Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
‘KOYO’ Kembali Melanda Ranu Klakah, Pemilik Karamba Merugi Jutaan Rupiah
Selasa, 04 Agustus 2015 17:11 WIB
Wartalumajang.com - Setelah sebulan Ranu (Danau) Klakah dilanda Koyo atau keluarnya belerang dari dalam danau yang mengakibatkan ikan-ikan mabuk, kali ini fenomena tersebut kembali terjadi disana, namun kejadian kali ini lebih besar dibanding sebulan lalu, akibatnya seluruh petani ikan yang memil...
Harga Cabai Keriting di Lumajang Tembus Rp 60 ribu
Selasa, 04 Agustus 2015, 16:58 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Meskipun bulan puasa sudah berlalu dan bulan Lebaran juga hampir habis, sejumlah kebutuhan pokok  [ ... ]

Mampukah As’at Malik Membawa Lumajang Lebih Maju ? (Bagian 1)
Selasa, 04 Agustus 2015, 08:37 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pertanyaan diatas seolah meragukan kemampuan Bupati Lumajang As’at Malik untuk membawa Lumajang  [ ... ]

Direktur PD Semeru "Tolak" Rekom Pembekuan Lembaga Itu
Selasa, 04 Agustus 2015, 07:12 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – DPRD Lumajang sempat nelontarkan gagasan, bahkan sebagian anggota diantaranya meminta agar Perusah [ ... ]

Asyik Pesta Sabu di Hotel, Sopir Cabutan Ditangkap
Senin, 03 Agustus 2015, 17:59 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Nasib apes dialami oleh Sulaiman (31), warga Dusun Teko Desa Karang Bendo Kecamatan Tekung. Pria  [ ... ]

Selasa, 04 Agustus 2015 08:37
Mampukah As’at Malik Membawa Lumajang Lebih Maju ? (Bagian 1)
Wartalumajang.com – Pertanyaan diatas seolah meragukan kemampuan Bupati Lumajang As’at Malik untuk membawa Lumajang kearah yang lebih maju. Namun secara positiv pertanyaan diatas harus dimaknai sebagai hak rakyat untuk berhara...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Direktur PD Semeru "Tolak" Rekom Pembekuan Lembaga Itu

Selasa, 04 Agustus 2015
Direktur PD Semeru <p><strong>Wartalumajang.com</strong> - Tunggakan pajak kendaraan bermotor (Ranmor) di wilayah Kabupaten Lumajang tahun ini jumlahnya sangat besar. Hanya dalam kurun 6 bulan hingga periode Bulan Juni Tahun 2015 ini saja, tunggakan pajak Ranmor milik warga Kota Pisang ini tercatat mencapai Rp 20 Milyar.</p> <p>Kasi Penagihan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Lumajang Muji Rahman kepada sejumlah media mengatakan kesadaran masyarakat Lumajang khususnya pemilik kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Lumajang masih minim. “Sosialisasi dan penyuluhan langsung turun ke tengah masyarakat, sudah sering dilakukan dengan harapan agar masyarakat pemilik kendaraan bayar pajak tepat waktu. Sejauh ini, masih belum ada perubahan,” katanya.</p> <p>Karena sosialisasi dan penyuluhan belum menunjukkan adanya perubahan, pihaknya melakukan terobosan baru dengan jemput bola petugas melakukan penagihan ke rumah pemilik kendaraan sesuai yang terdaftar di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lampiran pajak kendaraan.</p> <p>Langkah jemput bola dalam bentuk sosialisasi sudah berlangsung selama berbulan-bulan, namun juga tidak membuahkan hasil. ”Meski begitu, kami bersama petugas yang lain akan terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait betapa pentingnya menjadi masyarakat yang taat untuk membayar pajak khususnya pajak kendaraan,” ungkapnya lagi</p> <p>Apabila melihat kondisi seperti ini, lanjut Muji Rahman pihaknya pesimis bisa memenuhi apa yang menjadi target dari Dispenda sendiri. “Tagihan pajak kendaraan terbesar adalah Wilayah Kecamatan Lumajang kota sebesar 3 Milyard, sedang sisanya merata di 20 kecamatan yang lain. Kami masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar tagihan pajak kendaraan ini bisa berkurang,” pungkasnya. (ww)</p>

"> Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Di Lumaja...
  • "> Fraksi PDIP Terus Soroti Kinerja Aparatur Pe...
  • "> Empat Kandidat Sekda Ikuti Assesment Di Badi...
  • "> Kunjungan Wisata Lebaran Menurun, Disbudpar ...
  • Hukum

    Solikin : Satpol PP Jangan Diamkan Pencurian Pasir

    Kamis, 30 Juli 2015
    Solikin : Satpol PP Jangan Diamkan Pencurian Pasir <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono S.Sos</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono S.Sos lagi-lagi meminta Pemerintah Kabupaten Lumajang bertindak tegas terhadap penambangan pasir yang berlangsung tanpa ijin atau illegal. Penambangan pasir dibibir pantai yang berlangsung hingga sekarang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Bahkan Agus menyebut pencurian terbesar di Lumajang adalah pencurian pasir.</p> <p>“Kalau mau jujur sebenarnya pencurian terbesar di Kabupaten Lumajang adalah pencurian pasir. Kita lihat saja penambangan pasir sampai kebibir pantai dengan kerusakan lingkungan yang makin parah seperti itu. Mana ada ijin penambangan sampai ke pantai seperti itu,” kata Agus Wicaksono.</p> <p>Namun sayangnya sampai sekarang Pemkab bahkan kepolisian sepertinya belum mengambil tindakan tegas terhadap masalah ini. Agus berharap, saatnya Pemkab dan kepolisian segera melakukan penertiban dan sangsi yang tegas. “Kalau penambangan yang berlangsung dibibir pantai itu kan sampai sekarang masih ada. Belum lagi ditempat lainnya yang asal tambang saja, itu harusnya segera ditindak,” jelas Agus kemudian.</p> <p>Agus kemudian mencontohkan bukti penambangan yang ada adalah besarnya pasir yang keluar dari Lumajang setiap hari. Ini sebenarnya merupakan bukti yang adanya penambangan yang masih berlangsung secara luar biasa di Lumajang. Pertanyaannya, apakah mereka mengangkut dari lokasi penambangan yang legal.</p> <p>“Pasir kita setiap hari diangkut keluar kota dalam jumlah sangat besar dan terus bertambah. Tapi PAD kita terus turun, masak yang begini akan kita biarkan. Sudah seharusnya penertiban itu segera dilakukan agar tidak semakin banyak pasir yang keluar dari Lumajang namun tidak memberikan PAD bagi Kabupaten Lumajang,” jelas Agus kemudian.</p> <p>Bahkan sebelumnya Agus menyebut ada pihak-pihak yang bermain dalam masalah ini, sehingga terjadi pembiaran terhadap maraknya penambangan pasir di Lumajang walau tanpa adanya ijin dari pemerintah. “Sulit dibuktikan, tapi pasti ada yang bermain dalam masalah ini,” demikian kata Agus Wicaksono sebelumnya kepada sejumlah awak media di Lumajang. (fat)</p>

    "> Pencurian Terbesar Di Lumajang Adalah Pencur...
  • "> Beredar Kabar Pemkab Sudah Bayar Ganti Rugi ...
  • "> LBH Arya Wiraraja Dan FH Unilu Gelar Penyulu...
  • "> Jelang Puasa, Polres Akan Gelar Operasi Peta...
  • Politik

    PAN Lumajang Akhirnya Tetapkan Lutfi Irbawanto Sebagai Calon Wabup

    Sabtu, 01 Agustus 2015
    PAN Lumajang Akhirnya Tetapkan Lutfi Irbawanto Sebagai Calon Wabup <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Usman Arif, Plt Ketua DPD PAN Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Terkait pernyataan Bupati yang akan mengirim satu nama saja sebagai calon wakil Bupati Lumajang ke DPRD sangat disayangkan oleh Plt. Ketua DPD PAN Lumajang Usman Arif. Menurut Usman, harusnya bupati mengetahui bahwa sesuai dengan amanat PP No. 49 Tahun 2008 untuk proses pemilihan Wakil Bupati merupakan ranah partai pengusung, bukan wilayah dan wewenang Bupati Lumajang. Hal ini disampaikan Usman Arif menanggapi pernyataan Bupati yang bertekad mengirim satu nama saja, yakni calon dari Golkar dan Demokrat.</p> <p>“Tidak bisa begitu mas. Andaikan pak gubernur meminta proses percepatan sekalipun, yang harus dilakukan bupati adalah menfasilitasi pertemuan partai pengusung untuk membuat kesepakatan. Yang menentukan calonnya tetap partai pengusung. Kebetulan di Lumajang partai pengusung pasangan SAAT ada tiga partai, maka kamilah yang menentukan, bukan bupati. Dan ini merupakan amanat PP No. 49 tahun 2008,” kata Usman Arif.</p> <p>Usman juga menyatakan setuju dengan pernyataan Ketua DPRD Lumajang bahwa sesuai dengan PP No. 49 Tahun 2008 tetap harus ada dua calon. Kalau hanya ada satu calon tentu saja prosesnya tidak sesuai dengan amanat PP tersebut. “Harus dua orang calonnya mas, gak bisa kalau Cuma satu orang kemudian dikirim ke DPRD. Lagi pula seharusnya kedua nama ini yang membuat kesepakatan adalah partai politik, nggak bisa yang menentukan kemudian bupati, dalam hal ini As’at Malik,” tegas Usman.</p> <p>Selama ini fasilitasi yang dilakukan oleh Bupati terhadap partai-partai memang belum sampai kepada tahap penentuan dua nama. Karena pertemuan itu seharusnya masih dilakukan agar semua persoalan ini selesai sesuai dengan peraturan yang berlaku.</p> <p>PAN juga berjanji akan segera mengirim satu nama saja dalam waktu singkat ini. Tapi kalau kemudian hanya dikirim satu orang hanya karena persoalan waktu, maka hal itu tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Kita semua harus menggunakan landasan PP No. 49 tahun 2008. Tidak bisa semaunya sendiri, harus sesuai dengan PP yang akan digunakan dalam proses ini,” kata Usman Arif kemudian. (fat)</p>

    "> PAN Melawan : Pemilihan Wabup Adalah Ranahny...
  • "> Bupati Ancam Tinggalkan PAN, Ketua DPRD Teta...
  • "> Soal Proses Pemilihan Wabup, Dewan Minta Bup...
  • "> Tak Ajukan Calon Wabup, Partai Golkar Tunggu...
  • Aneka Rupa

    Harga Cabai Keriting di Lumajang Tembus Rp 60 ribu

    Selasa, 04 Agustus 2015
    Harga Cabai Keriting di Lumajang Tembus Rp 60 ribu <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Rumah Sakit Islam Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan belum sampai ke daerah termasuk ke Lumajang, bahkan Rumah Sakit Islam (RSI) Lumajang, belum menerima fatwa tersebut.</p> <p>Kepala RSI Lumajang, dr. R. Elyunar Dwi Nugroho MMRs, menyatakan, untuk saat ini, tidak mungkin menutup layanan BPJS kesehatan meskipun rumah sakitnya berbasis Islam. Dia mengaku tidak serta merta menjalankan fatwa MUI ini. Apalagi ada lebih dari 40 pasien BPJS kesehatan yang dilayani setiap bulan.</p> <p>dr. R. Elyunar Dwi Nugroho, mengaku baru mendengar dari media atas diharamkannya BPJS oleh MUI. Menurutnya, hal ini perlu didalami, dikaji dan diperjelas kembali beserta alasan-alasannya, sehingga dirinya bisa memahami secara detail. Informasi dari MUI, BPJS kesehatan itu memang bukan syariah, dianggap ada unsur riba dan ketidakjelasan.</p> <p>Meski rumah sakit Islam berbasis islam, pihaknya tidak bisa menolak pasien BPJS. Apalagi prinsip rumah sakit tidak boleh menolak pasien. Dengan kata lain, pasien BPJS tetap dilayani. Pemerintah diharapkan menindaklanjuti kesimpangsiuran soal fatwa haram dari MUI ini.</p> <p>“Fatwa haram meresahkan pihak rumah sakit dan pasien. Ini perlu dicarikan pemecahan masalah. Harus ada konsolidasi MUI dan pemerintah agar semuanya jelas. Jika haram maka ada solusi BPJS syariah itu yang bagaimana,” katanya kepada media ini. (SYAM)</p>

    "> Meski Difatwa Haram oleh MUI, RSI Masih Jala...
  • "> Dinkes Dan Pihak BPJS Masih Bingung Soal Fat...
  • "> MUI Lumajang Belum Dapat Instruksi Fatwa Har...
  • "> Pakir Penuh, Sisi Timur Jalan PB. Sudirman D...
  • Peristiwa

    ‘KOYO’ Kembali Melanda Ranu Klakah, Pemilik Karamba Merugi Jutaan Rupiah

    Selasa, 04 Agustus 2015
    ‘KOYO’ Kembali Melanda Ranu Klakah, Pemilik Karamba Merugi Jutaan Rupiah <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Tersangka bersama barang bukti ketika diruang Reskoba Polres Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Nasib apes dialami oleh Sulaiman (31), warga Dusun Teko Desa Karang Bendo Kecamatan Tekung. Pria yang berprofesi sebagai sopir cabuta ini harus berurusan dengan Satreskoba Polres Lumajang setelah ditangkap saat berpesta sabu-sabu di sebuah Hotel di Lumajang.</p> <p>Kasat Reskoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito, SH, kepada sejumlah wartawan menjelaskan, bermula dari laporan masyarakat bahwa yang bersangkutan seringkali menggelar pesta sabu-sabu di sebuah hotel di Lumajang. Setelah banyak cukup informasi, maka pihak Reskoba melakukan pengintaian dan pada saat yang tepat, langsung menggerebeknya.</p> <p>“Saat ditangkap dia lagi menikmati sabu-sabu,” ungkapnya, Senin (3/8) siang. Sementara temannya yang lain sudah lebih dulu menghilang. Diungkapkan, setelah dilakukan penangkapan, si pelaku dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk melakukan tes urine guna memastikan apakah dia positif atau tidak pengguna sabu-sabu.</p> <p>Selain sabu-sabu barang bukti berupa bong, korek api juga diamankan. Sabu-sabu yang belum dinikmati ada di saku jaketnya. Yang manarik, ketika ditangkap, tersangka yang sudah menjadi TO cukup lama ini bersama teman perempuannya.</p> <p>“Teman perempuan ini kita jadikan saksi karena saat digrebek si perempuan ini ada di kamar tersangka,” ujarnya. Saat ini polisi masih dalam pengembangan. Bahkan pihaknya, telah mengantongi nama-nama kawan tersangka yang belum tertangkap.</p> <p>Atas perbuatannya tersangka bakal dijerat dengan pasal 112 jo 127 UURI no 35 tahun 2009 tentang narkotika karena tersangka kedapatan menyimpan, memiliki, menguasai dan menggunakan narkotika Gol 1 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (ww)</p>

    "> Asyik Pesta Sabu di Hotel, Sopir Cabutan Dit...
  • "> Ribuan Anggota FKPPI 1321 Lumajang Gelar Ape...
  • "> Akibat Kemarau, Danau di Lereng Lemongan Men...
  • "> Kasat Reskrim Gerah, Banyak Telpon Gelap Men...
  • Wisata Budaya

    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting

    Senin, 18 Mei 2015
    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:526px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah Kawasan Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pemkab Lumajang sudah berkali-kali menyatakan bahwa kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu merupakan kawasan wisata yang masih berbahaya untuk dikunjungi. Bukan karena medannya yang cukup berat untuk dilalui, namun berbagai sarana pendukung sampai sekarang masih belum ada. Bahkan Pemkab menyebut air terjun Tumpak Sewu ini nantinya akan dijadikan wisata minat khusus.</p> <p>Jumat (1/5) kemarin seorang mahasiswa meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing yang cukup curam dan dalam ini. Mahasiswa yang diketahui berasal dari Pasuruan ini harus kehilangan nyawa saat hendak mengabadikan foto dirinya melalui foro Selfi yang berakibat yang bersangkutan terpeleset dan jatuh masuk kejurang.</p> <p>Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati sebelumnya sudah mengingatkan masyarakat untuk untuk tidak datang ketempat ini karena cukup berbahaya. Rombongan wartawan yang pernah datang ketempat ini juga menyebut kawasan ini sebagai kawasan wisata yang cukup berbahaya dan menegangkan.</p> <p>“Kita bisa saja mengembangkan kawasan ini, namun tentunya akan menjadi wisata minat khusus. Jadi tidak semua orang bisa datang ketempat ini,” kata Indah Amperawati.</p> <p>Sayangnya himbauan ini nyaris tak digubris dan sejumlah orang terus berduyun-duyun mendatangi tempat ini, setelah keindahan tempat ini banyak di Upload kemedia social Facebook dan Twiter. Bahkan ketika rombongan wartawan datang ketempat ini juga mendapati rombongan wisatatawan yang berasal dari Jakarta. “Memang tempat ini sangat dikenal luas belakangan ini setelah kawasan lain, yakni Puncak B29 lebih dulu popular,” kata salah seorang wisatawan yang pernah datang ketempat ini.</p> <p>Kini satu orang meninggal dunia sebagai akibat dari keingintahuan mereka untuk menjelajah tempat berbahaya ini. “Tempat ini baru akan kita kembangkan mungkin pada tahun 2016 mendatang setelah melalui kajian yang mendalam,” kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lumajang, Drs. Gawat Sudarmanto beberapa waktu lalu.</p>

    "> Kekhawatiran Bahaya Air Terjun Tumpak Sewu A...
  • "> Wisata Alam Cuban Sewu Baru Bisa Dikembangka...
  • "> Ditengah Hujan Deras, Festival Tari Jaran Sl...
  • "> Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs ...
  • Ali Mudhori dan Samsul Hadi beserta istri dan para pendukungnya usai mengikuti kegiatan di DPRD LumajangAli Mudhori dan Samsul Hadi beserta istri dan para pendukungnya usai mengikuti kegiatan di DPRD LumajangWartalumajang.com - Sesuai dengan visi menjadikan Lumajang lebih baik dan untuk memenangkan Pilkada Lumajang, Paslon Ali Mudhori dan Samsul Hadi (ASA) sudah memiliki 25 program unggulan yang diharapkan mampu memenuhi segala keinginan masyarakat.

    Dari 25 program unggulan tersebut, perbaikan jalan diseluruh desa yang ada di Kabupaten Lumajang menjadi menjadi prioritas utama karena selain diletakkan pada nomor urut satu juga akan dilaksanakan pada tahun pertama masa jabatannya.

    Hal ini disampaikan Paslon ASA dalam acara Rapat Paripurna Istimewa yang diadakan DPRD Kabupaten Lumajang dengan agenda Penyampaian Visi dan Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang hari ini, Minggu (12/05).

    Dalam penjabaran yang disampaikan Ali Mudhori menerangkan bahwa semua jalan desa, jalan propinsi dan jalan kabupaten harus bagus dan mulus. "Untuk jalan yang sering dilalui alat berat perlu adanya pengecoran," katanya.

    Berbagai macam permasalahan yang berkaitan dengan fasilitas umum juga menjadi target perbaikan jika dirinya terpilih nanti diantaranya penerangan jalan umum yang berdampak pada pengurangan kerawanan sosial, kemudian pengecoran sejumlah jembatan.

    Selain itu, Paslon ASA juga berjanji akan memberikan uang lauk pauk bagi para PNS, karena itu sudah menjadi hak mereka. Kesejahteraan guru juga disinggung dan ASA berjanji akan lebih meningkatkan kesejahteraan para guru. "Baik guru NIP, non NIP maupun guru ngaji," kata Ali Mudhori.

    Untuk desa, ASA akan memberi kebebasan desa untuk mengajukan anggaran yang terencana, terprogram, terukur dan teraudit, karena selama ini anggaran desa hanya dipatok sekitar 125 juta hingga 130 juta. "Nantinya, desa bisa mengajukan anggaran lebih, bisa 200 juta bahkan hingga 500 juta sesuai dengan kebutuhan," ujar Ali Mudhori.

    Dalam penyampaian terakhirnya, Ali Mudhori juga menyinggung masalah harmonisasi hubungan antar lembaga. Hubungan dengan Muspida Plus harus lebih baik dan fungsional, termasuk hubungan dengan parpol juga harus harmonis dan sinergi.

    "Hubungan antar lembaga yang selama ini agak renggang, saya ingin agar bisa lebih harmonis lagi every body happy, semua kelembagaan menikmati apa yang dinikmati bupatinya termasuk para anggota DPRD," ungkap Ali Mudhori.

    NU sebagai ormas Islam terbesar akan dijadikan mitra pertama Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan visinya menjadikan Lumajang lebih baik. "NU mitra nomor satu," pungkas Ali Mudhori.(Adv)

    Web Designer