Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Catur Wisata PERCASI CUP Jaring Bibit Untuk Pekan Olahraga Daerah
Sabtu, 20 Desember 2014 13:51 WIB
Wartalumajang.com – Diikuti lebih dari 100 pecatur dalam dan luar kota, event gelar Catur Wisata PERCSASI CUP hari ini, Sabtu (20/12) dibuka oleh Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Drs. Agus Triyono. Jumlah peserta ini dipastikan akan bertambah, karena saat acara dibuka sejumlah orang tua atlit yan...
Sabtu Besok, Gelaran Catur Wisata Akan Digelar PERCASI Lumajang
Jumat, 19 Desember 2014, 20:37 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Sebagai bagian dari upaya pembinaan cabang olahraga catur di Lumajang, Sabtu (20/12) besok sebuah  [ ... ]

Gagal Membunuh Dengan Bondet, OTD Bacok Korban Dengan Sajam
Jumat, 19 Desember 2014, 18:43 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Aksi pembunhan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini., korbannya adalah S [ ... ]

Bawa Senjata Tajam, Ternyata Pakai Motor Curian Juga
Jumat, 19 Desember 2014, 13:13 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya akan terjatuh juga. Ungkapan ini mungkin pas bagi Mansur ( [ ... ]

Yogi Mantovani, Protolan Siswa SMAN Pasirian Bacok Kepsek
Kamis, 18 Desember 2014, 16:53 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Karena selalu disalahkan atas kejadian pemecahan kaca di SMAN Pasirian, Yogi Mantovani warga De [ ... ]

Sabtu, 15 November 2014 06:51
Lumajang Rawan Bondet, Siapa Pembuatnya ?
Wartalumajang.com – Dalam sepekan terakhir tindak kejahatan yang terjadi di Lumajang diketehui menggunakan bondet. Yang pertama di wilayah Kecamatan Klakah, seorang anggota polisi harus kehilangan jarinya ketika berusaha mengama...

Aspirasi

Jumat, 07 November 2014 08:26
Sjahrazad Masdar, Dua Periode, Dua Kali Pula Di PLT
Wartalumajang.com – Dalam dua kali masa jabatan Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar, dua kali pula harus di PLT karena berhadapan dengan dua masalah ya...

Birokrasi

Khawatir Terjangan Puting Beliung, Pohon Didalam Kota Dipangkas

Kamis, 18 Desember 2014
Khawatir Terjangan Puting Beliung, Pohon Didalam Kota Dipangkas   <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Plt.Bupati Lumajang As'at Malik</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Ada yang berbeda dalam pidato Plt. Bupati Lumajang Drs. As’at Malik ketika menyampaikan sambutan pada acara Sendratari Kolosal yang berlangsung minggu (14/12) malam di Alun-Alun Lumajang. Dalam sambutan ini As’at Malik menyampaikan semuanya dalam bentuk Parikan (pantun) dengan gaya Jula-Juli Suroboyoan yang diiringi langsung oleh Gamelan yang dihadirkan dalam acara sendratari kolosal ini. Tampil bersama dengan istrinya, As’at Malik secara bergantian menyampaikan pantun sebagaimana kebiasaannya dalam memberikan sambutan pada acara apapun.</p> <p>Namun ada hal yang lebih menarik diantara sekian parikannya. Salah satunya ada yang bernada agak tinggi bahkan terkesan agak “marah”. Namun ketika dikonfirmasi soal hal ini As’at Malik menyatakan bahwa parikannya tersebut untuk seluruh masyarakat Lumajang agar berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Lumajang.</p> <p>“Jeruk Purut digawe sambel, Lek kakean Sambel loro wetenge. Ayo Nurut ojok memel. Lek memel dowo urusane,” kata As’at Malik yang disambut tepuk tangan para hadirin yang menyaksikan acara sendratari kolosal ini.</p> <p>Usai acara Sendratari kami yang mencoba mengkonfirmasi soal pantunnya yang bernada ancaman itu Wabup menyangkal bahwa pantunnya diperuntukkan bagi PNS yang <em><strong>“nyrimpeti”</strong></em> tugasnya. As’at Malik juga menyangkal bahwa pantun bernada agak beda dari biasanya tersebut diperuntukkan bagi perorangan yang ada di Pemkab Lumajang.</p> <p>“Semua itu kalau sembrono ruwet memang. Bukan untuk pegawai di Pemkab. Saya hanya mengikuti iramanya teman-teman ya. Ini untuk semua masyarakat Lumajang.Tapi kalau memang ada pegawai yang salah, ya memang kewajiban saya untuk mengingatkan,” kata As’at Malik.</p> <p>Sambutan bernada seperti ini memang baru pertama kalinya disampaikan oleh As’at Malik. Sebelumntya biasanya datar-datar saja. Namun entah kenapa tadi malam As’at Malik menyampaikan pantun yang bernada agak berbeda tersebut. Bahkan untuk yang bernada berbeda tersebut sempat diulang dua kali dan dilanjutkan dengan pantun lainnya yang isinya tidak jauh berbeda. “Sekolah numpak jaran. Ojok Kakean Pola, ben di saakeni pengeran,” kata As’at kemudian.</p> <p>Tidak diperoleh penjelasan siapakah sebenarnya disebut<em><strong> “kakean polah”</strong></em> (banyak tingkah=red) dalam sambutan Harjalu tersebut. As’at Malik hanya menyebut bahwa semua itu berlaku umum bagi siapapun dalam membangun Kabupaten Lumajang menuju arah yang lebih baik.(Fat)</p>
"> Plt Bupati Drs. As’at Malik : Ayo Nurut Oj...
  • "> Wabup : Birokrat Harus Berpikir Seperti Nega...
  • "> Pertemuan Warga Kalidilem Dengan Eksekutif d...
  • "> Terlanjur Kontrak, Pemkab Tetap Gelar Rapat ...

    Hukum

    Ungkap Kasus Korupsi, Polsek Tekung Terima Reward

    Kamis, 18 Desember 2014
    Ungkap Kasus Korupsi, Polsek Tekung Terima Reward <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Wigit Prayitno SH, kuasa hukum P</span></span>Wartalumajang.com </strong>- Buntut penetapan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Lumajang terhadap mantan Ketua Koperasi Pegawai Negeri “Wira Bhakti “ KPRI Lumajang berinisial P yang akhir-akhir ini menjadi pembicaraan masyarakat Lumajang langsung direspon oleh Wigit Prayitno SH selaku kuasa hukum P.</p> <p>Di halaman Kejaksaan Negeri Lumajang siang ini, Kamis (11/12), sekitar pukul 10.00 Wib kepada sejumlah wartawan Wigit Prayitno SH menyampaikan, penetapan P oleh penyidik Kejaksaan Negeri Lumajang, itu belum diketahui pihaknya. Bahkan pihaknya juga belum mendapatkan penjelasan secara khusus atau secara resmi terkait hal itu dari penyidik kejaksaan.</p> <p>“Sampai saat ini kami belum menerima surat resmi terkait isu-isu itu. Kedatangan kami ke kejaksaan ini adalah untuk mengklarifikasi perihal perkembangan kasus KPRI agar semuanya bisa jelas dan tidak simpang siur,” kata Wigit, sapaan akrab pengacara asal Jember ini.</p> <p>Wigit juga menjelaskan, selama ini P sudah datang memenuhi panggilan pihak penyidik Kejaksaan Negeri Lumajang hanya sebatas dimintai keterangan. Adapun pemanggilan terakhir sekitar 25 September 2014 lalu. “Selama ini P belum pernah dipanggil sebagai saksi, pernah dipanggil hanya sebatas dimintai keterangan dalam rangka lidik (penyelidikan=red),” ungkapnya.</p> <p>Adapun kedatangannya ke Kejaksaan kali ini selain mengklarifikasi soal penetapan status P sebagai tersangka juga untuk meminta laporan kemajuan pemeriksaan kasus Koperasi Wira Bhakti. “Namun jika kejaksaan punya jadwal tersendiri mengenai kasus ini, ya itu wewenang beliau-beliau yang ada di kejaksaan,” imbuh Wigit.</p> <p>Meski demikian, pihaknya mengaku menghormati apapun keputusan yang telah ditetapkan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Lumajang. Sesuai dengan kewenangan, dirinya selaku kuasa hukum hanya sebatas mendampingi pemberi kuasa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang dan Hukum yang berlaku. “Kami percaya bahwa penyelidikan perkara dugaan penyimpangan dana Koperasi Pegawai Negeri “Wira Bhakti “ KPRI Lumajang akan dilaksanakan sebagaimana amanah undang-undang,” pungkasnya.</p> <p>Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang Adnan Sulistiyono maupun Kepala Kejaksaan Nurmahendra belum berhasil dikonfirmasi karena masih sibuk memeriksa perkara lain. “Bapak masih sibuk mas,” ujar salah seorang pegawai kejaksaan yang enggan disebutkan namanya.(ww)</p>
    "> Wigit Paryitno : Kami Belum Terima Surat Res...
  • "> Satu Lagi Mantan Pejabat Pemkab Yang Akan Di...
  • "> Akhirnya Kejaksaan Akui Satu Tersangka Dari ...
  • "> Beredar Kabar Kejaksaan Sudah Tetapkan Tersa...

    Politik

    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku”

    Selasa, 02 September 2014
    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku” <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:345px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sjahrazad Masdar, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untuk menjalankan roda partai sampai bupati benar-benar sembuh.</p> <p>Kabar tentang penugasan untuk mengendalikan organisasi ini juga dibenarkan oleh Samsul Huda selaku penerima tugas tersebut. Ketika ditemui media ini sehari sebelum pelantikan DPRD, Samsul mengaku jika dirinya memang diminta untuk mengendalikan organisasi Partai Demokrat. “Sifatnya hanya tugas untuk mengendalikan organisasi, karena memang ada beberapa moment dimana Partai Demokrat harus hadir. Jadi tugas untuk mengendalikan organisasi saja,” kata Samsul Huda.</p> <p>Samsul menyangkal kalau dirinya ditunjuk sebegai pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, Samsul mengaku bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengendalikan organisasi tersebut dalam bentuk surat tugas dari Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Sjahrazad Masdar kepada dirinya selaku Wakil Ketua II. “Hanya surat tugas saja dari ketua kepada wakil ketua II untuk mengendalikan organsisasi,” kata Samsul.</p> <p>Sementara disisi lain berhembus kabar bahwa pemberian surat tugas tidak melalui forum resmi dalam pleno pengurus DPC Demokrat Lumajang. Seharusnya pemberian surat tugas seperti itu harus diputuskan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Lumajang.</p> <p>Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Lumajang, Moch. Sofi ketika dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu soal surat tugas tersebut. “Saya ndak tahu mas, malah saya baru dengar dari saudara sekarang ini,” kata Sofi yang kami temui setelah acara pelantikan DPRD Lumajang, Kamis (21/8).</p>
    "> Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokra...
  • "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...

    Aneka Rupa

    Catur Wisata PERCASI CUP Jaring Bibit Untuk Pekan Olahraga Daerah

    Sabtu, 20 Desember 2014
    Catur Wisata PERCASI CUP Jaring Bibit Untuk Pekan Olahraga Daerah <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:384px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Herman Affandi, Ketua Percasi Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sebagai bagian dari upaya pembinaan cabang olahraga catur di Lumajang, Sabtu (20/12) besok sebuah turnament catur akan digelar di Kawasan Wisata Ranu Klakah dengan Tajuk Catur Wisata Lumajang. Disamping sebagai bagian dari usaha pembinaan, melalui event ini diharapkan Percasi Lumajang juga bisa mengambil peran dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Lumajang. Karena dalam event ini akan hadir peserta dari berbagai kota di Jawa Timur, bahkan kabarnya juga akan datang dari luar propinsi Jawa Timur, tepatnya Bali.</p> <p>Ketua Percasi Lumajang H. Herman Affandi yang kami hubungi via ponselnya malam ini mengatakan, sampai H-1 malam ini belum bisa dipastikan jumlah pesertanya. Walaupun dari beberapa kabupaten sudah memastikan akan hadir dalam event ini, namun biasanya peserta baru mendaftarkan diri pada hari pelakasanaan, atau menjelang berlangsungnya pembukaan acara.</p> <p>“Kita belum tahu mas, besok menjelang dibukanya event ini baru kita bisa tahu. Karena biasanya peserta dari luar Kabupaten datang dan langsung mendaftarkan diri kepada panitia. Yang jelas kita hanya akan mempertandingkan tingkat junior dan senior,” kata H. Herman Affandi.</p> <p>Untuk senior akan diikuti oleh peserta umum baik Lumajang maupun dari luar Lumajang. Sedangkan untuk junior hanya akan membuka pendaftaran dari kabupaten Lumajang saja. Itupun untuk junior hanya dibatasi sampai dengan usia 15 tahun saja.</p> <p>“Untuk Juniornya hanya untuk kabupaten Lumajang. Sekaligus dari event ini kita akan melakukan persiapan laga Pekan Olahraga Daerah atau POPDA yang akan datang,” jelas H. Herman kemudian.</p> <p>Menurut rencana event catur wisata ini akan berlangsung selama dua hari hingga hari minggu, 21 desember mendatang. Dengan event ini diharapkan akan memberikan gairah kepada para pecatur Lumajang untuk terus membina kemampuan teknik bermainnya, sehingga bisa meningkatkan prestasi ditingkat yang lebih tinggi. <strong>(fat)</strong></p>
    "> Sabtu Besok, Gelaran Catur Wisata Akan Digel...
  • "> Inilah Rangkaian Acara Dalam Rangka Harjalu ...
  • "> Komisi D Akan Panggil Ketua KONI Soal Peruba...
  • "> Jual Rujak Keliling, Gerobaknya Isuzu Panthe...

    Peristiwa

    Gagal Membunuh Dengan Bondet, OTD Bacok Korban Dengan Sajam

    Jumat, 19 Desember 2014
    Gagal Membunuh Dengan Bondet, OTD Bacok Korban Dengan Sajam <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:250px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kedua pemuda pembawa sajam ketika diperiksa di Mapolres Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya akan terjatuh juga. Ungkapan ini mungkin pas bagi Mansur (22) dan Rendi Pratama, keduanya warga desa Ranulogong Kecamatan Randuagung yang hari ini, Jumat (19/12), ditangkap polisi di jalan Gatot Subroto Lumajang. Saat operasi, Mansur akhirnya kedapatan membawa motor tanpa surat-surat yang lengkap. Tak hanya itu, didalam tas yang dibawa Mansur juga ditemukan kunci T yang biasa digunakan untuk untuk merusak kunci kontak motor. Dasar sial, keduanya juga kedapatan membawa senjata tajam.</p> <p>Menurut keterangan polisi, sekitar pukul 11.00, terjadi penjambretan di Pasar Dawuhan Sukodono Lumajang. Akibat peristiwa ini polisi melakukan penyisiran disejumlah ruas jalan di Lumajang. Setiba di jalan Gatot Subroto, polisi mendapati dua pemuda yang tengah berbocengan dengan gelagat yang mencurigakan. Ketika didekati, Mansur yang mengemudikan kendaraan justru berusaha kabur.</p> <p>Karena kabur inilah, polisi bergerak cepat dan melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengejar Mansur yang mengendarai Yamaha Vixion dengan nomor polisi F-3952-NJ. Ketika ditanya surat-surat, Mansur tidak bisa menunjukkan yang kemudian menjadikan polisi curiga dengan buruannya.</p> <p>Ternyata tak sia-sia, dalam penggeledahan yang dilakukan polisi berhasil ditemukan sejumlah kunci T yang biasanya digunakan untuk melakukan pencurian motor dan senjata tajam. Belum diperoleh informasi lengkap tentang motor yang dibawa Mansur, namun untuk sementara Mansur mengaku membawa motornya dari Malang dan diduga kendaraan tersebut adalah motor curian.</p> <p>“Kita masih belum melakukan pemeriksaan mas, yang jelas saat dipakai yang bersangkutan tidak membawa surat-surat motor yang dibawanya. Makanya untuk sementara kita amankan dulu ke Polres Lumajang,” kata salah seorang polisi yang ikut dalam patrol ini.</p>
    "> Bawa Senjata Tajam, Ternyata Pakai Motor Cur...
  • "> Yogi Mantovani, Protolan Siswa SMAN Pasirian...
  • "> AKBP Singgamata, Dekat Dengan Warga, Murah S...
  • "> Diduga Gelapkan 14 Mobil Rental, 2 Warga Pro...

    Wisata Budaya

    Libatkan 450 Penari, Sendratari Kolosal Sejarah Lumajang Pukau Penonton

    Senin, 15 Desember 2014
    Libatkan 450 Penari, Sendratari Kolosal Sejarah Lumajang Pukau Penonton <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Meski hujan peserta tetap semangat beratraksi</span></span>Wartalumajang.com</strong> –Hujan yang mengguyur wilayah Lumajang khususnya di kecamatan kota sejak pagi hari sempat membuat acara Karnaval Seni dan Budaya Daerah molor dari jadwal. Rencananya kegiatan ini dijadwalkan dimulai pagi ini, Kamis (11/12), pukul 09.00 Wib, namun karena hujan tak kunjung berhenti maka pelaksanaan karnaval ini baru bisa dimulai sekitar pukul 12.30 Wib.</p> <p>Karena sudah dijadwalkan dan peserta sudah terlanjur berkumpul diseputaran alun-alun Lumajang, maka meskipun ditengah guyuran hujan rintik-rintik pelaksanaan karnaval ini tetap dilaksanakan, untung saja ketika acara akan dimulai hujan yang turun tidak terlalu deras, hanya gerimis kecil, sehingga peserta tetap bersemangat melaksanakannya.</p> <p>Pantauan media ini, nampak puluhan siswa SD mendemonstrasikan tari Glipang dihadapan tamu undangan yang hadir. Pada kegiatan tersebut nampak hadir Wabup Lumajang H. As’at Malik, Kapolres Lumajang, Komandan Kodim 0821, Komandan Batalyon 527, Sekda Lumajang, sejumlah pejabat Sekwilda, serta para pejabat SKPD.</p> <p>Pada penampilan awal, tamu undangan dan masyarakat yang menonton disuguhi atraksi tarian dari para peserta, mayoritas tarian yang ditampilkan adalah kesenian atau tari Glipang yang menggambarkan para ksatria saat bertempur menghadapi penjajah.</p> <p>Dengan ciri khas pakaian warna-warni serta kacamata hitam, sepatu putih dan tak ketinggalan gelang kaki dengan kumpulan lonceng menghiasi tubuh para penari. Hujan yang turun sejak pagi tidak mengurangi antusiasme peserta, terbukti dengan jumlah peserta yang berjumlah lebih dari 40 kelompok, yang terdiri dari seluruh elemen masyarakat diantaranya dari lembaga pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA, perwakilan dari SKPD dan camat, kantor instansi pemerintah lain, serta dari kantor-kantor swasta yang ada di Lumajang.</p> <p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lumajang H As'at Malik selaku Plt Bupati Lumajang menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. "Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses," katanya.</p> <p>Plt Bupati juga mengapresiasi semangat para peserta, karena meskipun hujan mereka tetap bersemangat. “Saya salut dengan semangat para peserta, semoga semangat ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menghasilkan generasi-generasi emas bangsa yang kuat,” imbuh As’at Malik.</p> <p>Meskipun digelar secara sederhana namun kegiatan ini menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Lumajang, hal ini terbukti dengan membanjirnya masyarakat yang dengan antusias menyaksikan Karnaval Seni dan Budaya ini, bahkan karena terlalu antusiasnya hingga para petugas Satpol PP nampak kewalahan menertibkan penontotn yang cenderung memenuhi jalanan.(ww)</p>
    "> Meski Diguyur Hujan, Peserta Karnaval Seni d...
  • "> Peraih Bung Tomo Award, Parmin Ras : Pemkab ...
  • "> Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan L...
  • "> Digerus Air Hujan, Akses Ke B29 Mulai Dihamb...

    Pakde Karwo ketika memberikan sambutanPakde Karwo ketika memberikan sambutan

    Wartalumajang.com - Bertujuan untuk meningkatkan ketahanan sosial ekonomi dan perbaikan hidup bagi rumah tangga kategori sangat miskin agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya minimal kebutuhan hidup sehari-hari, serta mendorong mobilitas sosial vertikal ke atas di kalangan rumah tangga kategori sangat miskin agar meningkat menjadi kategori miskin.

    Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau lebih akrab disapa Pakde Karwo hari ini, Selasa (14/05), melalui Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Masyarakat (Jalin Kesra) bertempat di gedung Sujono Lumajang memberikan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang tergolong dalam kategori Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

    Selain memberikan bantuan kepada RTSM yag tinggal diwilayah Kabupaten Lumajang, Pakde Karwo juga memberikan bantuan kepada RTSM dari wilayah kabupaten lain yang masuk dalam wilayah Bakorwil Malang.

    Sasaran utama program Jalin Kesra yang direncanakan Pakde Karwo sejak tahun 2010-2013 adalah 493.004 RTSM yag tersebar di 8.246 desa/kelurahan, 662 kecamatan dan 38 kabupaten/kota di seluruh Jatim.

    Dalam sambutannya Pakde Karwo mengatakan, yang paling penting diketahui oleh para camat, Kades dan para pendamping untuk mengetahui apa yang dibutuhkahkan bagi mereka yang tergolong dalam RTSM adalah adanya dialog, duduk bersama, disapa dan ditanya apa sebenarnya yang mereka butuhkan.

    "Membuka komunikasi dari hati ke hati, menyenangkan orang dan menanyakan apa yang diinginkan mereka itu hal penting yang harus dilakukan para camat, Kades dan para pendamping," kata Pakde Karwo.

    Dalam kesempatan tersebut selain memberikan bantuan kepada mereka yang tergolong dalam RTSM, Pakde Karwo sekaligus juga membuka acara Sosialisasi Program Jalin Kesra Bantuan RTSM Provinsi Jatim tahun 2013 dengan tujuan menigkatkan dan menyamakan pemahaman pemahaman aparat Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Stakeholder lainnya tentang kebijakan dan pedoman dalam pelaksanaan program Jalin Kesra.

    Usai memberikan bantuan dan membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Pakde Karwo berkesempatan meninjau stand pameran yang digelar sejumlah instansi terkait di halaman Gedung Sujono Lumajang.

    Perlu diketahui, berdasarkan data dari BPS Provinsi Jatim jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Jawa Timur tercatat sebanyak 3.079.822 RTM yang terbagi dalam 3 strata antara lain strata Sangat Miskin sebanyak 493.004, Miskin 1.256.122 dan Hampir Miskin 1.330.696.

    Web Designer