Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Pabrik Kayu CV. WCN di Karang Anom Terbakar
Jumat, 22 Mei 2015 16:34 WIB
Wartalumajang.com - Kebakaran hebat terjadi disebuah pabrik pengolahan kayu CV. WCN yang ada di Dusun Kerajan Timur Desa Karang Anom Kecamatan Pasrujambe. Pabrik kayu yang khusus membuat triplek ini nyaris habis terbakar. Tiga gudang tempat proses pembuatan triplek ludes terbakar, sementara 1 gud...
Pasangan Suami Istri Dibegal di Sukodono, Motor Dirampas Istri Dibacok
Kamis, 21 Mei 2015, 17:22 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Aksi begal kembali terjadi diwilayah hukum Polres Lumajang, kali ini terjadi disekitar Kecamata [ ... ]

Pembangunan Toilet Situs Biting Tak Mendapat Bantuan Dari Pemkab
Kamis, 21 Mei 2015, 17:10 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Keberadaan toilet merupakan salah satu kebutuhan bagi area wisata, meskipun tidak menjadi persy [ ... ]

Hardiknas, Bupati dan Forpimda Tandatangani Deklarasi Penolakan ISIS
Rabu, 20 Mei 2015, 16:50 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Hardiknas) ke-107 pada 20 Mei 2015, pemeri [ ... ]

Sapi Curian Disembunyikan Di Kamar Tidur
Rabu, 20 Mei 2015, 16:39 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Banyak cara dilakukan pelaku kejahatan untuk mengelabui petugas agar tidak tertangkap, jika seb [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Pembangunan Toilet Situs Biting Tak Mendapat Bantuan Dari Pemkab

Kamis, 21 Mei 2015
Pembangunan Toilet Situs Biting Tak Mendapat Bantuan Dari Pemkab <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:353px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Bupati Lumajang ketika menandatangani Deklarasi Penolakan ISIS bersama Forpimda </span></span>Wartalumajang.com</strong> – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Hardiknas) ke-107 pada 20 Mei 2015, pemerintah Kabupaten Lumajang mengadakan upacara bendera di Alun-alun Lumajang, pada akhir kegiatan upacara tersebut Bupati Lumajang beserta Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) menandatangani deklarasi penolakan ISIS khususnya yang ada diwilayah Lumajang.</p> <p>Selain Bupati Lumajang, turut hadir dan ikut menandatangani Deklarasi Penolakan ISIS di Kabupaten Lumajang adalah Forpimda diantaranya Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono S.Sos, Kapolres Lumajang AKBP Aries Syahbudin, Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Imam Purnomo Hadi, Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang I Gede Nurmahendra, dan Ketua MUI Lumajang drs. H Muflih Farid.</p> <p>Usai upacara, Bupati Lumajang, drs. H. As’at Malik M.Ag kepada media ini mengatakan penandatanganan deklarasi penolakan ISIS ditengah memperingati Hardiknas ini sebagai pertanda jika pemerintah daerah masih semangat untuk melihat dan memantau keberadaan ISIS di Lumajang.</p> <p>“Deklarasi ini menandakan bahwa kita masih semangat untuk melihat gejala-gejala yang muncul sekecil apapun. Untuk itu dengan deklarasi ini diharapkan agar masyarakat memahami bahwa Lumajang tidak diam, meskipun kita tidak melihat ada gerakan-gerakan yang membahayakan di Lumajang, tetapi semangat kita harus lebih besar menolak dibandingan semangat mereka untuk mendirikan ISIS,” katanya.</p> <p>Bupati menambahkan, ISIS ini sesungguhnya masih menjadi pertanyaan besar, siapa yang menggerakkan? Jika ISIS makin berkembang di negara ini tentunya akan sangat merugikan terhadap Islam itu sendiri. “Oleh karena itu gerakan ISIS dan kewaspadaan kita dengan deklarasi penolakan itu sebenarnya adalah pemahaman kepada masyarakat bahwa Isalm itu Rahmatan Lil Alamin,” imbuhnya.</p> <p>Kalau ada gerakan-gerakan tertentu dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab maka pihaknya akan mengajak mereka untuk memahami konsep Islam yang sebenarnya, jangan sampai ada kesan Isalm itu identik dengan kekerasan seperti yang ditonjolkan ISIS. “Padahal Isalm tidak seperti itu. Maka di hari Kebangkitan Nasional ini kita sertai dengan semangat untuk terus mewaspadai gerakan-gerakan yang tidak bertanggungjawab itu,” pungkas As’at Malik. (ww)</p>

"> Hardiknas, Bupati dan Forpimda Tandatangani ...
  • "> BPBD Lumajang Akan Menggelar Gladi Lapang Er...
  • "> Belum Ada PP, Proses Pemilihan Wabup Diperki...
  • "> Lantik Bupati Lumajang Soekarwo Minta DPRD d...
  • Hukum

    Hebat..! 18 Tahun Sudah 18 Kali Mencuri Sepeda Motor

    Selasa, 19 Mei 2015
    Hebat..! 18 Tahun Sudah 18 Kali Mencuri Sepeda Motor <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">tersangka pembunuhan ketika ditanya oleh Kapolres Lumajang AKBP Aris Syahbudin</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Satu persatu pelaku pembunuhan dengan kekerasaan, di Gladak Perak Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, ditangkap aparat kepolisian. Kali ini yang dibekuk adalah Rodi Asik alias Kopi Hitam, (35), warga Dusun Sidorejo, Desa Ampel Gading Malang yang berperan sebagai otak atau perencana pembunuhan ini. Pelaku ini dibekuk di kos-kosannya pada, Selasa (6/5), sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelumnya, 1 pelaku sudah ditangkap dan divonis 3,5 tahun penjara.</p> <p>Kapolres Lumajang, AKBP Aries Syahbudin kepada sejumlah wartawan mengatakan, 1 tahun yang lalu korban yang bernama Edwin (19), warga jalan Kasin Jaya gang 4, Kelurahan Sukun Malang, diajak oleh 5 orang temannya yang sudah saling kenal ke rumah salah satu pelaku, di Desa Ampel Gading Malang. Di sana mereka menggelar aksi pesta miras. Setelah mabuk berat korban diajak ke Gladak Perak Candipuro.</p> <p>"Tanpa rasa curiga sedikitpun, korban yang juga mulai teler mengikuti ajakan 5 pelaku. Di sana, tepatnya di Gladak Perak mereka minum kopi," tuturnya, Selasa (19/5). Setelah minumkopi, 5 pelaku ini langsung melaksanakan rencana kejamnya membunuh korban dan merampas sepeda motornya.</p> <p>"Ada yang bertugas memegang tangannya dan mencekik lehernya. Setelah dicekik, korban langsung dibuang ke bawah jurang yang ada di Gladak Perak hingga akhirnya korban tewas," ujarnya. Setelah dilempar para pelaku membawa kabur sepeda motor korban.</p> <p>Atas laporan warga sekitar aparat kepolisian langsung mengevakuasi korban dan memburu para pelaku, tak lama kemudian satu pelaku berhasil ditangkap. Pelaku pertama yang dibekuk adalah Ery Angga, warga Sumber Baru, Dampit Malang. Dia sudah divonis 3,5 tahun penjara setahun yang lalu.</p> <p>Sedangkan 3 pelaku lainnya yakni Titis Ardiansah Putra asal Ampel Gading, Kecamatan Sukun Kota Malang, RK dan GL (keduanya warga Ampel Gading Malang), masih menjadi buron. Karena perbuatan ini dilakukan dengan direncanakan dulu dan pelaku yang tertangkap terakhir ini merupakan otak dari rencana tersebut maka pelaku akan dijerat dengan pasal 340 KUHP sub 339 KUHP jo. 55 (1) ke I KUHP atau 365 KUHP. “Tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati atau paling lama 20 tahun penjara,” pungkas AKBP Aries Syahbudin.(ww)</p>

    "> Buron 1 Tahun, Otak Pelaku Pembunuhan Gladak...
  • "> Kejaksaan Lumajang Usut Dugaan Penyimpangan ...
  • "> Lam Cong San : Saya Heran Kenapa Kok Saya Ya...
  • "> Vonis Sengketa Tanah SMPN 1 Sukodono, Pemkab...
  • Politik

    H. Akhmat ST (PPP) : Bupati Jangan Diam Agar Tiga Parpol Segera Putusakan Calon Wabup

    Minggu, 03 Mei 2015
    H. Akhmat ST (PPP) : Bupati Jangan Diam Agar Tiga Parpol Segera Putusakan Calon Wabup <p style="text-align: left;"><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Foto Ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com – Pengambilan keputusan tiga partai politik untuk menentkukan dua Calon Wakil Bupati diperkirakan berjalan a lot. Hal ini disebabkan masing-masing partai punya kepentingan sangat kuat untuk menempatkan kadernya menjadi wakil bupati untuk medampingi Bupati Lumajang As’at Malik. Sementara tiga partai pendukung pasangan SAAT yang berhak untuk mengusung calon Wabup masing-masing sudah memiliki sejumlah nama untuk calonkan.</p> <p>Tiga partai politik yang menjadi pengusung pasangan SAAT dalam Pilkada lalu adalah Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Tiga partai ini masing-masing sudah punya calon unggulan kecuali Partai Golkar yang sampai sekarang masih terkesan diam sambil menunggu proses politik yang sedang berlangsung.</p> <p>PLt Ketua DPD PAN Lumajang Usman Arif menyatakan bahwa secara informal sudah dilakukan pembicaraan, namun belum sampai kepada masalah nama. “Kalau secara informal kita kan memang sering ketemu mas, jadi sedikitnya kita juga menyinggung masalah itu,” kata Usman Arif yang kami hubungi via ponselnya.</p> <p>Partai Demokrat yang sempat menempatkan nama Indah Amperawati sepertinya masih belum ada kepastian soal nama tersebut, karena Indah Amperawati sampai sekarang masih menyatakan siap atau tidak dengan pencalonan tersebut. “Saya ini PNS mas jadi belum mau bicara soal itu,” kata Indah.</p> <p>Ketua DPRD Lumajang Agus Wicaksono sebelumnya meminta kepada ketiga partai politik untuk segera duduk bersama untuk memutuskan dua nama untuk dicalonkan sebagai Wakil Bupati Lumajang.</p> <p>Sementara sumber kami dari kalangan partai politik di Lumajang mengatakan, soal penentuan dua calon wakil bupati ini diperkirakan berjalan alot karena masing-masing punya kepentingan untuk mendapatkan jatah kursi wakil Bupati tersebut. “Saya pastikan akan alot mas prosesnya, karena masing-masing partai politik ingin kadernya jadi Wakil Bupati. Persoalannya bukan sekedar siapa yang akan dicalonkan, namun partai mana yang akan mau untuk mengorbankan kepentingannya dalam moment strategis ini,” kata sumber kami.</p>

    "> Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wa...
  • "> PKPI Dukung Calon Wabup Dari Kalangan Birokr...
  • "> H. Akhmat (PPP) : Proses Pemilihan Wabup Har...
  • "> As’at Malik Harus Mandiri Dalam Ambil Kepu...
  • Aneka Rupa

    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh

    Jumat, 27 Maret 2015
    Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Mengeluh <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:960px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Model seperti inilah yang cukup digemari para remaja</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Maraknya modiv sepeda motor menjadi Velk kecil, setir rendah dan berbagai modifikasi lainnya tidak akan pernah dibina, namun akan ditertibkan. Kapolres Lumajang AKBP Aries Syahbudin dengan tegas hari ini mengatakan, jika hanya dibina dan diarahkan tidak akan membawa dampak perubahan. Namun akan beda hasilnya jika pelaku modiv motor yang terkesan memaksakan diri harus ditertibkan setiap ada operasi.</p> <p>“Apanya yang mau dibina, ya kita tertibkan saja. Begitu terjaring dalam operasi yang digelar polisi, maka yang bersangkutan harus mengganti dengan velg standart, termasuk stir harus dikembalikan kepada bentuk semula. Bahkan belakangan kami minta orang tuanya ikut mengantar anaknya untuk mengambil motornya di kantor polisi. Ini kami lakukan agar mereka jera dengan modiv motor tersebut,” kata Kapolres Lumajang.</p> <p>Selama ini usaha untuk menertibkan modiv motor yang merubah bentuk motor menjadi kurang nyaman untuk dikendarai terus dilakukan. Bahkan untuk menimbulkan efek jera, Polres Lumajang mengambil sikap dengan cara menyita aksesories motor yang kurang pas tersebut. Sayangnya sampai sekarang motor-motor dengan modifikasi tersebut masih cukup banyak berkeliaran di Lumajang.</p> <p>Pada malam minggu misalnya motor-motor seperti ini masih kerap kali dengan mudah bisa dijumpai, walaupun Polres terus gencar melakukan operasi. Motor-motor seperti ini sering keluar pada malam minggu. Bahkan disejumlah sekolah masih dengan mudah bisa ditemukan motor-motor yang dimodiv tersebut. (fat)</p>

    "> Modiv Motor Dengan Velg Kecil Tak Akan Dibin...
  • "> Kabar NU : Silaturahmi PCNU Wilayah Tapal Ku...
  • "> Sisi Barat Ruas Jalan Wonorejo Klakah Berlub...
  • "> Pengurus Kopnas Aku Mandiri Coop Kecewa, Pem...
  • Peristiwa

    Pabrik Kayu CV. WCN di Karang Anom Terbakar

    Jumat, 22 Mei 2015
    Pabrik Kayu CV. WCN di Karang Anom Terbakar <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Bu Amar (korban begal) ditunggu anaknya di RSD dr Haryoto</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Aksi begal kembali terjadi diwilayah hukum Polres Lumajang, kali ini terjadi disekitar Kecamatan Sukodono. Pasangan suami istri warga Kecamatan Kedungjajang dibegal dan diambil sepeda motornya disekitar jalan Sukarno Hatta Sukodono, pelaku pembegalan juga sempat melukai istri korban karena melawan, saat ini istri korban yang terluka parah masih dirawat di RSD dr Haryoto Lumajang.</p> <p>Awalnya, Kamis (21/5), sekitar pukul 04.00 Wib pasangan suami istri Amar (55) dan istrinya yang biasa dipanggil bu Amar (50) warga Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang bermaksud pulang kerumahnya di Wonorejo setelah berdagang di pasar baru Lumajang.</p> <p>Dengan berboncengan sepeda motor Honda Vario warna hitam miliknya, mereka melintas di jalan Sukarno Hatta menuju kearah utara, tiba diseberang depan Puskesmas Sukodono pasangan ini dihentikan oleh tiga orang tak dikenal yang berboncengan.</p> <p>Disana pasangan ini dipaksa untuk menyerahkan sepeda motornya dibawah ancaman senjata tajam. Karena sepeda motor itu adalah satu-satunya alat transportasi yang dimilikinya untuk berdagang maka pasangan ini menolak dan melakukan perlawanan.</p> <p>Ketika melawan, si suami sempat menerima beberapa kali bogem mentah pelaku sehingga tersungkur, namun kejadian tragis dialami si istri, lawan yang dihadapi membawa senjata tajam sehingga terjadi perlawanan yang tak seimbang. Si istri sempat dibacok pelaku di kepala dan kedua tangannya hingga sejumlah jarinya nyaris putus.</p> <p>Hal ini diceritakan oleh Didik (30), putra korban ketika dikonfirmasi media ini di salah satu ruang perawatan RSD dr. Haryoto Lumajang. “Kata bapak saya, meski sudah terluka di kepala ibu saya terus melawan berusaha mempertahankan sepeda motornya, namun setelah jari tangannya terkena sabetan clurit akhirnya nggak kuat lagi,” katanya.</p> <p>Setelah melakukan perlawanan sengit dan terluka parah hingga tersungkur ditengah jalan, pasangan suami istri ini akhirnya terpaksa melepaskan sepeda motor kesayangannya dibawa para pembegal.</p> <p>Kapolsek Sukodono, AKP Sudarto ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang ada disekitar lokasi kejadian. “Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku ini mas, mudah-mudahan dalam waktu dekat para pelaku akan segera tertangkap,” ujarnya. (ww)</p>

    "> Pasangan Suami Istri Dibegal di Sukodono, Mo...
  • "> Sapi Curian Disembunyikan Di Kamar Tidur...
  • "> KASAD Beri Arahan Kepada Anggota Yonif 527 Y...
  • "> Kapolres Ajak TNI dan Pemkab Bersih-bersih R...
  • Wisata Budaya

    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting

    Senin, 18 Mei 2015
    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:526px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah Kawasan Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pemkab Lumajang sudah berkali-kali menyatakan bahwa kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu merupakan kawasan wisata yang masih berbahaya untuk dikunjungi. Bukan karena medannya yang cukup berat untuk dilalui, namun berbagai sarana pendukung sampai sekarang masih belum ada. Bahkan Pemkab menyebut air terjun Tumpak Sewu ini nantinya akan dijadikan wisata minat khusus.</p> <p>Jumat (1/5) kemarin seorang mahasiswa meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing yang cukup curam dan dalam ini. Mahasiswa yang diketahui berasal dari Pasuruan ini harus kehilangan nyawa saat hendak mengabadikan foto dirinya melalui foro Selfi yang berakibat yang bersangkutan terpeleset dan jatuh masuk kejurang.</p> <p>Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati sebelumnya sudah mengingatkan masyarakat untuk untuk tidak datang ketempat ini karena cukup berbahaya. Rombongan wartawan yang pernah datang ketempat ini juga menyebut kawasan ini sebagai kawasan wisata yang cukup berbahaya dan menegangkan.</p> <p>“Kita bisa saja mengembangkan kawasan ini, namun tentunya akan menjadi wisata minat khusus. Jadi tidak semua orang bisa datang ketempat ini,” kata Indah Amperawati.</p> <p>Sayangnya himbauan ini nyaris tak digubris dan sejumlah orang terus berduyun-duyun mendatangi tempat ini, setelah keindahan tempat ini banyak di Upload kemedia social Facebook dan Twiter. Bahkan ketika rombongan wartawan datang ketempat ini juga mendapati rombongan wisatatawan yang berasal dari Jakarta. “Memang tempat ini sangat dikenal luas belakangan ini setelah kawasan lain, yakni Puncak B29 lebih dulu popular,” kata salah seorang wisatawan yang pernah datang ketempat ini.</p> <p>Kini satu orang meninggal dunia sebagai akibat dari keingintahuan mereka untuk menjelajah tempat berbahaya ini. “Tempat ini baru akan kita kembangkan mungkin pada tahun 2016 mendatang setelah melalui kajian yang mendalam,” kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lumajang, Drs. Gawat Sudarmanto beberapa waktu lalu.</p>

    "> Kekhawatiran Bahaya Air Terjun Tumpak Sewu A...
  • "> Wisata Alam Cuban Sewu Baru Bisa Dikembangka...
  • "> Ditengah Hujan Deras, Festival Tari Jaran Sl...
  • "> Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs ...
  • Ali Mudhori dan Samsul Hadi beserta istri dan para pendukungnya usai mengikuti kegiatan di DPRD LumajangAli Mudhori dan Samsul Hadi beserta istri dan para pendukungnya usai mengikuti kegiatan di DPRD LumajangWartalumajang.com - Sesuai dengan visi menjadikan Lumajang lebih baik dan untuk memenangkan Pilkada Lumajang, Paslon Ali Mudhori dan Samsul Hadi (ASA) sudah memiliki 25 program unggulan yang diharapkan mampu memenuhi segala keinginan masyarakat.

    Dari 25 program unggulan tersebut, perbaikan jalan diseluruh desa yang ada di Kabupaten Lumajang menjadi menjadi prioritas utama karena selain diletakkan pada nomor urut satu juga akan dilaksanakan pada tahun pertama masa jabatannya.

    Hal ini disampaikan Paslon ASA dalam acara Rapat Paripurna Istimewa yang diadakan DPRD Kabupaten Lumajang dengan agenda Penyampaian Visi dan Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang hari ini, Minggu (12/05).

    Dalam penjabaran yang disampaikan Ali Mudhori menerangkan bahwa semua jalan desa, jalan propinsi dan jalan kabupaten harus bagus dan mulus. "Untuk jalan yang sering dilalui alat berat perlu adanya pengecoran," katanya.

    Berbagai macam permasalahan yang berkaitan dengan fasilitas umum juga menjadi target perbaikan jika dirinya terpilih nanti diantaranya penerangan jalan umum yang berdampak pada pengurangan kerawanan sosial, kemudian pengecoran sejumlah jembatan.

    Selain itu, Paslon ASA juga berjanji akan memberikan uang lauk pauk bagi para PNS, karena itu sudah menjadi hak mereka. Kesejahteraan guru juga disinggung dan ASA berjanji akan lebih meningkatkan kesejahteraan para guru. "Baik guru NIP, non NIP maupun guru ngaji," kata Ali Mudhori.

    Untuk desa, ASA akan memberi kebebasan desa untuk mengajukan anggaran yang terencana, terprogram, terukur dan teraudit, karena selama ini anggaran desa hanya dipatok sekitar 125 juta hingga 130 juta. "Nantinya, desa bisa mengajukan anggaran lebih, bisa 200 juta bahkan hingga 500 juta sesuai dengan kebutuhan," ujar Ali Mudhori.

    Dalam penyampaian terakhirnya, Ali Mudhori juga menyinggung masalah harmonisasi hubungan antar lembaga. Hubungan dengan Muspida Plus harus lebih baik dan fungsional, termasuk hubungan dengan parpol juga harus harmonis dan sinergi.

    "Hubungan antar lembaga yang selama ini agak renggang, saya ingin agar bisa lebih harmonis lagi every body happy, semua kelembagaan menikmati apa yang dinikmati bupatinya termasuk para anggota DPRD," ungkap Ali Mudhori.

    NU sebagai ormas Islam terbesar akan dijadikan mitra pertama Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan visinya menjadikan Lumajang lebih baik. "NU mitra nomor satu," pungkas Ali Mudhori.(Adv)

    Web Designer