Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Karena Sabu, 4 Warga Klakah Ditangkap Polisi
Selasa, 16 September 2014 16:49 WIB
Wartalumajang.com - Berdasarkan informasi yang diberikan masyarakat jika telah terjadi aksi pesta sabu-sabu yang dilakukan oleh sejumlah pemuda di Desa Mlawang Kecamatan Klakah, petugas Polres Lumajang khususnya tim dari Satreskoba segera meluncur ke lokasi dan setelah ditemukan sejumlah bukti maka ...
Mantan Anggota DPRD Jatim Dilaporkan ke Polisi
Senin, 15 September 2014, 17:20 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Jamal Alkatiri (50), mantan anggota DPRD Jatim asal Lumajang diduga telah melakukan penipuan terhada [ ... ]

H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PBSI Lumajang
Minggu, 14 September 2014, 09:09 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Politisi PDI Perjuangan H. Bukasan, SP.d, MM terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengkab Persat [ ... ]

Judi Sabung Ayam Beromzet Besar Digerebek Polisi
Jumat, 12 September 2014, 21:33 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Komitmen Polres Lumajang dalam memerangi dan memberantas pejudian diwilayah Lumajang nampaknya bukan [ ... ]

710 Calon Jamaah Haji Lumajang Bersilaturahmi Dengan Wakil Bupati
Jumat, 12 September 2014, 14:38 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Menjelang keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Lumajang pada hari Jumat 19 September me [ ... ]

Kamis, 28 Agustus 2014 14:49
Saling Klaim B29, Lumajang-Probolinggo Sepakat Putuskan Batas Wilayah Melalui GPS
Wartalumajang.com – Saling Klaim antara Probolinggo dan Lumajang atas destinaty wisata Puncak B29, yang sering pula disebut sebagai negeri diatas awan, akhirnya ditengahi oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Sejumlah pejabat pe...

Aspirasi

Selasa, 02 September 2014 12:25
Ambisi Kelola B29, Jangan-Jangan Nafsu Kuat Tapi Stamina Kendor
Wartalumajang.com – Perebutan B29 untuk dijadikan aset wisata bagi Lumajang terus makin kuat. Pemkab Lumajang dan Pemkab Probolinggo sampai mendatan...

Birokrasi

Tahun Ini Lumajang Targetkan Jalan Hotmix Sepanjang 100 KM

Senin, 01 September 2014
Tahun Ini Lumajang Targetkan Jalan Hotmix Sepanjang 100 KM <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ir. H. Anung Widiarto, Kepala Dinas Budaya Dan Pariwisata Kab. Probolinggo</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Ir. H. Anung Widiarto, MM. menyatakan pihaknya tidak pernah melakukan klaim terhadap puncak B29 yang fenomenal itu. Anung juga menyangkal kalau dinas yang dipimpinnya pernah pernah melakukan prmosi dalam bentuk iklan untuk menarik minat wisatawan untuk datang ke Puncak B29 melalui Probolingo. Anung bahkan menyatakan, bahwa nama B29 hanya ciptaan saja, sementara dalam PP. No. 45 tahun 2012 tidak ada istilah B29 itu.</p> <p>Usai mengadakan pertemuan yang difasilitasi oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur hari ini, Anung menyatakan bahwa masalah B29 tinggal menunnggu waktu saja untuk ditentukan akan masuk Lumajang atau Probolinggo. “Nggak pernah mas kita klaim itu. Tapi memang wartawan kadang-kadang tertarik kepada masalah ini. Kan beritanya bisa part1, part2 (Bersambung=red) dan seterusnya,” kata Anung hari ini, Kamia (28/8) di Lobby Pemkab Lumajang.</p> <p>Anung kemudian member contoh Wisata Bromo yang bisa masuk dari mana saja, bisa dari Lumajang, bisa dari Probolinggo bahkan Malang. “Kita tidak ada keinginan ini punya siapa, contoh gunung Bromo bisa datang dari mana saja. Bisa dari Lumajang, Probolinggo dan Malang. Jadi klaim-klaiman itu sebenarnya tidak ada,” kata Anung kemudian.</p> <p>Kata Anung yang akan dilakukan kedua kabupaten ini hanya untuk menentukan wilayah itu masuk Kabupaten Lumajang atau Probolingo. Sedang untuk pengelolaan sebenarnya masih harus bekerjasama dengan pihak Perhutani. “Kita ini kan hanya ingin mengembangkan saja. Kalau wilayah yang sebenarnya kan milik Perhutani. Kita hanya bisa kerjasama saja,” jelas Anung.</p> <p>Anung juga menyatakan Iklas, jika dalam pengukuran yang akan dilakukan, jumat (29/8), ternyata puncak yang disengketakan ini adalah milik dari Lumajang. “Ya Ikhlaslah,” katanya kepada wartawan.</p> <p>Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Lumajang Drs. Gawat Sudarmanto juga menyatakan hal serupa. Soal B29 pihaknya sudah kesepakatan dengan Pemkab Probolinggo. "Kita sudah ada kesepakatan kok, sekarang bisa dilihat kesepakatannya," kata Gawat yang duduk berdampingan dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo Ir. H. Anung Widiarto, MM.</p> "> Ir. Anung Widiarto MM : Kalau Memang B29 Mil...
  • "> Nasib Rusunawa Masih Menunggu Penyerahan Dar...
  • "> 4 Mobdin Dewan Belum Dikembalikan...
  • "> Redaksi KUA-PPAS Tahun 2015 Ketahuan Copy Pa...

    Hukum

    Mantan Anggota DPRD Jatim Dilaporkan ke Polisi

    Senin, 15 September 2014
    Mantan Anggota DPRD Jatim Dilaporkan ke Polisi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:619px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah keempat tersangka yang salah satu diantaranya masih duduk dibangku SMP</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Aksi yang dilakukan Ald bersama keempat rekannya tergolong berani. Dalam usia yang masih sangat muda dan masih duduk dibangku SMP, Ald diketahui telah beberapa kali terlibat dalam aksi pencurian motor dibeberapa tempat di Lumajang. Sementara selain Ald, Stw juga diketahui masih pelajar sebuah Madarasah Aliyah di Yosowilangun, yang juga menjadi komplotan Ald dalam melakukan aksinya mencuri motor.</p> <p>Aksi Ald dan kawan-kawan akhirnya terungkap, setelah rabu (10/9) kemarin aksinya keperook pemilik motor yang ditinggal disawah oleh pemiliknya. Teriakan pemilik motor yang diketahui bernama Slamet Riyadi, warga desa Krai Kecamatan Yosowilangun, mendapatkan sambutan dari warga setempat dan berhasil menangkap komplotan ini berikut sepeda motor curiannya Honda Astrea supra dengan Nopol DK-5364-QY.</p> <p>Aksi ini berhasil digagalkan warga dan polisi dan menangkap keempat pelaku masing-masing Ald, Stw, Hk dan Dn. Beruntung polisi sigap dalam mengamankan keempat pelaku, karena massa yang ikut dalam pengejaran ini sangat beringas dan nyaris menghakimi pelaku pencurian motor ini.</p> <p>Dari hasil penyidikan Polsek Yosowilangun diketahui, komplotan pencuri motor ini telah melakukan aksinya di 18 tempat, yakni diwilayah Kecanmatan Yosowilangun, Tekung, Kunir dan Rowokangkung.  Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku pencurian motor ini sekarang ditahan di Mapolsek Yosowilangun guna penyidikan lebih lanjut.</p> <p>Kapolsek Yosowilangun AKP Budi Setiyono kepada wartawan mengatakan, hasil curian mereka selama ini dijual ke wilayah Klakah dan sebagian dari hasil penjualan motor tersebut digunakan untuk membeli Handphone. Polisi kabarnya juga sudah mengantongi nama yang diduga sebagai penadah dari motor curian keempat orang ini.</p> "> Bugh, Masih Kelas 2 SMP Nekat Curi Motor...
  • "> 3 Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi, Bos PT...
  • "> Pasca Lebaran Sejumlah Kasus Korupsi Akan ...
  • "> Kajari Minta Pemkab Tidak Intervensi Dalam K...

    Politik

    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku”

    Selasa, 02 September 2014
    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku” <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:345px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sjahrazad Masdar, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untuk menjalankan roda partai sampai bupati benar-benar sembuh.</p> <p>Kabar tentang penugasan untuk mengendalikan organisasi ini juga dibenarkan oleh Samsul Huda selaku penerima tugas tersebut. Ketika ditemui media ini sehari sebelum pelantikan DPRD, Samsul mengaku jika dirinya memang diminta untuk mengendalikan organisasi Partai Demokrat. “Sifatnya hanya tugas untuk mengendalikan organisasi, karena memang ada beberapa moment dimana Partai Demokrat harus hadir. Jadi tugas untuk mengendalikan organisasi saja,” kata Samsul Huda.</p> <p>Samsul menyangkal kalau dirinya ditunjuk sebegai pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, Samsul mengaku bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengendalikan organisasi tersebut dalam bentuk surat tugas dari Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Sjahrazad Masdar kepada dirinya selaku Wakil Ketua II. “Hanya surat tugas saja dari ketua kepada wakil ketua II untuk mengendalikan organsisasi,” kata Samsul.</p> <p>Sementara disisi lain berhembus kabar bahwa pemberian surat tugas tidak melalui forum resmi dalam pleno pengurus DPC Demokrat Lumajang. Seharusnya pemberian surat tugas seperti itu harus diputuskan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Lumajang.</p> <p>Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Lumajang, Moch. Sofi ketika dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu soal surat tugas tersebut. “Saya ndak tahu mas, malah saya baru dengar dari saudara sekarang ini,” kata Sofi yang kami temui setelah acara pelantikan DPRD Lumajang, Kamis (21/8).</p> "> Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokra...
  • "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...

    Aneka Rupa

    H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PBSI Lumajang

    Minggu, 14 September 2014
    H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PBSI Lumajang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:300px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Foto Ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Walau sudah lama dilarang pemerintah, namun sampai saat ini bunyi petasan tak terhindarkan dari rutinitas Idul Fitri. Sejak selesai Sholat Ied dan selama lebaran, suara petasan bersautan, khususnya dipedesaan. Karena penjual petasan sudah mulai sepi dipasaran, warga menyiasatinya dengan membuat sendiri dengan cara membeli bubuk “mercon” tersebut yang masih dijual dipasaran.</p> <p>Menurut sejumlah warga yang kami temui, bubuk petasan tersebut dibeli ditempat biasanya. Sedangkan bahasan petasan dari kertas disiasati dengan membeli Koran bekas yang banyak dijual dipasaran. Disamping jatuh harganya lebih murah, dengan membuat sendiri bisa membuat sesuai dengan kehendak sendiri.</p> <p>“Kalau membuat sendiri kita bisa membuat sesuai dengan kehendak sendiri pak, disamping itu harganya jadi lebih murah. Apalagi sekarang yang jualan sudah tidak ada pak,” kata salah seorang warga.</p> <p>Warga tidak menyebutkan dari mana mendapatkan bubuk mercon tersebut, namun yang pasti bubuk masih bisa dibeli dengan bebas sampai sekarang. Menyinggung tentang kebiasaan membunyikan petasan saat lebaran, warga menyebutnya sebagai tradisi yang sulit untuk dihindari.</p> <p>“Setahun sekali pak, memang sudah bisa seperti itu. Jadi rasanya nggak enak kalau nggak ada petasan,” katanya kemudian.</p> <p>Kendati demikian secara umum kepemilikan petasan sudah jauh menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Warga, termasuk dipedesaan sudah lebih banyak yang memilih membeli kembang api untuk merayakan idul fitri.</p> "> Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi I...
  • "> Jelang Lebaran, Tiket Pendakian Semeru Laris...
  • "> MPPM Timur Peringati Pekan Bung Karno Dengan...
  • "> Atlit Catur Junior Lumajang Raih Peringkat D...

    Peristiwa

    Karena Sabu, 4 Warga Klakah Ditangkap Polisi

    Selasa, 16 September 2014
    Karena Sabu, 4 Warga Klakah Ditangkap Polisi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kapolres bersma barang bukti sabung ayam yang berhasil diamankan</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Komitmen Polres Lumajang dalam memerangi dan memberantas pejudian diwilayah Lumajang nampaknya bukan hanya isapan jempol belaka, hal ini terbukti dengan digerebeknya perjudian sabung ayam beromzet besar diwilayah Tempeh.</p> <p>Jum’at (12/9) sekitar pukul 17.00 Wib , petugas gabungan Polres Lumajang yang terdiri dari Satuan Reskrim, Satuan Intel dibantu Satuan Sabhara berhasil melakukan penggerebekan judi sabung ayam yang terletak di Desa Pulo, Kecamatan Tempeh.</p> <p>Meski berhasil mengamankan dua orang berinisial S dan M yang diduga sebagai pelaku judi sabung ayam, petugas sedikitnya masih berhasil mengamankan banyak barang bukti dari lokasi perjudian tersebut.</p> <p>Seperti 21 unit sepeda motor berbagai merek, sebuah mobil taft, 10 terpal, 36 kurungan ayam, 5 ekor ayam, 10 pasang merpati aduan, dan sejumlah potoingan bambu yang tidak lain merupakan kerangka pondok arena judi sabung ayam. Guna pemeriksaan lebih lanjut, semua barang bukti terus diangkut 3 truk menuju ke Mapolres Lumajang.</p> <p>Kapolres Lumajang, AKBP Singgamata kepada sejumlah media mengatakan dirinya sudah lama mendengar adanya perjudian besar diwilayah Tempeh namun baru saat ini bisa diamanlan. “Ini berkat kekompakan personil Polres Lumajang yang telah berkomitmen memerangi perjudian di Lumajang,” katanya.</p> <p>Sejumlah penjudi serta barang bukti yang berhasil diamankan diangkut menggunakan 3 truk milik Polres, saat ini para penjudi yang sudah tertangkap tengah dilakukan pemeriksaan secara intensif, untuk itu pihakya belum bisa memberikan keterangan lengkap.</p> <p>Ditanya berapa pelaku yang berhasil diamankan petugas dari lokasi judi sabung ayam, dengan tegas Kapolres Lumajang menyampaikan petugas berhasil mengamankan dua orang berinisial S dan M. ”Jika dua orang ini cukup bukti, maka keduanya kami jerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,”pungkas Singgamata.</p> "> Judi Sabung Ayam Beromzet Besar Digerebek Po...
  • "> 710 Calon Jamaah Haji Lumajang Bersilaturahm...
  • "> Diduga Gara-Gara Boster Antena TV, Tiga Ruma...
  • "> Dua Penjudi Cap Jikie dan Togel Ditangkap Po...

    Wisata Budaya

    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting

    Rabu, 12 Pebruari 2014
    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:216px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu temuan di Desa Kedungmoro Kec. Kunir</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Aliansi Masyarakat Pelestari Sejarah (AMPAS) Lumajang menilai Lumajang memiliki peninggalan sejarah yang sangat besar dan beragam. Namun sejumlah peninggalan sejarah tersebut hingga saat ini belum dikembangkan secara serius oleh Pemkab Lumajang, bahkan terkesan diabaikan sehingga merugikan kepentingan masyarakat yang wajib tahu tentang sejarah dan masa lalu Lumajang.</p> <p>Hal ini disampaikan Koordinator AMPAS Lumajang Lutfia Amerta, hari ini, kamis (30/1). Dalam kesempatan yang sama Lutfi menyatakan keinginannya agar situs-situs peninggalan sejarah diselamatkan seperti yang sudah dilakukan terhadap situs Biting Kutorenon Lumajang. Beberapa situs lainnya yang diharapkan bisa diselamatkan adalah penemuan Candi Betari Durga didesa Kedungmoro Kecamatan Kunir Lumajang.</p> <p>Terhadap peninggalan ini, AMPAS berharap agar dilakukan ekskavasi sehingga menjadi informasi penting yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Dalam kesempatan yang sama Lutfi yang juga Sekretaris MPPM Timur berharap agar Pemkab secara serius melakukan penyelamatan tempat-tempat bersejarah di Lumajang yang diantaranya bisa dilakukan dengan cara mengalihkan pembangunan Perumnas Biting kewilayah diluar kawasan situs.</p> <p>Tuntutan lainnya antara lain, mendorong situs Biting menjadi Kawasan cagar budaya nasional sebagai kebanggaan masyarakat Lumajang dan kebanggaan masyarakat Tapal Kuda (bekas ibukota kerajaan Lumajang Tigang Juru). AMPAS juga berharap agar pemkab Lumajang mememuhi janjinya dan memberi fasilitas untuk melakukan penelitian dan ekskavasi Candi Betari Durga Di Desa Kedungmoro Kecamatan Kunir.</p> <p>Lufti juga menyatakan harapannya agar pemerintah memberikan kompensasi kepada masyarakat pemilik tanah dan penemu situs sehingga ada kejelasan nasib mereka sesuai dengan UU Cagar Budaya.</p> <p>Sebelumnya Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati menyatakan bahwa Pemkab sudah merencanakan untuk membangun sebuah museum peninggalan sejarah Lumajang yang akan ditempatkan di kompleks KWT Lumajang.</p> "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • "> MPPM Timur Gelar Malam Padang Rembulan dan K...
  • "> Rumah Budaya Nusantara Pentaskan Sendra Tari...
  • "> Pemkab Lumajang Lamban, Situs Biting Akhirny...

    Ali Mudhori dan Samsul Hadi beserta istri dan para pendukungnya usai mengikuti kegiatan di DPRD LumajangAli Mudhori dan Samsul Hadi beserta istri dan para pendukungnya usai mengikuti kegiatan di DPRD LumajangWartalumajang.com - Sesuai dengan visi menjadikan Lumajang lebih baik dan untuk memenangkan Pilkada Lumajang, Paslon Ali Mudhori dan Samsul Hadi (ASA) sudah memiliki 25 program unggulan yang diharapkan mampu memenuhi segala keinginan masyarakat.

    Dari 25 program unggulan tersebut, perbaikan jalan diseluruh desa yang ada di Kabupaten Lumajang menjadi menjadi prioritas utama karena selain diletakkan pada nomor urut satu juga akan dilaksanakan pada tahun pertama masa jabatannya.

    Hal ini disampaikan Paslon ASA dalam acara Rapat Paripurna Istimewa yang diadakan DPRD Kabupaten Lumajang dengan agenda Penyampaian Visi dan Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang hari ini, Minggu (12/05).

    Dalam penjabaran yang disampaikan Ali Mudhori menerangkan bahwa semua jalan desa, jalan propinsi dan jalan kabupaten harus bagus dan mulus. "Untuk jalan yang sering dilalui alat berat perlu adanya pengecoran," katanya.

    Berbagai macam permasalahan yang berkaitan dengan fasilitas umum juga menjadi target perbaikan jika dirinya terpilih nanti diantaranya penerangan jalan umum yang berdampak pada pengurangan kerawanan sosial, kemudian pengecoran sejumlah jembatan.

    Selain itu, Paslon ASA juga berjanji akan memberikan uang lauk pauk bagi para PNS, karena itu sudah menjadi hak mereka. Kesejahteraan guru juga disinggung dan ASA berjanji akan lebih meningkatkan kesejahteraan para guru. "Baik guru NIP, non NIP maupun guru ngaji," kata Ali Mudhori.

    Untuk desa, ASA akan memberi kebebasan desa untuk mengajukan anggaran yang terencana, terprogram, terukur dan teraudit, karena selama ini anggaran desa hanya dipatok sekitar 125 juta hingga 130 juta. "Nantinya, desa bisa mengajukan anggaran lebih, bisa 200 juta bahkan hingga 500 juta sesuai dengan kebutuhan," ujar Ali Mudhori.

    Dalam penyampaian terakhirnya, Ali Mudhori juga menyinggung masalah harmonisasi hubungan antar lembaga. Hubungan dengan Muspida Plus harus lebih baik dan fungsional, termasuk hubungan dengan parpol juga harus harmonis dan sinergi.

    "Hubungan antar lembaga yang selama ini agak renggang, saya ingin agar bisa lebih harmonis lagi every body happy, semua kelembagaan menikmati apa yang dinikmati bupatinya termasuk para anggota DPRD," ungkap Ali Mudhori.

    NU sebagai ormas Islam terbesar akan dijadikan mitra pertama Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan visinya menjadikan Lumajang lebih baik. "NU mitra nomor satu," pungkas Ali Mudhori.(Adv)

    Web Designer