Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Langgar Larangan Parkir, 1 Motor Plat Merah dan 1 Ambulance Desa Dikemposi
Rabu, 26 November 2014 17:49 WIB
Wartalumajang.com – Sudah berkali-kali diberi peringatan bahkan sosialisasi juga sudah dilakukan dalam waktu lama baik dengan lisan maupun pemasangan banner dilokasi-lokasi larangan parkir nampaknya tidak membuat masyarakat sadar akan kesalahannya, masih saja banyak masyarakat yang melanggar lara...
2 Pelaku Curas Ditangkap Polisi
Rabu, 26 November 2014, 17:42 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Petugas gabungan Sat Reskrim dan Sat Intel Polres Lumajang, berhasil meringkus 2 pelaku dari tiga pe [ ... ]

Potensi Bencana Di Lumajang Paling Lengkap
Selasa, 25 November 2014, 18:39 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Lumajang Ribowo menilai, potensi bencana di L [ ... ]

Tingkatkan Kualitas Anggota, Polres Gelar Latihan Anti Bondet
Selasa, 25 November 2014, 18:32 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk meningkatkan kualitas diri anggota Polres Lumajang dilapangan saat melakukan upaya penegakka [ ... ]

Dukung Ops Zebra, Kodim 0821 Periksa Kelengkapan Kendaraan Anggota
Selasa, 25 November 2014, 18:14 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk mendukung Operasi Zebra 2014 yang akan digelar secara nasional oleh Polri mulai 26 Nopember  [ ... ]

Sabtu, 15 November 2014 06:51
Lumajang Rawan Bondet, Siapa Pembuatnya ?
Wartalumajang.com – Dalam sepekan terakhir tindak kejahatan yang terjadi di Lumajang diketehui menggunakan bondet. Yang pertama di wilayah Kecamatan Klakah, seorang anggota polisi harus kehilangan jarinya ketika berusaha mengama...

Aspirasi

Jumat, 07 November 2014 08:26
Sjahrazad Masdar, Dua Periode, Dua Kali Pula Di PLT
Wartalumajang.com – Dalam dua kali masa jabatan Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar, dua kali pula harus di PLT karena berhadapan dengan dua masalah ya...

Birokrasi

Potensi Bencana Di Lumajang Paling Lengkap

Selasa, 25 November 2014
Potensi Bencana Di Lumajang Paling Lengkap <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pemeriksaan kelengkapan kendaraan anggota oleh Dandim 0821 Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk mendukung Operasi Zebra 2014 yang akan digelar secara nasional oleh Polri mulai 26 Nopember hingga 9 Desember nanti, Kodim 0821 Lumajang melalui petugas provost melakukan pemeriksaan kelengkapan sepeda motor milik seluruh personil TNI baik itu kendaraan dinas dinas maupun pribadi.</p> <p>Pemeriksaan kelengkapan kendaraan yang dilaksanakan di halaman Makodim 0821 Lumajang dipimpin langsung oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Akhyari, pemeriksaan ini berlaku bagi seluruh personil TNI yang berada dibawah kewenangan Kodim 0821.</p> <p>Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Akhyari saat diwawancarai sejumlah media menjelaskan, sebenarnya giat pemeriksaan sepeda motor dinas maupun pribadi milik personil TNI sudah rutin dilakukan jajarannya minimal satu bulan sekali baik itu di Makodim maupun di masing-masing Koramil.</p> <p>“Kami periksa semua kelengkapan sepeda motor mulai dari fungsi bel, lampu depan, lampu rem, sign, kaca spion serta plat nomor kendaraan. Apabila ditemukan ada yang tidak berfungsi dengan baik atau tidak ada yang terpasang, maka kami akan memberikan teguran keras untuk segera diperbaikinya,” kata Akhyari.</p> <p>Tidak hanya itu, dirinya dibantu sejumlah provost juga melakukan pemeriksaan terhadap KTA, SIM, serta STNK kendaraan anggota. Jika ditemukan SIM milik anggota mati atau pajak kendaraan mati. Pihaknya akan melakukan tindakan dalam bentuk peringatan keras.</p> <p>Masih kata Dandim 0821 Lumajang, pemeriksaan kelengkapan sepeda motor semua personil TNI di wilayah Lumajang sengaja dilakukan menjelang Ops Zebra 2014, dengan tujuan meminimalisir personil TNI yang melakukan pelanggaran lalu lintas.</p> <p>“Pemeriksaan secara serentak ini merupakan salah satu bukti bahwa Kodim 0821 Lumajang mendukung penuh terhadap Operasi Zebra 2014 yang dilaksanakan oleh Mapolres Lumajang yang dijadwalkan mulai tanggal 26 November hingga 9 Desember 2014 mendatang,” pungkas Akhyari.</p>
"> Dukung Ops Zebra, Kodim 0821 Periksa Kelengk...
  • "> Memasuki Musim Hujan, BPBD Lumajang Waspadai...
  • "> Amankan Kenaikan BBM, Polres Adakan PAM Gabu...
  • "> Calon Tunggal Direktur Tak Lolos, Jabatan Di...

    Hukum

    Jaksa Akan Segera Eksekusi Sulsum dan Hadi Khomsari

    Jumat, 21 November 2014
    Jaksa Akan Segera Eksekusi Sulsum dan Hadi Khomsari <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:776px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah senjata yang digunakan AR</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Dipicu rasa cemburu yang meledak-ledak, AR (23) warga Dusun Gondang RT 001 RW 010, Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, nekat melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata Air Sopft Gun terhadap HS warga Jalan bengawan Solo Lumajang. Untung penyerangan tersebut hanya mengenai kaca mobil jenis Suzuki Ertiga. Kendati demikian AR menyatakan penyesalannya telah melakukan penyerangan tersebut dan meminta maaf. Namun tetap saja, masalah ini harus ditangi aparat kepolisian di Polres</p> <p>Menurut Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab, ketika menggelar jumpa pers yang berlangsung di halaman Mapolres Lumajang pada Senin (17/11), penyerangan ini dipicu oleh kecemburuan AR karena perempuan yang baru dikenalnya dibawa oleh HS. Karena dibakar api cemburu itulah AR akhirnya mengajak temannya untuk melakukan penyerangan terhadap HS. sekira pukul 09.00 Wib kemarin pagi.</p> <p>“Pelaku marah dan nekat melakukan hal yang bodoh itu karena cewek yang baru dikenalnya, tiba-tiba dibawa korban. Korban sakit hati kemudian mengejarnya dan menyerang korban dengan menggunakan senjata angin jenis Air Soft Gun. Untung terkena kaca pintunya mas,” kata Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab</p> <p>Kompol Iswahab juga menjelaskan saat melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap mobil milik korban, pelaku mengaku tidak sendirian. Melainkan dbantu oleh seorang teman karibnya bernama Abdul Siman (25), warga Dusun Sumber Gebang, Desa Merakan, Kecamatan Padang.</p> <p>Ditanya apakah rekan pelaku bernama Abdul Siman juga akan ditangkap? Dengan tegas Kompol Iswahab mengatakan, sampai saat ini Tim Resmob Polres Lumajang masih terus melakukan pengejaran terhadap Abdul Siman.”Insya Allah dalam waktu dekat dia tertangkap, apalagi identitas juga keberadaannya sudah terkepung mas,” jelas Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab.</p> <p> </p>
    "> Dipicu Soal Perempuan, Rusak Mobil Pakai Air...
  • "> Hilangkan Senpi, Anggota Wajib Ganti 10 Kali...
  • "> Kasus Koperasi Wirabhakti Tinggal Penetapan ...
  • "> Menunggu Kesungguhan Aparat Hukum Menuntaska...

    Politik

    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku”

    Selasa, 02 September 2014
    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku” <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:345px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sjahrazad Masdar, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untuk menjalankan roda partai sampai bupati benar-benar sembuh.</p> <p>Kabar tentang penugasan untuk mengendalikan organisasi ini juga dibenarkan oleh Samsul Huda selaku penerima tugas tersebut. Ketika ditemui media ini sehari sebelum pelantikan DPRD, Samsul mengaku jika dirinya memang diminta untuk mengendalikan organisasi Partai Demokrat. “Sifatnya hanya tugas untuk mengendalikan organisasi, karena memang ada beberapa moment dimana Partai Demokrat harus hadir. Jadi tugas untuk mengendalikan organisasi saja,” kata Samsul Huda.</p> <p>Samsul menyangkal kalau dirinya ditunjuk sebegai pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, Samsul mengaku bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengendalikan organisasi tersebut dalam bentuk surat tugas dari Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Sjahrazad Masdar kepada dirinya selaku Wakil Ketua II. “Hanya surat tugas saja dari ketua kepada wakil ketua II untuk mengendalikan organsisasi,” kata Samsul.</p> <p>Sementara disisi lain berhembus kabar bahwa pemberian surat tugas tidak melalui forum resmi dalam pleno pengurus DPC Demokrat Lumajang. Seharusnya pemberian surat tugas seperti itu harus diputuskan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Lumajang.</p> <p>Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Lumajang, Moch. Sofi ketika dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu soal surat tugas tersebut. “Saya ndak tahu mas, malah saya baru dengar dari saudara sekarang ini,” kata Sofi yang kami temui setelah acara pelantikan DPRD Lumajang, Kamis (21/8).</p>
    "> Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokra...
  • "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...

    Aneka Rupa

    Jual Rujak Keliling, Gerobaknya Isuzu Panther

    Selasa, 25 November 2014
    Jual Rujak Keliling, Gerobaknya Isuzu Panther <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Fariha Mariroh Dengan Piagam Penghargaan dari Kerjunas</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Setelah menjadi jauara dalam Kejurda Catur tingkat Jawa Timur beberapa waktu lalu, Fariha Mariroh, pecatur muda asal Lumajang terus menorehkan prestasinya. Kali ini Fariro yang masih tercatat siswa di SMAn 2 Lumajang berhasil meraih medali emas dalam Kejurnas yang digelar PB. Percasi di Makasar. Perjuangan Fariha akhirnya membuahkan hasil setelah berhasil menumbangkan pecatur andalan asal Kalimantan Utara Qolbia Fitri yang merupakan juara tahun lalu pada event Kejurnas.</p> <p>Keberhasilan Fariha Mariro menjadi kebanggaan bagi Lumajang, karena selama ini dalam event Kejurnas Lumajang selalu gagal meraih juara. Dalam event Kejurnas ini Fariha mewakili Propinsi Jawa Timur bersama sejumlah pecatur lainnya yang juga mewakili Jawa Timur. Perwakilan Jawa Timur ini diambil dari Kejurda Catur yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.</p> <p>Dengan keberhasilan Fariha ini maka tinggal selangkah lagi Fariha akan segera menjadi wakil Indonesia diperhelatan internasional untuk kelas Junir Putri. Rencananya dalam waktu dekat ini Fariha akan diberangkan ke Vietnam untuk sebuah kejuaraan catur tingkat Negara-negara anggota ASEAN.</p> <p>“Saya belum tahu kapan pak, tapi katanya dalam waktu dekat ini aka nada event catur tingkat ASEAN yang akan diselenggarakan di Vietnam. Selama ini saya memang ingin bertanding keluar negeri pak,” kata Fariha ketika ditemui media ini dikediamnnya di jalan MT. Haryono Lumajang.</p> <p>Menandai keberhasilan ini, senin sore (24/11) sejumlah pengurus PERCASI Lumajang berkumpul dirumah Fariha untuk sebuah acara syukuran kecil atas keberhasilan ini. “Kami sangat bangga dengan prerstasi ini karena ini untuk pertama kalinya atlit catur Lumajang berhasil menjadi juara dalam Kejurnas. Karenanya kami sangat ingin prestasi Fariha ini menjadi motivasi bagi pecatur lainnya di Lumajang,” kata H. Herman Affandi, Ketua Percasi Lumajang.</p> <p>Dalam event Kejurnas yang berlangsung di Makasar ini Jawa Timur juga mengirim beberapa atlir catur lainnya yang berasal dari Lumajang. Namun kedua atlit lainnya gagal meraih prestasi pucak. M. Agus Kurniawan dan Ega dwi Jayanti berhasil masuk dalam peringkat 4 nasional dikelasnya masing-masing.</p> <p> </p>
    "> Fariha Mariro, Pecatur Junior Lumajang, Raih...
  • "> Pedagang JLT Tetap Bertahan Berjualan, Walau...
  • "> H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai ...
  • "> Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi I...

    Peristiwa

    Langgar Larangan Parkir, 1 Motor Plat Merah dan 1 Ambulance Desa Dikemposi

    Rabu, 26 November 2014
    Langgar Larangan Parkir, 1 Motor Plat Merah dan 1 Ambulance Desa Dikemposi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kapolres (tengah) dan Wakapolres Lumajang menunjukkan barang bukti yang ditemukan dilokasi penangkapan</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Petugas gabungan Sat Reskrim dan Sat Intel Polres Lumajang, berhasil meringkus 2 pelaku dari tiga pelaku aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) TKP Gladak Perak Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.</p> <p>Dua pelaku masing-masing bernama Nurul Anam (19), Hariadi (23), keduanya warga RT 02 RW 04, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Sedang satu pelaku lagi bernama Zainul (20), warga Desa Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, masih dalam pengejaran petugas.</p> <p>Sejumlah Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan petugas diantaranya sebuah tas warna coklat berisi kartu ATM Bank BRI, STNK Yamaha Vega serta 1 unit Honda Beat warna hitam Nopol N-6072-LR, selanjutnya kedua pelaku langsung diboyong ke Mapolres Lumajang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p> <p>Kapolres Lumajang AKBP Singgamata dalam jumpa pers mengatakan, tertangkapnya kedua pelaku curas itu berawal dari laporan korban bernama Misti (51), warga Dusun Kebon Senen RT 17 RW 04, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, yang dalam laporannya jika tas korban dirampas oleh pelaku saat melintas di gladak perak.</p> <p>Berangkat dari laporan korban itulah, Polres Lumajang melalui Sat Intel dan Sat Reskrim terus melakukan penyelidikan di lapangan. Dalam proses penyelidikan, petugas kepergok dengan Nurul Anam dan Hariadi.</p> <p>Tak mau orang yang diburunya kabur, petugas langsung menangkapnya. Saat dimintai keterangan oleh penyidik, kedua pelaku kompak mengakui semua perbuatannya. ”Kami bertiga seringkali melakukan aksi perampasan di sekitaran gladak perak, Sumberwuluh juga di Oro-oro Ombo. Misti adalah korban terakhir dan langsung tertangkap ini,” cerita pelaku kepada petugas.</p> <p>Usai dimintai keterangan, kedua pelaku langsung dijebloskan kedalam kamar tahanan Mapolres Lumajang. ”2 pelaku ini dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian kekerasan (Curas) diancam hukuman 9 tahun penjara. Ditanya bagaimana dengan pelaku bernama Zainul, saya pastikan dalam waktu tidak lama Sat Reskrim atau Sat Intel segera menangkapnya. Tersangka lain saat ini masih dalam pengejaran mas,” pungkas Singgamata.</p>
    "> 2 Pelaku Curas Ditangkap Polisi...
  • "> Tingkatkan Kualitas Anggota, Polres Gelar La...
  • "> Tangkap Penadah Motor Curian, Polisi Dihadan...
  • "> PT. IMMS Tidak Bertanggungjawab Jika Ada Pen...

    Wisata Budaya

    Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan Lahan Dekat Situs Biting

    Selasa, 18 November 2014
    Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan Lahan Dekat Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:392px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah salah satu ruas jalan menuju B29 yang mulai rusak</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Puncak B29 yang diperkenalkan secara gencar oleh Pemkab Lumajang belum disertai dengan perawatan jalan yang memadai. Bahkan jalan satu-satunya yang melalui desa Argosari mulai terkelupas karena gerusan air hujan. Ditengah terus turunnya hujan pada bulan desember mendatang, dikhawatirkan akses jalan tersebut kian menghambat menuju kelokasi wisata eksotik ini.</p> <p>“Saya akhirnya harus kembali mas ketika kemarin hujan turun sangat deras. Disamping memang karena hujannya sangat deras, jalan yang kami lalui kami perkirakan akan mempersulit langkah kami menuju keasana,” kata Udin, salah seorang reporter media online yang membawa teman-temannya untuk melihat eloknya puncak B29.</p> <p>Pada ruas jalan di Desa Argosari ini misalnya, kini sudah terdapat beberapa titik jalan yang aspalnya mulai mengelupas. Bahkan dibeberapa titik mulai membuat kubangan ditengah jalan ketika turun hujan. “Saya khawatir karena hujan turun terus menerus, jalanan ini akan semakin rusak dan makin mempersulit wisawatan yang akan menuju ke B29,” kata salah seorang warga disana.</p> <p>Hingga saat ini sudah terdapat lebih dari 20 titik pada ruas jalan ini yang mengalami kerusakan dan berpotensi kerusakannya makin parah. Bahkan salah seorang wisatawan yang hendak menuju ke B29 sempat memberikan sarannya, agar Pemkab Lumajang mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kerusakan jalan ini. Jika tidak dikhawatirkan puncak B29 ini akan semakin sulit untuk diakses melalui Lumajang.</p> <p> </p>
    "> Digerus Air Hujan, Akses Ke B29 Mulai Dihamb...
  • "> Ribuan Pengunjung Kunjungi Pameran Museum Si...
  • "> Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi...
  • "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...

    Para aktifis LSM MPPMT ketika menggelar orasiPara aktifis LSM MPPMT ketika menggelar orasiWartalumajang.com - Dalam rangka memperingati hari Purbakala yang jatuh tepat pada 14 Juni, sekaligus sebagai bentuk keprihatinan para pencinta benda purbakala terhadap ketidakpedulian pemerintah pada benda-benda peninggalan jaman kerajaan Majapahit yang ada di Lumajang hari ini, Jumat (14/6), LSM Masyarakat Peduli Peninggalan Majapahit Timur (MPPMT) menggelar orasi di Tugu Adipura.

    Pantauan media ini nampak puluhan aktifias LSM MPPMT datang sekitar pukul 08.00 Wib menggelar orasi di perempatan Adipura. Setelah berorasi, aksi tersebut dilanjutkan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP).

    Didepan tugu Adipura, puluhan aktifis MPPMT membentangkan spanduk seruan penyelamatan situs biting. Situs yang konon adalah peninggalan Majapahit pada era kepemimpinan Arya Wiraraja.

    Kepada pengguna jalan, para aktifis membagi-bagikan pampfet dan bunga. Tak pelak aksi tersebut mengundang perhatian dari para pengguna jalan pagi itu. “Kita ingin selamatkan situs biting dari kehancuran,” kata salah satu aktifis dalam orasinya.

    Isi pamflet yang disebar kepada para pengguna jalan tertulis, jika aksi tersebut adalah aksi solidaritas Indonesia untuk situs biting. Yang menyatakan jika peninggalan maha dasyat telah dihancurkan.

    Tiga peninggalan itu antara ;ain, Kraton Lamajang dan benteng terbesar di Indonesia, Peninggalan Arya Wiraraja (Putra asli Lumajang) dan peninggalan Sayyid Abdurahman penyebar agama Islam pertama di Lumajang.

    Usai menggelar orasi, para aktifis peduli sejarah ini melanjutkan aksinya dengan acara tabur bungan di TMP. Aksi ini dilakukan untuk mengenang perjuangan para pejuang yang ada di Lumajang. “Ini juga bagian dari aksi kita,” kata Istiana, salah satu aktifis.

    Sebelum melakukan aksi tabur bunga, para aktifis ini sebelumnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan do’a bersama. Bahkan baliho kembali dibentangkan oleh mereka tepat di depan pintu masuk TMP.

    Mansur Hidayat, Ketua MPPMT kepada wartawan mengatakan hari ini pihaknya menyebar 1000 pamflet yang telah dipersipkan untuk dibagikan ke masyarakat. Langkah yang lain nantinya ia akan beraudensi dengan pemerintah dan DPRD. Juga akan disertai dengan seruan moral, solidaritas Indonesia untuk situs Biting.

    MPPMT juga akan menggalang aksi tanda tangan. Targetnya ialah menggalang 100.000 tanda tangan untuk situs Biting. “Tidak hanya orang Lumajang, juga orang-orang dari luar Lumajang seperti Jakarta, Jember, Surabaya, Malang, dan sebagainya,” kata Mansur Hidayat.

    Web Designer