Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Mendekatkan Jarak Pengiriman, PG. KTM Lamongan Akan Bangun Transitmen Tebu Di Lumajang (7)
Sabtu, 28 Mei 2016 16:13 WIB
Wartalumajang.com – Untuk memperpendek jarak pengiriman tebu dari Lumajang ke Pabrik Gula (PG) Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan, menurut rencana kedepan akan dibangun transitmen tebu di Lumajang, sehingga petani tebu di Lumajang tidak perlu harus sampai ke Lamongan dalam mengirim tebunya, namun cuk...
H. Akhmat ST : “Saya Setuju Ada Videotron, Tapi Jika Tidak Prosedural, Ya Dibongkar Saja”
Sabtu, 28 Mei 2016, 15:19 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Akhmat ST, meminta Pemkab mengambil sikap tega [ ... ]

Tak Kantongi Ijin, Satpol PP Minta Videotron Dimatikan
Jumat, 27 Mei 2016, 17:21 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Dua videotron yang terpasang didepan pendopo kabupaten dan perempatan Adipura diketahui belum mel [ ... ]

Inilah Tawaran Menarik Dari PG. Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan Untuk Petani Tebu Lumajang (6)
Kamis, 26 Mei 2016, 21:58 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pabrik Gula (PG) Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan tampaknya sangat serius dalam memberikan kemudaha [ ... ]

Kelompok Rampok Sadis Ditangkap Polisi, Satu Orang Terpaksa Ditembak
Kamis, 26 Mei 2016, 17:22 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – 5 anggota kelompok pelaku perampokan yang dikenal sadis terhadap korbannya akhirnya harus merin [ ... ]

Sabtu, 20 Pebruari 2016 07:49
H. Thoriqul Haq : Proses Peradilan Salim Kancil Harus Kita Kawal Bersama
Wartalumajang.com – Anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Thoriqul Haq berharap kepada semua pihak, agar ikut mengawal proses peradilan kasus Salim Kancil, sehingga proses peradilan ini berlangsung secara tr...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

H. Akhmat ST : “Saya Setuju Ada Videotron, Tapi Jika Tidak Prosedural, Ya Dibongkar Saja”

Sabtu, 28 Mei 2016
H. Akhmat ST : “Saya Setuju Ada Videotron, Tapi Jika Tidak Prosedural, Ya Dibongkar Saja” <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu videotron yang ada diperempatan Adipura</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Dua videotron yang terpasang didepan pendopo kabupaten dan perempatan Adipura diketahui belum melengkapi izin. Padahal keduanya sudah berdiri, menyala dan menayangkan sejumlah konten sejak beberapa hari lalu. Untuk itu Satpol PP Lumajang meminta pihak vendor untuk segera dimatikan dan menguru ijinnya dulu.</p> <p>Hal ini diakui Kepala Satpol PP Lumajang, Basuni, ada dua ijin prinsip yang belum dilengkapi pihak vendor pemasang videotron tersebut, antara lain Ijin Gangguan (HO) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).</p> <p>Satpol PP juga baru mengetahui setelah diadakan rapat terbatas Pemkab untuk membahas kedua videotron yang dihadiri Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang), Kepala KPT, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidkan, Kepala Bappeda, serta Kepala PUK. Mengingat, banyaknya sorotan dari sejumlah kalangan terkait beridirinya dua videotron yang dinilai belum lolos presedur.</p> <p>Menindaklanjuti temuan ini, Satpol PP segera melakukan penertiban dan meminta kepada pihak vendor untuk mematikan videotron. "Kita sudah hubungi pihak teknisi dari videotron, agar untuk sementara dipadamkan," ujar Basuni pada wartawan.</p> <p>Sayangnya perintah dari Satpol PP ini tidak bisa langsung dilaksanakan, karena teknisi videotron harus berkoodinasi dahulu dengan pimpinannya. Diketahui pimpinan vendor berada si Kota Surabaya. “Tidak bisa langsung dimatikan, karena teknisi harus koordinasi dulu dengan pimpinannya,” imbuhnya.</p> <p>Basuni menambahkan, dari keterangan pihak vendor, kelengkapan perizinan yang belum terpenuhi masih dalam proses. Ditambah lagi di Lumajang Perda Retribusi Izin Gangguan dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masih dalam proses dan kini masih dalam bentuk Raperda. “Masih dalam proses, Perda juga masih akan disyahkan di Provinsi,” terangnya.</p> <p>Di dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani oleh pihak Pemkab dan Vendor, juga disebutkan jika videotron tidak boleh menyala jika izin belum dilengkapai. Basuni menjelaskan, ini tetrtuang dalam MoU di pasal 4 ayat 3 huruf a dan d. ‘Di MoU sudah ada prosedurnya yang disetujui oleh keduabelahpihak,” ucapnya. (ww)</p>

"> Tak Kantongi Ijin, Satpol PP Minta Videotron...
  • "> H. Arum Sabil : Pabrik Gula Harus Berbenah, ...
  • "> PG Jatiroto Jalin Kerjasama Bidang Perdata D...
  • "> RUU Tembakau Lebih Menguntungkan Petani Loka...
  • Hukum

    Polres Lumajang Akan Panggil Pejabat PG. Jatiroto Terkait Pungutan PAD Kepada Petani

    Kamis, 12 Mei 2016
    Polres Lumajang Akan Panggil Pejabat PG. Jatiroto Terkait Pungutan PAD Kepada Petani <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Arsyad Subhekti</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Pemeriksaan 12 Pejabat di Lumajang yang diduga terkait dengan kasus pasir besi di Lumajang belakangan ini tak terdengar lagi kabarnya. Karenanya sejumlah masyarakat Lumajang mulai mempertanyakan keseriusan Kejati dalam menangani kasus ini. Karena sejak dilakukan pemeriksaan berkali-kali baik di Kejati maupun di Kejaksaan Negeri Lumajang beberapa waktu lalu, sampai sekarang tak terdengar lagi kabarnya. Arsyad Subhekti, salah seorang warga Tempeh Lumajang yang cukup aktiv memantau persoalan hukum terkait kasus pertambangan di Lumajang menyayangkan ketidakjelasan kelanjutan kasus ini.</p> <p>“Mereka semua katanya dipanggil sebagai saksi, saksinya siapa dan sekarang sampai ketahap mana. Ini semua tidak ada penjelasan dari pihak penyidik di Kejaksaan Tinggi. Padahal pemeriksaan ini sebenarnya lebih awal dibandingkan dengan kasus Salim Kancil yang juga sama-sama terkait pertambangan,” kata Arsyad Subhekti.</p> <p>Karenanya Arsyad mempertanyakan kelanjutan kasus ini dan seharusnya pihak Kejati memberikan rincian penjelasan yang cukup tentang hasil pemeriksaan ini. Apakah ke 12 pejabat ini memang ada indikasi melakukan tindak pidana terkait pertambangan atau tidak.</p> <p>“Kalau tidak ada penjelasan seperti ini terus untuk apa kemarin diperiksa. Kalau memang tidak ada kesalahan dari mereka ya harus dijelaskan kepada publik, khsususnya masyarakat Lumajang agar semuanya jadi jelas,” kata Arsyad Subhekti.</p> <p>Informasi yang berhasil kami himpun dari penyidik ketika melakukan penyidikan di Lumajang, ke 12 pejabat in diperiksa terkait dengan perijinan pasir besi di Lumajang. Sementara pihak pemilik ijin yakni bos PT. IMMS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sebentar lagi berkasnya akan dilimpahkan ke Pengadilan di PN Surabaya.</p> <p>“Pihak penerima ijin sudah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan katanya sudah siap untuk disidangkan. Kita semua sebenarnya ingin tahu apakah ke 12 pejabat ini ada kaitannya atau tidak dengan kasus ini. Apa Cuma diperiksa terus nggak ada kelanjutannya seperti ini,” kata Arsyad kemudian.</p> <p>Pemeriksaan ke 12 pejabat ini berlangsung pada awal tahun 2014. Selain dilakukan di Kejati, pemeriksaan juga dilakukan di Kejaksaan Negeri Lumajang. Beberapa pejabat yang diperiksa diantara Mantan Ketua Bappeda Lumajang Ir. Indah Amperawati, Mantan Kabag Keuangan Ir. Rochmaniah, Mantan Kepala KPT, Mantan Kepala Satpol PP, Mantan Asisten Sekda dan sejumlah pejabat lainnya di Lumajang. (fat)</p>

    "> Tak Terdengar Kabarnya, Kejati Diminta Beri ...
  • "> Gugatan Pra Peradilan Ditolak, Kuasa Hukum P...
  • "> Dua Saksi Penahanan Puryanto dan Khomsani, T...
  • "> Perlu Pendalaman, Kasus Koperasi Wirabhakti ...
  • Politik

    Terpilih Secara Aklamasi, DPC Hanura Lumajang Dipimpin Seorang Wanita

    Sabtu, 21 Mei 2016
    Terpilih Secara Aklamasi, DPC Hanura Lumajang Dipimpin Seorang Wanita <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:440px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Hasan Aminudin ketika bertemu kader Nasdem di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Hasan Aminuddin, mantan Bupati Probolinggo selama 2 periode ini berencana akan ikut bertarung dalam Pilgub Jatim mendatang. Dia mengaku siap jika mendapat rekom dari partainya dan memperoleh dukungan dari partai lain sesuai dengan syarat jumlah kursi di DPRD Jatim dalam pencalonan pemilihan gubernur nanti.</p> <p>Hal ini disampaikan Hasan Aminudin saat bertemu dengan pengurus DPD dan para kader partai Nasdem Lumajang. “Politisi itu kalau mati suri itu bukan politisi, saya siap jika partai memberi rekom,” katanya hari ini, Selasa (10/5).</p> <p>Namun, dia mengaku tahu diri dan tidak akan bernafsu menjadi gubernur. “Saya ini masih Ngukur Baju, jika ukuran bajunya L nggak mungkin saya pakai XL, bagaimana ukuran baju saya itu cocok dengan saya menjadi Gubernur Jawa Timur,” ungkap anggota Komisi VIII DPR RI dari fraksi Nasdem ini.</p> <p>Sejauh ini banyak orang yang membicarakan soal Pilgub Jatim dan memintanya untuk mencalonkan diri. Dia hanya menyampaikan jika sedang Ngukur Baju. “Kalau baju saya cukup akan saya lanjutkan tapi jika tidak cukup, saya tidak akan melanjutkan proses pencalonan tersebut,” selorohnya.</p> <p>Sementara itu Moch Subhan AF, Ketua DPD Nasdem Lumajang mengaku pihaknya hanya mengikuti air mengalir sesuai dengan instruksi dari pusat, karena sampai detik ini di DPW Jatim belum diputuskan siapa yang akan diberangkatkan oleh partai nasdem. “Akan tetapi, pak Hasan ini adalah salah satu ketua di DPP Nasdem, beliau sudah pamitan ke pak Surya (Surya Paloh, red), dan tidak ditolak,” ungkapnya.</p> <p>Artinya jika partai memberi rekom ke Hasan Aminudin maka pihaknya tidak bisa menolak, karena harus mengikuti garis partai. Di Lumajang sendiri, dia akan all out memperjuangkan kadernya untuk menududuki kursi Gubernur Jatim. “Siap menang dan harus menang,” pungkasnya. (ww)</p>

    "> Hasan Aminudin Bakal Ikut Dalam Pertarungan ...
  • "> Pelantikan Serentak Ranting Perindo Lumajang...
  • "> Bertemu Anggota DPRD Jatim, Penambang Tradis...
  • "> Tiga Parpol Besar Minta Komitmen Basuki Rahm...
  • Aneka Rupa

    STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Internasional

    Selasa, 24 Mei 2016
    STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Internasional <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Evaluasi Sergap di Aula Makodim 0821 Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - untuk memenuhi target penyerapan gabah sebagai cadangan beras nasional serta melakukan evaluasi kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) selama panen raya yang rencananya akan berlangsung pada bulan April hingga Mei tahun ini di Kabupaten Lumajang, Kodim 0821 Lumajang mengundang para pengusaha penggilingan padi se-Kabupaten Lumajang untuk berkoordinasi, Kamis (27/4) siang.</p> <p>Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Imam Purnomo Hadi, S.IP. Selain itu turut hadir pula Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan RI Ir. Mulyadi, Wakasub Divre Bulog Probolinggo, Satgas Sergap Kodim 0821/Lmj, serta para Pemilik/pengusaha Penggilingan Padi mitra Bulog se-Kabupaten Lumajang.</p> <p>Dandim 0821 Lumajang dalam sambutannya mengatakan bahwa cadangan pangan Nasional di Indonesia tergantung pada wilayah Jatim. Kalau Tentara setiap dapat perintah pasti langsung dilaksanakan tanpa ada mengeluh dan beralasan serta tidak pernah mengkambing hitamkan setiap permasalahan ke orang lain. “Jadi kita yang tinggal di wilayah Jatim mau tidak mau harus mendukung program tersebut,” katanya.</p> <p>Target luas tanam yang dilakukan bersama-sama antara Kodim 0821 dengan Distan Lumajang sudah bisa melebihi target hingga 116 persen. Pihaknya tiap hari sudah malaksanakan pendataan terkait dengan serap gabah petani. “Tujuan kami disini adalah untuk mencari solusi terkait kendala2 yang kita hadapi sehingga target kita bisa optimal,” ujar Imam Purnomo Hadi.</p> <p>Dandim 0821 mengakui jika pihaknya selaku yang bertanggung jawab dengan giat pendampingan ini sudah berupaya melaksanakan tugas dengan maksimal. “Kami sudah kerahkan para Danramil dan Babinsa untk bekerja dengan sekuat tenaga kami agar target serapan gabah bisa terpenuhi,” imbuhnya.</p> <p>Untuk itu mari kita cari solusi untuk memecahkan sumber permasalahan atau kendala turunnya serapan gabah di Lumajang. “Jika forum ini terlalu terbuka maka kami persilahkan membahas permasalahan ini secara tertutup di ruang kerja kami,” pinta Dandim 0821.</p> <p>Usai penyampaian materi oleh petugas dari Kementan RI dan dari Bulog Probolinggo, kegiatan dilanjutkan dengan rapat tertutup diruang Dandim 0821 Lumajang bersama para pengusaha penggilingan padi serta para pejabat terkait. (ww)</p>

    "> Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pen...
  • "> Untuk Mensinkronkan Program Kerja, Kodim 082...
  • "> PT. Wardah Tour & Travel Kembali Berangkatka...
  • "> Pengukuhan FKUB, Bupati Minta Kerukunan Hidu...
  • Peristiwa

    Mendekatkan Jarak Pengiriman, PG. KTM Lamongan Akan Bangun Transitmen Tebu Di Lumajang (7)

    Sabtu, 28 Mei 2016
    Mendekatkan Jarak Pengiriman, PG. KTM Lamongan Akan Bangun Transitmen Tebu Di Lumajang (7) <strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:308px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Adi Prasongko, Advisor PG. Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan Jawa Timur</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pabrik Gula (PG) Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan tampaknya sangat serius dalam memberikan kemudahan bagi para petani tebu di Lumajang. Selain transparansi penentuan rendemen yang dikerjakan secara robotik dan berbasis teknologi tinggi, PG. KTM memastikan tebu petani akan dihitung dengan sistem core sampling sehingga setiap tebu yang masuk ke PG. KTM dapat ditentukan diawal besaran rendemennya dengan sistem pembayaran seminggu dua kali. <p>Advisor PG. KTM, <strong>Adi Prasongko</strong>, hari ini, Kamis (26/5) di Lumajang mengatakan, begitu tebu masuk dipabriknya akan dilakukan penghitungan secara robotik dengan memasukkan bor kedalam muatan tebu, dan saaat itu juga petani langsung mengetahui besaran rendemennya. Sedangkan dalam hal pembayaran, PG. KTM memberikan peluang beli putus, yakni membayar tebu yang diterima PG. KTM dua hari setelah tebu masuk. Dengan demikian akan memangkas proses pencairan dana, dimana biasanya harus dilakukan penggilingan dulu, ditentukan rendemennya, dan pembayarannya dilakukan setelah lelang gula.</p> <p>“Kami akan melakukan kontrak beli putus dengan petani mas. Jadi begitu tebu masuk kepada kami, langsung kita tentukan rendemennya dan dua hari kemudian kami langsung akan bayarkan melalui transver kepada rekening petani. Kami sederhanakan proses itu agar tidak rumit dan berbelit-belit mas,” kata Adi Prasongko.</p> <p>Dengan peralatan yang dimiliki oleh PG. KTM menurut Adi Prasongko, sangat mungkin petani memiliki keuntungan lebih, karena peralatan yang ada dipabrik ini lebih menekankan kepada maksimalisasi ekstraksi dari tebu ke nira tebu, serta efisiensi tinggi karena peralatan yang digunakan dihadirkan dari tiga negara yang dikenal sangat mumpuni dalam pembuatan pabrik gula.</p> <p>“PG. KTM menggunakan pabrik buatan Thailand yang kita kenal sangat efisien dalam ektraksi tebu menjadi gula, sedangkan sistem electrical dan komputerisasi disupport dari Jerman, kemudian untuk turbin kita datangkan dari Jepang. Semuanya baru mas, jadi kami tidak ada kekhawatiran akan ada masalah dengan sistem kerja pabrik kami. Tetapi yang lebih penting dari itu semua adalah keterbukaan dalam manajemen kami, sehingga petani bisa melihat sendiri proses penentuan rendemen serta kemudahan dalam pembayaran,” kata Adi Prasongko lagi.</p> <p>Ketika ditanya tentang kemampuan pabriknya dalam menggiling tebu, Adi Prasongko menyebut pabriknya memiliki kemampuan giling 120 ribu kwintal perhari. Kemampuan ini kabarnya hampir dua kali lebih besar dibandingkan dengan PG. Jatiroto yang selama ini menjadi jujukan petani Lumajanng. “Ton Cane Day (TCD) kita 120 mas,' jelas Adi Prasongko.</p> <p>Sementara itu H. Didik Purwanto, salah seorang petani Lumajang menyatakan, pihaknya bersama sejumlah petani lainnya sangat antusias untuk bekerjasama dengan PG. KTM karena memang tawarannya cukup menarik. “Kita semua cari untung mas, dan untuk mendapatkan hasil kita menunggu satu tahun, jadi kemungkinan besar akan banyak petani yang akan bekerjasama dengan PG. KTM kedepannya,” kata H. Didik Purwanto.</p> <p>Giling perdana untuk tahun ini rencananya akan dibuka pada tanggal 1 juni mendatang. Penetapan tanggal 1 Juni ini menurut Dirut PG. KTM Adi Prasongko sengaja dibuat bersamaan dengan peringatan hari Lahir Pancasila, karena perusahaan ini berharap melalui usahanya dapat membentu memberikan kesejahteraan bagi petani, khususnya petani tebu.<em><strong> (fat-bersambung)</strong></em></p>

    "> Inilah Tawaran Menarik Dari PG. Kebun Tebu M...
  • "> Kelompok Rampok Sadis Ditangkap Polisi, Satu...
  • "> Selamatan Buka Giling, PG Jatiroto Targetkan...
  • "> Diterjang Ombak, Jalur Pasirian-Tempursari N...
  • Wisata Budaya

    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS

    Kamis, 14 April 2016
    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:439px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Suasana pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk meningkatkan kualitas SDM bidang kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan memberikan pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Hotel Gajah Mada Lumajang selama dua hari pada Kamis dan Jumat (7 dan 8 April 2016).</p> <p>Pelatihan yang digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM kepariwisataan kawasan Bromo Tengger Semeru ini diikuti peserta dari kawasan destinasi wisata, pelaku UKM, masyarakat adat, tokoh adat, tokoh agama,dan sejumlah wartawan dari berbagai media.</p> <p>Kegiatan ini dibuka Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang Deni Rohman AP, sekaligus menjadi narasumber pertama. Selain itu juga ada narasumber dari Kepala Bidang Fasilitasi, Sertifikasi Kompetensi Asdep Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Drs. Teguh Harisusanto M.Hum dan sejumlah narasumber yang membidangi masalah kepariwisataan.</p> <p>Usai menyampaikan materi, Teguh Harisusanto kepada sejumlah wartawan mengatakan kegiatan pelatihan ini dilakukan di 34 propinsi se-Indonesia. Untuk di Jawa Timur sudah dilakukan di Banyuwangi, Probolinggo dan Tulungangung. “Dan sekarang disini,” katanya.</p> <p>Kegiatan ini dilakukan disini, karena obyek wisata di Lumajang masuk dalam 10 destinasi obyek wisata yang menjadi prioritas nasional, yaitu adanya wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Untuk mensukseskan program prioritas nasional itu pihaknya akan mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dengan memberikan pelatihan-pelatihan. “Agar ketika BTS ini menjadi potensi wisata yang sangat menarik dan melebih daerah-daerah lain, otomatis semuanya sudah siap,” ungkapnya.</p> <p>Kegiatan saat ini sifatnya pelatihan dasar, nantinya ada pelatihan lanjutan kepariwisataan yang akan dikhususkan pada tenaga-tenaga kerja dibidang kepariwisataan, sehingga SDM dibidang ini benar-benar kompeten dan siap melayani wisatawan.</p> <p>“Untuk pelatihan tenaga kerja khusus bidang kepariwisataan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata, misalnya pemandu wisata, pegawai hotel, biro-biro perjalanan wisata dan sebagainya yang berkaitan dengan kepariwisataan, ini yang dimaksud tenaga kerja langsung. Untuk yang tidak langsung disesuaikan dengan leading sektornya masing-masing,” ujar Teguh Harisusanto.</p> <p>Sementara itu Deni Rohman AP, Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang mengaku akan terus berupaya mengembangkan SDM kepariwisataan di Lumajang. Pihaknya mempunyai target 5 tahun kedepan Lumajang akan menjadi daerah yang wajib dikunjungi obyek wisatanya. “Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatunya mas, termasuk pelatihan SDM ini,” ungkapnya. (ww)</p>

    "> Tingkatkan SDM Kepariwisataan, Disbudpar Gel...
  • "> Dinas Pariwisata Menggelar Diskusi Santai De...
  • "> Pembuatan Film “Runtuhnya Kerajaan Lamajan...
  • "> Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Warda...
  • Para aktifis LSM MPPMT ketika menggelar orasiPara aktifis LSM MPPMT ketika menggelar orasiWartalumajang.com - Dalam rangka memperingati hari Purbakala yang jatuh tepat pada 14 Juni, sekaligus sebagai bentuk keprihatinan para pencinta benda purbakala terhadap ketidakpedulian pemerintah pada benda-benda peninggalan jaman kerajaan Majapahit yang ada di Lumajang hari ini, Jumat (14/6), LSM Masyarakat Peduli Peninggalan Majapahit Timur (MPPMT) menggelar orasi di Tugu Adipura.

    Pantauan media ini nampak puluhan aktifias LSM MPPMT datang sekitar pukul 08.00 Wib menggelar orasi di perempatan Adipura. Setelah berorasi, aksi tersebut dilanjutkan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP).

    Didepan tugu Adipura, puluhan aktifis MPPMT membentangkan spanduk seruan penyelamatan situs biting. Situs yang konon adalah peninggalan Majapahit pada era kepemimpinan Arya Wiraraja.

    Kepada pengguna jalan, para aktifis membagi-bagikan pampfet dan bunga. Tak pelak aksi tersebut mengundang perhatian dari para pengguna jalan pagi itu. “Kita ingin selamatkan situs biting dari kehancuran,” kata salah satu aktifis dalam orasinya.

    Isi pamflet yang disebar kepada para pengguna jalan tertulis, jika aksi tersebut adalah aksi solidaritas Indonesia untuk situs biting. Yang menyatakan jika peninggalan maha dasyat telah dihancurkan.

    Tiga peninggalan itu antara ;ain, Kraton Lamajang dan benteng terbesar di Indonesia, Peninggalan Arya Wiraraja (Putra asli Lumajang) dan peninggalan Sayyid Abdurahman penyebar agama Islam pertama di Lumajang.

    Usai menggelar orasi, para aktifis peduli sejarah ini melanjutkan aksinya dengan acara tabur bungan di TMP. Aksi ini dilakukan untuk mengenang perjuangan para pejuang yang ada di Lumajang. “Ini juga bagian dari aksi kita,” kata Istiana, salah satu aktifis.

    Sebelum melakukan aksi tabur bunga, para aktifis ini sebelumnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan do’a bersama. Bahkan baliho kembali dibentangkan oleh mereka tepat di depan pintu masuk TMP.

    Mansur Hidayat, Ketua MPPMT kepada wartawan mengatakan hari ini pihaknya menyebar 1000 pamflet yang telah dipersipkan untuk dibagikan ke masyarakat. Langkah yang lain nantinya ia akan beraudensi dengan pemerintah dan DPRD. Juga akan disertai dengan seruan moral, solidaritas Indonesia untuk situs Biting.

    MPPMT juga akan menggalang aksi tanda tangan. Targetnya ialah menggalang 100.000 tanda tangan untuk situs Biting. “Tidak hanya orang Lumajang, juga orang-orang dari luar Lumajang seperti Jakarta, Jember, Surabaya, Malang, dan sebagainya,” kata Mansur Hidayat.

    Web Designer