Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
BBM Langka, Pedagang Pasar Baru Menjerit
Kamis, 28 Agustus 2014 18:19 WIB
Wartalumajang.com – Dampak kelangkaan BBM yang melanda hampir diseluruh Nusantara juga berimbas kepada para pedagang khsusunya pedagang yang ada di pasar Baru Lumajang, selain karena biaya perjalanan yang meningkat akibat harga bensin ditingkat eceran yang melambung tinggi juga karena harga kul...
Ir. Anung Widiarto MM : Kalau Memang B29 Milik Lumajang, Probolinggo Ikhlas Kok
Kamis, 28 Agustus 2014, 15:25 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Ir. H. Anung Widiarto, MM. menyatakan pi [ ... ]

Saling Klaim B29, Lumajang-Probolinggo Sepakat Putuskan Batas Wilayah Melalui GPS
Kamis, 28 Agustus 2014, 14:49 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Saling Klaim antara Probolinggo dan Lumajang atas destinaty wisata Puncak B29, yang sering pula di [ ... ]

Nasib Rusunawa Masih Menunggu Penyerahan Dari Pemerintah Pusat
Rabu, 27 Agustus 2014, 16:37 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang sudah selesai dibangun sampai sekarang belum bisa dise [ ... ]

Eceren Bensin Capai Rp. 8 Ribu, Antrian Di SPBU Terus Mengular
Selasa, 26 Agustus 2014, 16:08 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kelangkaan BBM mengakibatkan harga eceran BBM kian melambung. Di Lumajang untuk satu botol berisik [ ... ]

Kamis, 28 Agustus 2014 14:49
Saling Klaim B29, Lumajang-Probolinggo Sepakat Putuskan Batas Wilayah Melalui GPS
Wartalumajang.com – Saling Klaim antara Probolinggo dan Lumajang atas destinaty wisata Puncak B29, yang sering pula disebut sebagai negeri diatas awan, akhirnya ditengahi oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Sejumlah pejabat pe...

Aspirasi

Kamis, 05 Juni 2014 19:14
Jelang Pilpres, Perang Dimedia Jejaring Sosial Berlangsung Sengit
Biasanya menjelang perhelatan Piala Dunia, hiruk pikuk penggila bola mulai mengemuka. Namun perhelatan akbar dicabang olahraga paling popular ini sepe...

Birokrasi

Ir. Anung Widiarto MM : Kalau Memang B29 Milik Lumajang, Probolinggo Ikhlas Kok

Kamis, 28 Agustus 2014
Ir. Anung Widiarto MM : Kalau Memang B29 Milik Lumajang, Probolinggo Ikhlas Kok <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ir. Nugroho Dwi Atmoko, Kepala Dinas PU Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang sudah selesai dibangun sampai sekarang belum bisa disewakan kepada masyarakat luas karena ada sejumlah persoalan yang masih mengganjal. Salah satu diantaranya belum diserahkannya Rusunawa tersebut kepada Pemkab Lumajang.</p> <p>Kepala Dinas PU Lumajang, Ir. Nughroho Dwiatmoko mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih menunggu penyerahan dari Kementerian PU kepada Pemkab Lumajang.</p> <p>Karena belum ada penyerahan pengelolaan inilah, maka Pemkab sampai sekarang belum bisa menyewakan kepada masyatakat. "Kita juga masih menunggu mas. Tapi sampai sekarang belum ada kabar kapan akan diserahkan kepada kita," kata Nugroho.</p> <p>Masalah lainnya kata Nugroho, Pemkab Lumajang masih memiliki perda tentang pengelolaan Rusunawa tersebut. Perda ini akan mengatur siapa yang berhak untuk menyewa, berapa harga sewanya dan ketentuan lain yang berkaitan dengan penyewaan rusunawa tersebut.</p> "> Nasib Rusunawa Masih Menunggu Penyerahan Dar...
  • "> 4 Mobdin Dewan Belum Dikembalikan...
  • "> Redaksi KUA-PPAS Tahun 2015 Ketahuan Copy Pa...
  • "> Lumajang Belum Punya Program Spektakuler...

    Hukum

    3 Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi, Bos PT. Victory Jadi DPO

    Kamis, 14 Agustus 2014
    3 Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi, Bos PT. Victory Jadi DPO <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:352px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sejumlah kasus besar termasuk kasus korupsi akan kembali dibuka pasca lebaran ini. Setidaknya pemeriksaan itu akan dilakukan terhadap sejumlah kasus korupsi yang sempat terhenti selama puasa dan lebaran. Aparat yang berwenang akan kembali memanggil sejumlah saksi termasuk tersangka sejumlah kasus korupsi di Lumajang. Informasi yang berhasil kami himpun dari Unit Pidana Khusus Polres Lumajang, sejumlah kasus besar yang sedang ditangani Polres Lumajang akan segera dilanjutkan pemeriksaannya.</p> <p>Bahkan kabarnya ada sejumlah kasus baru yang akan melibatkan birokrasi di Lumajang yang akan segera memasuki tahapan pemanggilan saksi-saksi setelah lebaran. “Kita tinggal menunggu jadwal pemanggilan saja, InsyaAllah setelah hari raya ini,” kata sumber kami di Polres Lumajang.</p> <p>Belakangan Polres Lumajang sedang memeriksa kasus pasir besi dan sejumla kasus lainnya. Sedangkan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pernah datang ke Lumajang untuk memeriksa belasan pejabat pemkab terkait pasir besi. Sayangnya, sampai sekarang kasus ini belum terdengar kelanjutannya. Kabarnya, pemanggilan lanjutan terhadap belasan pejabat Pemkab Lumajang ini dilanjutkan di Kejaksaan Tinggi di Surabaya.</p> <p>Kejaksaan Negeri Lumajang sendiri pernah memanggil sejumlah orang terkait dengan kasus P2SEM dan proyek kelistrikan di Lumajang. Namun lagi-lagi masalah ini tak terdengar lagi kabarnya. Pada dua kasus ini, menurut informasi yang berhasil kami himpun dari Kejaksaan Negeri Lumajang masih menunggu hasil audit dari BPKP, namun audit yang ditunggu tersebut hingga sekarang masih belum kunjun datang.</p> <p>“Kami masih menunggu hasil audit dari BPKP mas, dan sampai sekarang memang belum ada. Makanya prosesnya agak lambat,” kata sumber kami di Kejaksaan Negeri Lumajang, yang untuk sementara namanya tidak mau dimediakan.</p> "> Pasca Lebaran Sejumlah Kasus Korupsi Akan ...
  • "> Kajari Minta Pemkab Tidak Intervensi Dalam K...
  • "> Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DLH Dijeb...
  • "> Jual Dextro, Pemuda Labruk Lor Dicokok Polis...

    Politik

    Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokrat Lumajang

    Jumat, 22 Agustus 2014
    Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokrat Lumajang <p><strong>W</strong><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:351px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">KPU ketika membongkar kotak suara di Hotel Amanda</span></span></strong><strong>artalumajang.com</strong> – Sesuai dengan instruksi KPU pusat dalam surat tertanggal 11 Agustus yang meminta seluruh KPU kabupaten/kota untuk membuka kotak suara dan mengambil form yang dibutuhkan KPU dalam proses persidangan di MK, KPU Lumajang kemarin, Selasa (12/8), kembali membuka kotak suara yang ada di gudang Hotel Amanda Lumajang.</p> <p>Meskipun kemarin selama dua hari tanggal 9 dan 10 sudah dilakukan pembukaan kotak suara untuk 106 TPS, namun karena ini perintah dari KPU pusat demi kelancaran proses persidangan di MK maka KPU Lumajang harus membuka 1.762 kotak suara.</p> <p>Ridhol Mujib, Komisioner KPU Lumajang Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi ketika ditemui sejumlah wartawan dilokasi pebongkaran mengatakan pembongkaran ini merupakan instruksi dari KPU pusat untuk mengambil form data A5, DPTb, DPKTb dan AT Khusus. “Ini sesuai dengan surat edaran dari KPU pusat nomor 1468/KPU/VIII/2014 tertanggal 11 Agustus kemarin,” katanya.</p> <p>Perintah pembongkaran ini diberlakukan bagi seluruh TPS, sedangkan jumlah TPS yang ada di Kabupaten Lumajang sebanyak 1.762 TPS, namun untuk 106 TPS yang sudah diambil datanya dua hari lalu hal itu tidak dilakukan karena berkas datanya sudah dikirim ke Jakarta. “Jadi semua kotak suara dibuka untuk mengambil form yang sudah ditentukan oleh KPU pusat,” imbuh Ridhol Mujib.</p> <p>Untuk mekanisme pengirimannya nanti beda dengan form data yang dibongkar dua hari lalu, untuk saat ini form datanya dikirim melalui internet setelah sebelumnya di scan terlebih dahulu, sedangkan form data 106 TPS sebelumnya dikirim dalam bentuk aslinya.</p> <p>Sementara itu Ketua Panwaslu Lumajang, Didik Almashudi ketika dikonfirmasi dilokasi pembongkaran mengatakan proses pembongkaran ini merupakan bentuk persiapan KPU dalam menghadapi proses persidangan di MK. “Jadi jika sewaktu-waktu dibutuhkan pihak KPU sudah siap,” katanya.</p> <p>Namun Didik menyayangkan proses pembongkaran kotak suara ini harus dilakukan KPU Lumajang, padahal saat rekapitulasi hasil Pilpres 16 Juli lalu Panwaslu sudah merekomendasikan untuk membuka kotak suara agar autentifikasi data yang ada bisa sesuai. “Jika saat itu KPU mau mengindahkan rekomendasi kami mungkin proses pembongkaran ini tidak akan terjadi di Lumajang,” pungkasnya.</p> "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...
  • "> TimSes Jokowi-JK Lumajang : Kita Amankan Per...

    Aneka Rupa

    Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi Idul Fitri

    Jumat, 01 Agustus 2014
    Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi Idul Fitri <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Gunung Semeru Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Menjelang lebaran Idul Fitri 1435 H minat pendaki Semeru kian meningkat. Jika pada hari biasa hanya ada 50 pendaki, jelang lebaran ini pendakian sudah 200 lebih pendaki yang mendaftarkan diri secara online.</p> <p>Kepala Taman Nasional Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dwi Utari, mengatakan, jumlah ini memang meningkat dari hari biasanya, namun tetap lebih kecil dibandingkan dengan lebaran tahun lalu. "Tahun lalu jumlah pendaki saat lebaran lebih banyak, sekarang agak berkurang karena pendaki banyak yang memilih mendaki saat agustus nanti," kata wanita yang akrab dipanggil bu Ayu tersebut.</p> <p>Untuk memberikan rasa aman kepada pendaki selama lebaran pihak TNBTS menambah tenaga lebih banyak dari biasanya. Untuk pendakian yang melalui Malang disiapkan 50 personil, sedangkan pendaki yang melalui Lumajang disiapkan 30 tenaga yang akan mengarahkan pendaki Semeru.</p> <p>Dijelaskan pula, jumlah 200 pendaki itu adalah mereka yang membeli tiket secara online. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat karena sebagian langsung datang kelokasi.</p> <p>Selain lebaran ini Puncak Semeru kemungkinan masih akan terus dibanjiri pendaki saat agustusan nanti. Karena pada saat agustusan ada tradisi upacara agustusan di Puncak Semeru. Kondisi Semeru yang relativ aman untuk dijelajahi pendaki kemungkinan akan terus mendorong meningkatnya jumlah pendaki saat agustusan nanti.</p> "> Jelang Lebaran, Tiket Pendakian Semeru Laris...
  • "> MPPM Timur Peringati Pekan Bung Karno Dengan...
  • "> Atlit Catur Junior Lumajang Raih Peringkat D...
  • "> Ramainya JLT di Malam Minggu...

    Peristiwa

    BBM Langka, Pedagang Pasar Baru Menjerit

    Kamis, 28 Agustus 2014
    BBM Langka, Pedagang Pasar Baru Menjerit <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah antrian di SPBU Lumajang sekitar pukul 15.00 hari ini (27/8)</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Kelangkaan BBM mengakibatkan harga eceran BBM kian melambung. Di Lumajang untuk satu botol berisikan satu liter, hari ini sudah mulai dijual dengan harga Rp. 8 ribu. Itupun harus berdesak-desakan dengan pembeli lainnya untuk sekedar mendapatkan satu liter bensin. Seperti yang terjadi di Jalan Suwandak Timur hari ini, Selasa (26/8), begitu penjual bensin datang langsung diserbu pembeli, untuk mendapatkan satu liter bensin. Ditempat ini bensin dijual dengan harga Rp. 7.500,- perliter.</p> <p>Sementara itu di JLT Lumajang, bensin satu botol yang biasanya dijual dengan harga Rp. 7.000 perliter, kali ini dijual dengan harga Rp. 8 ribu. Itupun isinya sudah jauh dikurangi dibandingkan dengan biasanya. “Maaf pak saya jualnya agak mahal karena antrinya lama. Saya belinya harus pakai sepeda motor dan mengisinya sampai penuh, kemudian antri lagi pak,” kata salah seorang penjual bensin eceran di Lumajang.</p> <p>Sementara itu di SPBU Bagu Lumajang antrian terus mengular hingga sampai ke Jalan diluar SPBU. Ini dilakukan oleh warga untuk mendapatkan bensin. “Bagaimana lagi pak, kalau tidak antri besok saya tidak bisa masuk kerja. Ini saja untuk pulang belum tentu sampai rumah. Makanya saya pilih antri saja,” kata warga yang antri di SPBU Bagu Lumajang.</p> <p>Ditengah antrian ini masih ada kekhawatiran jika tiba-tiba persediaan habis, karena juga sering terjadi terlanjur antri berjam-jam, begitu tiba giliran untuk mengisi persediaan premium di SPBU kosong. Sementara disejumlah ruas jalan di Lumajang hari ini banyak dijumpai masyarakat yang kehabisan bensin dan terpaksa harus berjalan kaki untuk mendapatkan bensin.</p> "> Eceren Bensin Capai Rp. 8 Ribu, Antrian Di S...
  • "> Aksi Teatrikal Batalyon 527 Buat Penonton Te...
  • "> Pelantikan Dewan Lumajang Diwarnai Aksi Demo...
  • "> Tabrakan Maut di JLT, Satu Pengendara Motor ...

    Wisata Budaya

    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting

    Rabu, 12 Pebruari 2014
    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:216px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu temuan di Desa Kedungmoro Kec. Kunir</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Aliansi Masyarakat Pelestari Sejarah (AMPAS) Lumajang menilai Lumajang memiliki peninggalan sejarah yang sangat besar dan beragam. Namun sejumlah peninggalan sejarah tersebut hingga saat ini belum dikembangkan secara serius oleh Pemkab Lumajang, bahkan terkesan diabaikan sehingga merugikan kepentingan masyarakat yang wajib tahu tentang sejarah dan masa lalu Lumajang.</p> <p>Hal ini disampaikan Koordinator AMPAS Lumajang Lutfia Amerta, hari ini, kamis (30/1). Dalam kesempatan yang sama Lutfi menyatakan keinginannya agar situs-situs peninggalan sejarah diselamatkan seperti yang sudah dilakukan terhadap situs Biting Kutorenon Lumajang. Beberapa situs lainnya yang diharapkan bisa diselamatkan adalah penemuan Candi Betari Durga didesa Kedungmoro Kecamatan Kunir Lumajang.</p> <p>Terhadap peninggalan ini, AMPAS berharap agar dilakukan ekskavasi sehingga menjadi informasi penting yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Dalam kesempatan yang sama Lutfi yang juga Sekretaris MPPM Timur berharap agar Pemkab secara serius melakukan penyelamatan tempat-tempat bersejarah di Lumajang yang diantaranya bisa dilakukan dengan cara mengalihkan pembangunan Perumnas Biting kewilayah diluar kawasan situs.</p> <p>Tuntutan lainnya antara lain, mendorong situs Biting menjadi Kawasan cagar budaya nasional sebagai kebanggaan masyarakat Lumajang dan kebanggaan masyarakat Tapal Kuda (bekas ibukota kerajaan Lumajang Tigang Juru). AMPAS juga berharap agar pemkab Lumajang mememuhi janjinya dan memberi fasilitas untuk melakukan penelitian dan ekskavasi Candi Betari Durga Di Desa Kedungmoro Kecamatan Kunir.</p> <p>Lufti juga menyatakan harapannya agar pemerintah memberikan kompensasi kepada masyarakat pemilik tanah dan penemu situs sehingga ada kejelasan nasib mereka sesuai dengan UU Cagar Budaya.</p> <p>Sebelumnya Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati menyatakan bahwa Pemkab sudah merencanakan untuk membangun sebuah museum peninggalan sejarah Lumajang yang akan ditempatkan di kompleks KWT Lumajang.</p> "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • "> MPPM Timur Gelar Malam Padang Rembulan dan K...
  • "> Rumah Budaya Nusantara Pentaskan Sendra Tari...
  • "> Pemkab Lumajang Lamban, Situs Biting Akhirny...

    Pakde Karwo ketika memberikan sambutanPakde Karwo ketika memberikan sambutan

    Wartalumajang.com - Bertujuan untuk meningkatkan ketahanan sosial ekonomi dan perbaikan hidup bagi rumah tangga kategori sangat miskin agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya minimal kebutuhan hidup sehari-hari, serta mendorong mobilitas sosial vertikal ke atas di kalangan rumah tangga kategori sangat miskin agar meningkat menjadi kategori miskin.

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau lebih akrab disapa Pakde Karwo hari ini, Selasa (14/05), melalui Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Masyarakat (Jalin Kesra) bertempat di gedung Sujono Lumajang memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang tergolong dalam kategori Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

    Selain memberikan bantuan kepada RTSM yag tinggal diwilayah Kabupaten Lumajang, Pakde Karwo juga memberikan bantuan kepada RTSM dari wilayah kabupaten lain yang masuk dalam wilayah Bakorwil Malang.

    Sasaran utama program Jalin Kesra yang direncanakan Pakde Karwo sejak tahun 2010-2013 adalah 493.004 RTSM yag tersebar di 8.246 desa/kelurahan, 662 kecamatan dan 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim.

    Dalam sambutannya Pakde Karwo mengatakan, yang paling penting diketahui oleh para camat, Kades dan para pendamping untuk mengetahui apa yang dibutuhkahkan bagi mereka yang tergolong dalam RTSM adalah adanya dialog, duduk bersama, disapa dan ditanya apa sebenarnya yang mereka butuhkan.

    "Membuka komunikasi dari hati ke hati, menyenangkan orang dan menanyakan apa yang diinginkan mereka itu hal penting yang harus dilakukan para camat, Kades dan para pendamping," kata Pakde Karwo.

    Dalam kesempatan tersebut selain memberikan bantuan kepada mereka yang tergolong dalam RTSM, Pakde Karwo sekaligus juga membuka acara Sosialisasi Program Jalin Kesra Bantuan RTSM Provinsi Jatim tahun 2013 dengan tujuan menigkatkan dan menyamakan pemahaman pemahaman aparat Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Stakeholder lainnya tentang kebijakan dan pedoman dalam pelaksanaan program Jalin Kesra.

    Usai memberikan bantuan dan membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Pakde Karwo berkesempatan meninjau stand pameran yang digelar sejumlah instansi terkait di halaman Gedung Sujono Lumajang.

    Perlu diketahui, berdasarkan data dari BPS Provinsi Jatim jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jawa Timur tercatat sebanyak 3.079.822 RTM yang terbagi dalam 3 strata antara lain strata Sangat Miskin sebanyak 493.004, Miskin 1.256.122 dan Hampir Miskin 1.330.696.

    Web Designer