Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Desersi, 3 Personil Polres Lumajang Terancam Dipecat
Kamis, 27 November 2014 19:30 WIB
Wartalumajang.com – Menindaklanjuti perintah pimpinan yaitu Kapolri tentang tingkat kedisiplinan anggota Polri khususnya anggota-anggota yang sudah tidak layak lagi menjadi anggota Polri, Polres Lumajang segera mengambil sikap tegas terkait status hukumnya. Informasinya ada 3 personil Polres Luma...
Bawa Sajam, 2 Pemuda Bertato Ditangkap Saat Operasi Zebra
Kamis, 27 November 2014, 19:20 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Operasi Zebra Semeru 2014 yang digelar sejak tanggal 26 Nopember kemarin bukan hanya untuk meminim [ ... ]

Curi Motor, Pemuda Protolan SD Dihajar Massa
Kamis, 27 November 2014, 19:11 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi diwilayah hukum Polres Lumajang, kali ini terjadi di D [ ... ]

Langgar Larangan Parkir, 1 Motor Plat Merah dan 1 Ambulance Desa Dikemposi
Rabu, 26 November 2014, 17:49 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Sudah berkali-kali diberi peringatan bahkan sosialisasi juga sudah dilakukan dalam waktu lama baik [ ... ]

2 Pelaku Curas Ditangkap Polisi
Rabu, 26 November 2014, 17:42 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Petugas gabungan Sat Reskrim dan Sat Intel Polres Lumajang, berhasil meringkus 2 pelaku dari tiga pe [ ... ]

Sabtu, 15 November 2014 06:51
Lumajang Rawan Bondet, Siapa Pembuatnya ?
Wartalumajang.com – Dalam sepekan terakhir tindak kejahatan yang terjadi di Lumajang diketehui menggunakan bondet. Yang pertama di wilayah Kecamatan Klakah, seorang anggota polisi harus kehilangan jarinya ketika berusaha mengama...

Aspirasi

Jumat, 07 November 2014 08:26
Sjahrazad Masdar, Dua Periode, Dua Kali Pula Di PLT
Wartalumajang.com – Dalam dua kali masa jabatan Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar, dua kali pula harus di PLT karena berhadapan dengan dua masalah ya...

Birokrasi

Potensi Bencana Di Lumajang Paling Lengkap

Selasa, 25 November 2014
Potensi Bencana Di Lumajang Paling Lengkap <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pemeriksaan kelengkapan kendaraan anggota oleh Dandim 0821 Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk mendukung Operasi Zebra 2014 yang akan digelar secara nasional oleh Polri mulai 26 Nopember hingga 9 Desember nanti, Kodim 0821 Lumajang melalui petugas provost melakukan pemeriksaan kelengkapan sepeda motor milik seluruh personil TNI baik itu kendaraan dinas dinas maupun pribadi.</p> <p>Pemeriksaan kelengkapan kendaraan yang dilaksanakan di halaman Makodim 0821 Lumajang dipimpin langsung oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Akhyari, pemeriksaan ini berlaku bagi seluruh personil TNI yang berada dibawah kewenangan Kodim 0821.</p> <p>Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Akhyari saat diwawancarai sejumlah media menjelaskan, sebenarnya giat pemeriksaan sepeda motor dinas maupun pribadi milik personil TNI sudah rutin dilakukan jajarannya minimal satu bulan sekali baik itu di Makodim maupun di masing-masing Koramil.</p> <p>“Kami periksa semua kelengkapan sepeda motor mulai dari fungsi bel, lampu depan, lampu rem, sign, kaca spion serta plat nomor kendaraan. Apabila ditemukan ada yang tidak berfungsi dengan baik atau tidak ada yang terpasang, maka kami akan memberikan teguran keras untuk segera diperbaikinya,” kata Akhyari.</p> <p>Tidak hanya itu, dirinya dibantu sejumlah provost juga melakukan pemeriksaan terhadap KTA, SIM, serta STNK kendaraan anggota. Jika ditemukan SIM milik anggota mati atau pajak kendaraan mati. Pihaknya akan melakukan tindakan dalam bentuk peringatan keras.</p> <p>Masih kata Dandim 0821 Lumajang, pemeriksaan kelengkapan sepeda motor semua personil TNI di wilayah Lumajang sengaja dilakukan menjelang Ops Zebra 2014, dengan tujuan meminimalisir personil TNI yang melakukan pelanggaran lalu lintas.</p> <p>“Pemeriksaan secara serentak ini merupakan salah satu bukti bahwa Kodim 0821 Lumajang mendukung penuh terhadap Operasi Zebra 2014 yang dilaksanakan oleh Mapolres Lumajang yang dijadwalkan mulai tanggal 26 November hingga 9 Desember 2014 mendatang,” pungkas Akhyari.</p>
"> Dukung Ops Zebra, Kodim 0821 Periksa Kelengk...
  • "> Memasuki Musim Hujan, BPBD Lumajang Waspadai...
  • "> Amankan Kenaikan BBM, Polres Adakan PAM Gabu...
  • "> Calon Tunggal Direktur Tak Lolos, Jabatan Di...

    Hukum

    Desersi, 3 Personil Polres Lumajang Terancam Dipecat

    Kamis, 27 November 2014
    Desersi, 3 Personil Polres Lumajang Terancam Dipecat <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:415px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sulsum Wahyudi dan Hadi khomsari </span></span>Wartalumajang.com</strong> – Atas putusan dua mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lumajang, Sulsum Wahyudi, M.Kes dan Hadi Chomsari, Kejakasaan Negeri Lumajang menyatakan akan segera melakukan eksekusi terhadap keduanya atas putusan Pengadilan Tipikor Surabaya. Putusan atas kedua mantan pejabat ini masing-masing Sulsum Wahyudi divonis satu tahun penjara sedangkan Ir. Hadi Khomsari diputus 18 bulan. Atas putusan ini, keduanya menyatakan menerima dan tidak menyatakan banding.</p> <p>Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang Adnan S. ,mengatakan pihaknya sekarang sedang menunggu kutipan putusan hakim dari Pengadilan Tipikor Surabaya. Adnan juga mengakui bahwa sampai hari ini pihaknya belum menerima amar putusan tersebut. “Kita memang belum menerima amar putusannya mas. Tapi jika sampai minggu depan belum kita terima, mungkin kita akan mengambil amar putusan tersebut ke Surabaya sebagai landasan hukum untuk melakukan eksekusi terhadap keduanya,” kata Adnan.</p> <p>Menurut Adnan, karena keduanya tidak melakukan langkah hukum apapun terhadap vonis pengadilan tipikor, maka langkah selanjutnya adalah melakukan eksekusi terhadap keduanya sesuai dengan vonis pengadilan Tipikor. Kasus korupsi di Dinas Lingkungan Hidup Lumajang ini berasal dari pembangunan taman kota di Wonorejo dengan kerugian negara sebesar Rp. 176 juta.</p> <p>Usai melalui proses penidikan di Kejaksaan Negeri Lumajang, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Surabaya dan kasus ini diputus pada tanggal 11 Nopember lalu. Namun sampai hari ini, Jumat (21/11), Kejaksaan Negeri Lumajang belum menerima kutipan putusan tipikor tersebut.</p>
    "> Jaksa Akan Segera Eksekusi Sulsum dan Hadi K...
  • "> Dipicu Soal Perempuan, Rusak Mobil Pakai Air...
  • "> Hilangkan Senpi, Anggota Wajib Ganti 10 Kali...
  • "> Kasus Koperasi Wirabhakti Tinggal Penetapan ...

    Politik

    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku”

    Selasa, 02 September 2014
    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku” <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:345px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sjahrazad Masdar, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untuk menjalankan roda partai sampai bupati benar-benar sembuh.</p> <p>Kabar tentang penugasan untuk mengendalikan organisasi ini juga dibenarkan oleh Samsul Huda selaku penerima tugas tersebut. Ketika ditemui media ini sehari sebelum pelantikan DPRD, Samsul mengaku jika dirinya memang diminta untuk mengendalikan organisasi Partai Demokrat. “Sifatnya hanya tugas untuk mengendalikan organisasi, karena memang ada beberapa moment dimana Partai Demokrat harus hadir. Jadi tugas untuk mengendalikan organisasi saja,” kata Samsul Huda.</p> <p>Samsul menyangkal kalau dirinya ditunjuk sebegai pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, Samsul mengaku bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengendalikan organisasi tersebut dalam bentuk surat tugas dari Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Sjahrazad Masdar kepada dirinya selaku Wakil Ketua II. “Hanya surat tugas saja dari ketua kepada wakil ketua II untuk mengendalikan organsisasi,” kata Samsul.</p> <p>Sementara disisi lain berhembus kabar bahwa pemberian surat tugas tidak melalui forum resmi dalam pleno pengurus DPC Demokrat Lumajang. Seharusnya pemberian surat tugas seperti itu harus diputuskan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Lumajang.</p> <p>Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Lumajang, Moch. Sofi ketika dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu soal surat tugas tersebut. “Saya ndak tahu mas, malah saya baru dengar dari saudara sekarang ini,” kata Sofi yang kami temui setelah acara pelantikan DPRD Lumajang, Kamis (21/8).</p>
    "> Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokra...
  • "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...

    Aneka Rupa

    Jual Rujak Keliling, Gerobaknya Isuzu Panther

    Selasa, 25 November 2014
    Jual Rujak Keliling, Gerobaknya Isuzu Panther <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Fariha Mariroh Dengan Piagam Penghargaan dari Kerjunas</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Setelah menjadi jauara dalam Kejurda Catur tingkat Jawa Timur beberapa waktu lalu, Fariha Mariroh, pecatur muda asal Lumajang terus menorehkan prestasinya. Kali ini Fariro yang masih tercatat siswa di SMAn 2 Lumajang berhasil meraih medali emas dalam Kejurnas yang digelar PB. Percasi di Makasar. Perjuangan Fariha akhirnya membuahkan hasil setelah berhasil menumbangkan pecatur andalan asal Kalimantan Utara Qolbia Fitri yang merupakan juara tahun lalu pada event Kejurnas.</p> <p>Keberhasilan Fariha Mariro menjadi kebanggaan bagi Lumajang, karena selama ini dalam event Kejurnas Lumajang selalu gagal meraih juara. Dalam event Kejurnas ini Fariha mewakili Propinsi Jawa Timur bersama sejumlah pecatur lainnya yang juga mewakili Jawa Timur. Perwakilan Jawa Timur ini diambil dari Kejurda Catur yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.</p> <p>Dengan keberhasilan Fariha ini maka tinggal selangkah lagi Fariha akan segera menjadi wakil Indonesia diperhelatan internasional untuk kelas Junir Putri. Rencananya dalam waktu dekat ini Fariha akan diberangkan ke Vietnam untuk sebuah kejuaraan catur tingkat Negara-negara anggota ASEAN.</p> <p>“Saya belum tahu kapan pak, tapi katanya dalam waktu dekat ini aka nada event catur tingkat ASEAN yang akan diselenggarakan di Vietnam. Selama ini saya memang ingin bertanding keluar negeri pak,” kata Fariha ketika ditemui media ini dikediamnnya di jalan MT. Haryono Lumajang.</p> <p>Menandai keberhasilan ini, senin sore (24/11) sejumlah pengurus PERCASI Lumajang berkumpul dirumah Fariha untuk sebuah acara syukuran kecil atas keberhasilan ini. “Kami sangat bangga dengan prerstasi ini karena ini untuk pertama kalinya atlit catur Lumajang berhasil menjadi juara dalam Kejurnas. Karenanya kami sangat ingin prestasi Fariha ini menjadi motivasi bagi pecatur lainnya di Lumajang,” kata H. Herman Affandi, Ketua Percasi Lumajang.</p> <p>Dalam event Kejurnas yang berlangsung di Makasar ini Jawa Timur juga mengirim beberapa atlir catur lainnya yang berasal dari Lumajang. Namun kedua atlit lainnya gagal meraih prestasi pucak. M. Agus Kurniawan dan Ega dwi Jayanti berhasil masuk dalam peringkat 4 nasional dikelasnya masing-masing.</p> <p> </p>
    "> Fariha Mariro, Pecatur Junior Lumajang, Raih...
  • "> Pedagang JLT Tetap Bertahan Berjualan, Walau...
  • "> H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai ...
  • "> Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi I...

    Peristiwa

    Bawa Sajam, 2 Pemuda Bertato Ditangkap Saat Operasi Zebra

    Kamis, 27 November 2014
    Bawa Sajam, 2 Pemuda Bertato Ditangkap Saat Operasi Zebra <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">tersangka pencuri motor yang dihajar massa </span></span>Wartalumajang.com </strong>– Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi diwilayah hukum Polres Lumajang, kali ini terjadi di Desa Selok Besuki Kecamatan Sukodono. Salah seorang warganya terpaksa gigit jari karena sepeda motornya hilang ketika diparkir dihalaman rumah, pelaku berhasil ditangkap dan dihakimi massa.</p> <p>Agus Sudarsono (23), warga Sumberbaru Jember ditangkap polisi setelah sebelumnya dihajar massa setelah kepergok mencuri sepeda motor Supra X 125 warna merah milik warga Selok Besuki. Beruntung saat dihajar massa, polisi segera datang sehingga pelaku selamat dari amukan warga yang semakin liar.</p> <p>Setelah berhasil mencuri sepeda motor tersebut, pelaku lari menuju ke selatan, namun dia tidak mengetahui jika ada sejumlah warga yang membuntutinya. Ketika tiba disekitar Desa Banyuputih Lor, laju pelaku berhasil dihadang oleh warga sekitar yang langsung menghakiminya hingga babak belur.</p> <p>Melihat kondisi pelaku babak belur, Polisi langsung membawanya ke RS Bhayangkara untuk dilakukan perawatan. Setelah mendapat perawatan pertama, pelaku langsung dimasukkan ke ruang perawatan khusus yang ada di rumah sakit tersebut dan dijaga ketat oleh sejumlah personil polisi. “Itu mas, pelaku ada diruang khusus,” kata salah seorang petugas sambil menunjukkan ruangan tersebut.</p> <p>Menurut salah seorang anggota Resmob Polres Lumajang yang tidak mau disebutkan namanya, aksi ini nampaknya sudah direncanakan sejak awal, pasalnya pelaku sengaja naik bis dari rumahnya dengan tujuan yang tidak pasti, setelah melihat ada sebuah sepeda motor ditinggal pemiliknya pelaku turun dari bis dan mencuri sepeda motor tersebut.</p> <p>Kasubbag Humas Polres Lumajang, AKP Sugianto ketika dikonfirmasi media ini dikantornya mengatakan kejadiannya kemarin siang, Rabu (26/11), sekitar pukul 13.00 Wib diwilayah Polsek Sukodono, namun pelaku ditangkap di Desa Banyuputih Lor Kecamatan Randuagung.</p> <p>Untuk sementara pihaknya belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait dengan pengungkapan ini, karena masih dilakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi. “Lengkapnya masih dalam proses, sekarang masih proses penyelidikan dan pengembangan,” katanya.</p> <p>Namun yang jelas, melihat dari kronoligis kejadian awal, patut diduga jika pelaku ini merupakan pelaku tunggal, karena dalam aksinya dia hanya sendirian dan tidak ditemukan senjata tajam, jika nanti terbukti, pelaku akan dikenai pasal pencurian dengan pemberatan (curat). “Namun kita masih tunggu hasil akhir penyelidikan,” pungkas Sugianto.</p>
    "> Curi Motor, Pemuda Protolan SD Dihajar Massa...
  • "> Langgar Larangan Parkir, 1 Motor Plat Merah ...
  • "> 2 Pelaku Curas Ditangkap Polisi...
  • "> Tingkatkan Kualitas Anggota, Polres Gelar La...

    Wisata Budaya

    Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan Lahan Dekat Situs Biting

    Selasa, 18 November 2014
    Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan Lahan Dekat Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:392px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah salah satu ruas jalan menuju B29 yang mulai rusak</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Puncak B29 yang diperkenalkan secara gencar oleh Pemkab Lumajang belum disertai dengan perawatan jalan yang memadai. Bahkan jalan satu-satunya yang melalui desa Argosari mulai terkelupas karena gerusan air hujan. Ditengah terus turunnya hujan pada bulan desember mendatang, dikhawatirkan akses jalan tersebut kian menghambat menuju kelokasi wisata eksotik ini.</p> <p>“Saya akhirnya harus kembali mas ketika kemarin hujan turun sangat deras. Disamping memang karena hujannya sangat deras, jalan yang kami lalui kami perkirakan akan mempersulit langkah kami menuju keasana,” kata Udin, salah seorang reporter media online yang membawa teman-temannya untuk melihat eloknya puncak B29.</p> <p>Pada ruas jalan di Desa Argosari ini misalnya, kini sudah terdapat beberapa titik jalan yang aspalnya mulai mengelupas. Bahkan dibeberapa titik mulai membuat kubangan ditengah jalan ketika turun hujan. “Saya khawatir karena hujan turun terus menerus, jalanan ini akan semakin rusak dan makin mempersulit wisawatan yang akan menuju ke B29,” kata salah seorang warga disana.</p> <p>Hingga saat ini sudah terdapat lebih dari 20 titik pada ruas jalan ini yang mengalami kerusakan dan berpotensi kerusakannya makin parah. Bahkan salah seorang wisatawan yang hendak menuju ke B29 sempat memberikan sarannya, agar Pemkab Lumajang mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kerusakan jalan ini. Jika tidak dikhawatirkan puncak B29 ini akan semakin sulit untuk diakses melalui Lumajang.</p> <p> </p>
    "> Digerus Air Hujan, Akses Ke B29 Mulai Dihamb...
  • "> Ribuan Pengunjung Kunjungi Pameran Museum Si...
  • "> Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi...
  • "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...

    Pakde Karwo ketika memberikan sambutanPakde Karwo ketika memberikan sambutan

    Wartalumajang.com - Bertujuan untuk meningkatkan ketahanan sosial ekonomi dan perbaikan hidup bagi rumah tangga kategori sangat miskin agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya minimal kebutuhan hidup sehari-hari, serta mendorong mobilitas sosial vertikal ke atas di kalangan rumah tangga kategori sangat miskin agar meningkat menjadi kategori miskin.

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau lebih akrab disapa Pakde Karwo hari ini, Selasa (14/05), melalui Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Masyarakat (Jalin Kesra) bertempat di gedung Sujono Lumajang memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang tergolong dalam kategori Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

    Selain memberikan bantuan kepada RTSM yag tinggal diwilayah Kabupaten Lumajang, Pakde Karwo juga memberikan bantuan kepada RTSM dari wilayah kabupaten lain yang masuk dalam wilayah Bakorwil Malang.

    Sasaran utama program Jalin Kesra yang direncanakan Pakde Karwo sejak tahun 2010-2013 adalah 493.004 RTSM yag tersebar di 8.246 desa/kelurahan, 662 kecamatan dan 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim.

    Dalam sambutannya Pakde Karwo mengatakan, yang paling penting diketahui oleh para camat, Kades dan para pendamping untuk mengetahui apa yang dibutuhkahkan bagi mereka yang tergolong dalam RTSM adalah adanya dialog, duduk bersama, disapa dan ditanya apa sebenarnya yang mereka butuhkan.

    "Membuka komunikasi dari hati ke hati, menyenangkan orang dan menanyakan apa yang diinginkan mereka itu hal penting yang harus dilakukan para camat, Kades dan para pendamping," kata Pakde Karwo.

    Dalam kesempatan tersebut selain memberikan bantuan kepada mereka yang tergolong dalam RTSM, Pakde Karwo sekaligus juga membuka acara Sosialisasi Program Jalin Kesra Bantuan RTSM Provinsi Jatim tahun 2013 dengan tujuan menigkatkan dan menyamakan pemahaman pemahaman aparat Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Stakeholder lainnya tentang kebijakan dan pedoman dalam pelaksanaan program Jalin Kesra.

    Usai memberikan bantuan dan membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Pakde Karwo berkesempatan meninjau stand pameran yang digelar sejumlah instansi terkait di halaman Gedung Sujono Lumajang.

    Perlu diketahui, berdasarkan data dari BPS Provinsi Jatim jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jawa Timur tercatat sebanyak 3.079.822 RTM yang terbagi dalam 3 strata antara lain strata Sangat Miskin sebanyak 493.004, Miskin 1.256.122 dan Hampir Miskin 1.330.696.

    Web Designer