respon Dari H. ...
  • Aneka Rupa

    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh

    Jumat, 27 Maret 2015
    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:960px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Model seperti inilah yang cukup digemari para remaja</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Maraknya modiv sepeda motor menjadi Velk kecil, setir rendah dan berbagai modifikasi lainnya tidak akan pernah dibina, namun akan ditertibkan. Kapolres Lumajang AKBP Aries Syahbudin dengan tegas hari ini mengatakan, jika hanya dibina dan diarahkan tidak akan membawa dampak perubahan. Namun akan beda hasilnya jika pelaku modiv motor yang terkesan memaksakan diri harus ditertibkan setiap ada operasi.</p> <p>“Apanya yang mau dibina, ya kita tertibkan saja. Begitu terjaring dalam operasi yang digelar polisi, maka yang bersangkutan harus mengganti dengan velg standart, termasuk stir harus dikembalikan kepada bentuk semula. Bahkan belakangan kami minta orang tuanya ikut mengantar anaknya untuk mengambil motornya di kantor polisi. Ini kami lakukan agar mereka jera dengan modiv motor tersebut,” kata Kapolres Lumajang.</p> <p>Selama ini usaha untuk menertibkan modiv motor yang merubah bentuk motor menjadi kurang nyaman untuk dikendarai terus dilakukan. Bahkan untuk menimbulkan efek jera, Polres Lumajang mengambil sikap dengan cara menyita aksesories motor yang kurang pas tersebut. Sayangnya sampai sekarang motor-motor dengan modifikasi tersebut masih cukup banyak berkeliaran di Lumajang.</p> <p>Pada malam minggu misalnya motor-motor seperti ini masih kerap kali dengan mudah bisa dijumpai, walaupun Polres terus gencar melakukan operasi. Motor-motor seperti ini sering keluar pada malam minggu. Bahkan disejumlah sekolah masih dengan mudah bisa ditemukan motor-motor yang dimodiv tersebut. (fat)</p>

    "> Modiv Motor Dengan Velg Kecil Tak Akan Dibin...
  • "> Kabar NU : Silaturahmi PCNU Wilayah Tapal Ku...
  • "> Sisi Barat Ruas Jalan Wonorejo Klakah Berlub...
  • "> Pengurus Kopnas Aku Mandiri Coop Kecewa, Pem...
  • Peristiwa

    Berdalih Terpengaruh Miras, Fatoni Nekat Curi Motor

    Senin, 27 April 2015
    Berdalih Terpengaruh Miras, Fatoni Nekat Curi Motor <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">3 pemuda warga Jogoyudan ketika diperiksa di ruang Satreskoba Polres Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Dasar nasib lagi sial, ketika tengah asyik menggelar pesta sabu-sabu 3 pemuda warga Kelurahan Jogoyudan Lumajang digerebek dan ditangkap polisi satuan Reskoba Polres Lumajang. Ketiganya ditangkap ketika menghisap barang haram tersebut.</p> <p>Ketiga pemuda tersebut antara lain ; M. Hadi (36), Bagus Dwi Martanto (31), dan Puguh Tri Prasetyo (29). Ketiganya merupakan warga Kelurahan Jogoyudan Lumajang. “Mereka ditangkap kemarin siang ketika sedang menikmati sabu-sabu di rumah tersangka Hd,” kata Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Puriwandito, Senin (27/4) siang.</p> <p>Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sedotan, pipet, korek api gas dan sisa sabu yang ada didalam bong. Berdasarkan pengakuan para pemuda ini kepada penyidik, mereka sudah 2 kali ini menghisap sabu. “Salah satu pelaku ini pernah ditangkap tapi dalam kasus lain yakni kasus togel,” imbuhnya.</p> <p>Salah seorang tersangka, dihadapan tim penyidik Satreskoba Polres Lumajang, menceritakan, semua ini bermula dari jagongan biasa saat bekerja mengukur lemari kaca etalase di rumahnya.</p> <p>“Kita akhirnya sepakat untuk nyabu. Kita urunan Rp 100 ribu. Tiga orang semuanya Rp 300 ribu. Kita langsung belikan barang itu dan nyabu,” kata salah seorang tersangka di hadapan penyidik.</p> <p>Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan pasal 112 junto 127 Undang-Undang RI Nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika junto pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Untuk mempertangung jawabkan perbuatannya, saat ini ketiganya terpaksa mendekam dalam sel tahanan Mapolres Lumajang. (ww)</p>

    "> Asyik Pesta Sabu-sabu, 3 Pemuda Warga Jogoyu...
  • "> Diduga Pipa Gas Bocor, Pabrik Pengolahan Kay...
  • "> 2 Mei, Jembatan Sungai Mujur Diperbaiki, Tro...
  • "> Sepi Peminat, Pendaftaran Calon Polisi Diper...
  • Wisata Budaya

    Produk Susu Kambing Etawa Senduro Akan DiJadikan Klaster Pariwisata

    Senin, 20 April 2015
    Produk Susu Kambing Etawa Senduro Akan DiJadikan Klaster Pariwisata <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:526px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah Air Terjun Tumpak Sewu Pronojiwo Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Air terjun Tumpak Sewu di Pronojiwo menurut rencana akan diarahkan menjadi obyek wisata minat khusus. Hal itu dilakukan karena untuk mencapai lokasi terindah dari air terjun Tumpak Sewu ini diperlukan keberanian dan kemampuan khusus, sehingga tidak semua orang bisa datang ketempat ini. Bahkan untuk sementara menurut rencana kawasan wisata eksotik ini ditutup dulu sebelum dibuka untuk umum. Berbagai persiapan harus dilakukan untuk menjadikan kawasan ini sebagai obyek wisata minat khusus di Lumajang.</p> <p>“Kita sebenarnya menyarankan untuk menutup dulu untuk sementara, sebelum seluruh persiapan selesai kita lakukan. Untuk bisa turun sampai kedasar air terjun ini saja prosesnya sangat berbahaya. Karenanya kita harus menyiapkan sarana yang memadai sesuai standar wisata minat khusus. Dan yang lebih penting harus ada petugas disana, agar jika terjadi sesuatu bisa segera bisa ditangani atau setidak-tidaknya bisa menjadi pemandu wisata,” kata Ir. Indah Amperawati, Kepala Bappekab Lumajang kepada sejumlah wartawan di Lumajang siang ini, Senin (13/4).</p> <p><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:413px;float:right;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ir. Indah Amperawati, Kepala Bappekab Lumajang</span></span>Sementara Abdul Rahman seorang jurnalis dari Kompas TV yang sehari sebelumnya mengunjungi kawasan air terjun menyatakan bahwa untuk sementara kawasan itu memang sangat berbahaya bagi wisatawan. Namun Rahman juga mengatakan, minat masyarakat yang hendak datang ketempat ini sangat besar termasuk perempuan.</p> <p>“Saat saya kesana saya harus menuruni lembah yang terjal itu dengan tali dari karet ban dan itu sangat berbahaya. Namun saya juga heran kenapa banyak juga yang mau datang kesana. Kalau mau bicara keselamatan, sebenarnya bisa saya sebut agak berbahaya,” kata Rahman.</p> <p>Karenanya Kepala Bapekab Lumajang Indah Amperawati menyebut kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu adalah wisata minat khusus. Dan untuk dibuka kepada masyarakat luas harus dengan berbagai standart yang memadai sehingga menjadi tidak berbahaya. “Saya pernah datang kesana. Dan jujur sebagai pribadi, saya akan melarang anak saya untuk datang kesana. Sangat berbahaya,” kata Indah Amperawati. (FAT)</p>

    "> Air Terjun Tumpak Sewu Harus Jadi Wisata Min...
  • "> Wisata Alam Cuban Sewu Baru Bisa Dikembangka...
  • "> Ditengah Hujan Deras, Festival Tari Jaran Sl...
  • "> Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs ...
  • kegiatan sosialsisasi Undang-undang Pemilu di Mapolres Lumajangkegiatan sosialsisasi Undang-undang Pemilu di Mapolres LumajangWartalumajang.com – Untuk mengantisipasi segala permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan Pemilu 2014 termasuk munculnya laporan terjadinya tindak pidana Pemilu diwilayah Kabupaten Lumajang hari ini, Senin (17/02), Polres Lumajang menggelar sosialisasi tentang Undang-undang Pemilu khususnya yang menyangkut soal Pemilu Legislatif.

    Pelaksanaan sosialisasi berlangsung diruang pertemuan Polres Lumajang diikuti oleh seluruh perwira termasuk para Kabag, Kasat, Kasie, Kasubag dan Kapolsek ditambah empat personil perwakilan dari masing-masing Polsek. “Termasuk para Kanit yang ada di Polsek jajaran Polres Lumajang,” kata AKP Sugianto, Kasubag Humas Polres Lumajang.

    Selaku nara sumber Polres Lumajang mendatangkan 3 orang dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Jatim yang menyampaikan materi antara lain tentang Peraturan KPU (Perkap) no. 6 tahun 2012 tentang tata cara pemberitahuan dan penerbitan STTP Kampanye, kemudian Perkap no. 10 tentang tata cara penyidik tindak pidana anggota DPR, DPD, DPRD Prov, DPRD Kab/kota.

    Selain itu, masih kata AKP Sugianto, para peserta sosialisasi juga dibekali materi tentang unsur-unsur PSL tindak pidana Pemilu dalam UU no. 8 tahun 2012 tentang Pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Prov, DPRD Kab/kota.

    Dalam sambutannya Kapolres Lumajang, AKBP Singgamata berharap agar hasil dari sosialisasi tersebut dapat menjadi acuan bagi anggotanya dalam melaksanakan tugas khususnya dalam menangani masalah-masalah yang timbul pada pelaksanaan Pemilu 2014 diwilayah Kabupaten Lumajang.

    Dalam menangani laporan tindak pidana Pemilu yang muncul dari masyarakat pasca digelarnya Pemilu Legislatif (Pileg) atau Pemilu Presiden (Pilpres) nanti, menurut AKP Sugianto, Polisi tidak dapat menerima langsung laporan tersebut. “Laporan harus melalui mekanisme yang ada, yaitu melalui Panwaslu yang kemudian dilakukan penelitian, selanjutnya jika memenuhi unsur tindak pidana Pemilu baru bisa dilaporkan ke polisi dalam hal ini Polres Lumajang,” pungkasnya.

    Web Designer