Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Sabtu Besok, Gelaran Catur Wisata Akan Digelar PERCASI Lumajang
Jumat, 19 Desember 2014 20:37 WIB
Wartalumajang.com – Sebagai bagian dari upaya pembinaan cabang olahraga catur di Lumajang, Sabtu (20/12) besok sebuah turnament catur akan digelar di Kawasan Wisata Ranu Klakah dengan Tajuk Catur Wisata Lumajang. Disamping sebagai bagian dari usaha pembinaan, melalui event ini diharapkan Percasi L...
Gagal Membunuh Dengan Bondet, OTD Bacok Korban Dengan Sajam
Jumat, 19 Desember 2014, 18:43 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Aksi pembunhan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini., korbannya adalah S [ ... ]

Bawa Senjata Tajam, Ternyata Pakai Motor Curian Juga
Jumat, 19 Desember 2014, 13:13 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya akan terjatuh juga. Ungkapan ini mungkin pas bagi Mansur ( [ ... ]

Yogi Mantovani, Protolan Siswa SMAN Pasirian Bacok Kepsek
Kamis, 18 Desember 2014, 16:53 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Karena selalu disalahkan atas kejadian pemecahan kaca di SMAN Pasirian, Yogi Mantovani warga De [ ... ]

Khawatir Terjangan Puting Beliung, Pohon Didalam Kota Dipangkas
Kamis, 18 Desember 2014, 15:49 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Karena khawatir terjadi terjangan putting beliung atau angin kencang lainnya, pepohonan yang ada d [ ... ]

Sabtu, 15 November 2014 06:51
Lumajang Rawan Bondet, Siapa Pembuatnya ?
Wartalumajang.com – Dalam sepekan terakhir tindak kejahatan yang terjadi di Lumajang diketehui menggunakan bondet. Yang pertama di wilayah Kecamatan Klakah, seorang anggota polisi harus kehilangan jarinya ketika berusaha mengama...

Aspirasi

Jumat, 07 November 2014 08:26
Sjahrazad Masdar, Dua Periode, Dua Kali Pula Di PLT
Wartalumajang.com – Dalam dua kali masa jabatan Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar, dua kali pula harus di PLT karena berhadapan dengan dua masalah ya...

Birokrasi

Khawatir Terjangan Puting Beliung, Pohon Didalam Kota Dipangkas

Kamis, 18 Desember 2014
Khawatir Terjangan Puting Beliung, Pohon Didalam Kota Dipangkas   <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Plt.Bupati Lumajang As'at Malik</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Ada yang berbeda dalam pidato Plt. Bupati Lumajang Drs. As’at Malik ketika menyampaikan sambutan pada acara Sendratari Kolosal yang berlangsung minggu (14/12) malam di Alun-Alun Lumajang. Dalam sambutan ini As’at Malik menyampaikan semuanya dalam bentuk Parikan (pantun) dengan gaya Jula-Juli Suroboyoan yang diiringi langsung oleh Gamelan yang dihadirkan dalam acara sendratari kolosal ini. Tampil bersama dengan istrinya, As’at Malik secara bergantian menyampaikan pantun sebagaimana kebiasaannya dalam memberikan sambutan pada acara apapun.</p> <p>Namun ada hal yang lebih menarik diantara sekian parikannya. Salah satunya ada yang bernada agak tinggi bahkan terkesan agak “marah”. Namun ketika dikonfirmasi soal hal ini As’at Malik menyatakan bahwa parikannya tersebut untuk seluruh masyarakat Lumajang agar berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Lumajang.</p> <p>“Jeruk Purut digawe sambel, Lek kakean Sambel loro wetenge. Ayo Nurut ojok memel. Lek memel dowo urusane,” kata As’at Malik yang disambut tepuk tangan para hadirin yang menyaksikan acara sendratari kolosal ini.</p> <p>Usai acara Sendratari kami yang mencoba mengkonfirmasi soal pantunnya yang bernada ancaman itu Wabup menyangkal bahwa pantunnya diperuntukkan bagi PNS yang <em><strong>“nyrimpeti”</strong></em> tugasnya. As’at Malik juga menyangkal bahwa pantun bernada agak beda dari biasanya tersebut diperuntukkan bagi perorangan yang ada di Pemkab Lumajang.</p> <p>“Semua itu kalau sembrono ruwet memang. Bukan untuk pegawai di Pemkab. Saya hanya mengikuti iramanya teman-teman ya. Ini untuk semua masyarakat Lumajang.Tapi kalau memang ada pegawai yang salah, ya memang kewajiban saya untuk mengingatkan,” kata As’at Malik.</p> <p>Sambutan bernada seperti ini memang baru pertama kalinya disampaikan oleh As’at Malik. Sebelumntya biasanya datar-datar saja. Namun entah kenapa tadi malam As’at Malik menyampaikan pantun yang bernada agak berbeda tersebut. Bahkan untuk yang bernada berbeda tersebut sempat diulang dua kali dan dilanjutkan dengan pantun lainnya yang isinya tidak jauh berbeda. “Sekolah numpak jaran. Ojok Kakean Pola, ben di saakeni pengeran,” kata As’at kemudian.</p> <p>Tidak diperoleh penjelasan siapakah sebenarnya disebut<em><strong> “kakean polah”</strong></em> (banyak tingkah=red) dalam sambutan Harjalu tersebut. As’at Malik hanya menyebut bahwa semua itu berlaku umum bagi siapapun dalam membangun Kabupaten Lumajang menuju arah yang lebih baik.(Fat)</p>
"> Plt Bupati Drs. As’at Malik : Ayo Nurut Oj...
  • "> Wabup : Birokrat Harus Berpikir Seperti Nega...
  • "> Pertemuan Warga Kalidilem Dengan Eksekutif d...
  • "> Terlanjur Kontrak, Pemkab Tetap Gelar Rapat ...

    Hukum

    Ungkap Kasus Korupsi, Polsek Tekung Terima Reward

    Kamis, 18 Desember 2014
    Ungkap Kasus Korupsi, Polsek Tekung Terima Reward <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Wigit Prayitno SH, kuasa hukum P</span></span>Wartalumajang.com </strong>- Buntut penetapan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Lumajang terhadap mantan Ketua Koperasi Pegawai Negeri “Wira Bhakti “ KPRI Lumajang berinisial P yang akhir-akhir ini menjadi pembicaraan masyarakat Lumajang langsung direspon oleh Wigit Prayitno SH selaku kuasa hukum P.</p> <p>Di halaman Kejaksaan Negeri Lumajang siang ini, Kamis (11/12), sekitar pukul 10.00 Wib kepada sejumlah wartawan Wigit Prayitno SH menyampaikan, penetapan P oleh penyidik Kejaksaan Negeri Lumajang, itu belum diketahui pihaknya. Bahkan pihaknya juga belum mendapatkan penjelasan secara khusus atau secara resmi terkait hal itu dari penyidik kejaksaan.</p> <p>“Sampai saat ini kami belum menerima surat resmi terkait isu-isu itu. Kedatangan kami ke kejaksaan ini adalah untuk mengklarifikasi perihal perkembangan kasus KPRI agar semuanya bisa jelas dan tidak simpang siur,” kata Wigit, sapaan akrab pengacara asal Jember ini.</p> <p>Wigit juga menjelaskan, selama ini P sudah datang memenuhi panggilan pihak penyidik Kejaksaan Negeri Lumajang hanya sebatas dimintai keterangan. Adapun pemanggilan terakhir sekitar 25 September 2014 lalu. “Selama ini P belum pernah dipanggil sebagai saksi, pernah dipanggil hanya sebatas dimintai keterangan dalam rangka lidik (penyelidikan=red),” ungkapnya.</p> <p>Adapun kedatangannya ke Kejaksaan kali ini selain mengklarifikasi soal penetapan status P sebagai tersangka juga untuk meminta laporan kemajuan pemeriksaan kasus Koperasi Wira Bhakti. “Namun jika kejaksaan punya jadwal tersendiri mengenai kasus ini, ya itu wewenang beliau-beliau yang ada di kejaksaan,” imbuh Wigit.</p> <p>Meski demikian, pihaknya mengaku menghormati apapun keputusan yang telah ditetapkan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Lumajang. Sesuai dengan kewenangan, dirinya selaku kuasa hukum hanya sebatas mendampingi pemberi kuasa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang dan Hukum yang berlaku. “Kami percaya bahwa penyelidikan perkara dugaan penyimpangan dana Koperasi Pegawai Negeri “Wira Bhakti “ KPRI Lumajang akan dilaksanakan sebagaimana amanah undang-undang,” pungkasnya.</p> <p>Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Lumajang Adnan Sulistiyono maupun Kepala Kejaksaan Nurmahendra belum berhasil dikonfirmasi karena masih sibuk memeriksa perkara lain. “Bapak masih sibuk mas,” ujar salah seorang pegawai kejaksaan yang enggan disebutkan namanya.(ww)</p>
    "> Wigit Paryitno : Kami Belum Terima Surat Res...
  • "> Satu Lagi Mantan Pejabat Pemkab Yang Akan Di...
  • "> Akhirnya Kejaksaan Akui Satu Tersangka Dari ...
  • "> Beredar Kabar Kejaksaan Sudah Tetapkan Tersa...

    Politik

    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku”

    Selasa, 02 September 2014
    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku” <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:345px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sjahrazad Masdar, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untuk menjalankan roda partai sampai bupati benar-benar sembuh.</p> <p>Kabar tentang penugasan untuk mengendalikan organisasi ini juga dibenarkan oleh Samsul Huda selaku penerima tugas tersebut. Ketika ditemui media ini sehari sebelum pelantikan DPRD, Samsul mengaku jika dirinya memang diminta untuk mengendalikan organisasi Partai Demokrat. “Sifatnya hanya tugas untuk mengendalikan organisasi, karena memang ada beberapa moment dimana Partai Demokrat harus hadir. Jadi tugas untuk mengendalikan organisasi saja,” kata Samsul Huda.</p> <p>Samsul menyangkal kalau dirinya ditunjuk sebegai pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, Samsul mengaku bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengendalikan organisasi tersebut dalam bentuk surat tugas dari Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Sjahrazad Masdar kepada dirinya selaku Wakil Ketua II. “Hanya surat tugas saja dari ketua kepada wakil ketua II untuk mengendalikan organsisasi,” kata Samsul.</p> <p>Sementara disisi lain berhembus kabar bahwa pemberian surat tugas tidak melalui forum resmi dalam pleno pengurus DPC Demokrat Lumajang. Seharusnya pemberian surat tugas seperti itu harus diputuskan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Lumajang.</p> <p>Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Lumajang, Moch. Sofi ketika dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu soal surat tugas tersebut. “Saya ndak tahu mas, malah saya baru dengar dari saudara sekarang ini,” kata Sofi yang kami temui setelah acara pelantikan DPRD Lumajang, Kamis (21/8).</p>
    "> Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokra...
  • "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...

    Aneka Rupa

    Sabtu Besok, Gelaran Catur Wisata Akan Digelar PERCASI Lumajang

    Jumat, 19 Desember 2014
    Sabtu Besok, Gelaran Catur Wisata Akan Digelar PERCASI Lumajang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:528px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Harjalu ke 759 dengan Tema Berseri</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-759 tahun 2014 mengambil tema "Harjalu Berseri" (Bersama, Seiring dan Seirama). Untuk memeriahkannya, maka masyarakat diminta untuk memasang umbul-umbul dan lampion berlogo jaran kencak mulai tanggal 1-31 Desember 2014.</p> <p>Berikut Jadwal Resmi Harjalu 759 yang dirilis Humas Pemkab Lumajang.</p> <p><strong>1. Grass Track dan Motor Cros</strong>, Hari minggu, 23 Nopember 2014 bertempat di Sirkuit Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT).</p> <p><strong>2. Kirab Jaran Kencak</strong>, hari Senin, tanggak 1 Desember 2014, jam 9.00 wib sampai selesai, Start jalan Alun-alun Utara dan finish Jalan Ahmad Yani Lumajang (Stadion Semeru Lumajang).</p> <p><strong>3. Lomba Futsal Bupati Cup</strong>, Hari Selasa sampi Jum'at, tanggal 9-12 Desember 2014, di Amanda Sport Center (ASC) Lumajang.</p> <p><strong>4. Manaqib dan Do'a Bersama</strong>, hari Sabtu, tanggal 6 Desember 2014, tempat Pendopo Kabupaten Lumajang.</p> <p><strong>5. Lomba Al-Banjari</strong>, hari Minggu, tanggal 7 Desember 2014, jam 08.00 wib sampai selesai di Pendopo Kabupaten Lumajang.</p> <p><strong>6. Road Race</strong>, hari Minggu, tanggal 7 Desember 2014, jam 10.00 sampai selesai di jalan Gubernur Suryo (Embong Kembar) Lumajang.</p> <p><strong>7. Batik Lumajang On The Stage (BALOS) III 2014</strong>, hari Minggu, tanggal 7 Desember 2014, jam 12.00 sampai selesai di Gedung dr. Soedjono Lumajang.</p> <p><strong>8. Bhakti Sosial</strong>, hari Rabu, tanggal 10 Desember 2014, jam 09.00 wib sampai selesai di Balai Desa Tegal Bangsri, kecamatan Ranuyoso.</p> <p><strong>9. Grand Final Pemilihan Cak-Yuk Lumajang dan Penganugrahan Karya Batik Lumajang</strong>, hari Rabu, tanggal 10 Desember 2014, jam 19.00 wib sampai selesai di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Lumajang.</p> <p><strong>10. Karnaval Seni Budaya Daerah</strong>, hari Kamis, tanggal 11 Desember 2014, jam 09.00 wib sampai selesai, Start jalan Alun-alun Utara, S. Parman- PB Sudirman- Basuki Rahmat- finish Ahmad Yani (Stadion Semeru) Lumajang.</p> <p><strong>11. Jalan Sehat dan Sepeda Seha</strong>t, hari Jum'at tanggal 12 Desember 2014, start dan Finish Alun-alun Lumajang.</p> <p><strong>12. Adventur Trail B 29</strong>, hari Sabtu 13 Desember 2014, jam 06.00 wib sampai selesai di kawasan wisata B 29.</p> <p><strong>13. Jamda XII Jatim 2014 (Jambore Daerah XII CB Jawa Timur 2014)</strong>, hari Sabti-Minggu di halaman Gor Wira Bhakti Lumajang.</p> <p><strong>14. Bulan Promosi UMKM</strong>, hari Jum'at-Minggu, tanggal 12-14 Desember 2014 jam 16.00-20.00 wib di Alun-alun Timur Lumajang.</p> <p><strong>15. Istigosah</strong>, hari Jum'at, tanggal 12 Desember 2014 jam 19.00 wib sampai selesai di Pendopo Kabupaten Lumajang.</p> <p><strong>16. Loka Karya Tari Glipang Rodha</strong>t, hari Sabtu, tanggal 13 Desember 2014, jam 08.00 wib sampai selesai di Gedung Guru jalan Veteran Lumajang.</p> <p><strong>17. Lumajang Bersama</strong>, hari Sabtu, tanggal 13 Desember 2014 jam 15.00 sampai selesai di depan Bank BNI 46 jalan Alun-alun Timur Lumajang.</p> <p><strong>18. Gerak Jalan Candil (Candipuro-Lumajang)</strong>, hari Sabtu, tanggal 13 Desember 2014, jam 14.00 sampai selesai, start lapangan desa Candipuro finish Alun-alun Utara Lumajang.</p> <p><strong>19. Ziarah Rombongan</strong>, hari Minggu tanggal 14 Desember 2014 jam 07.00 sampai selesai di Makam Situs Biting desa Kutorenon.</p> <p><strong>20. Pagelaran Sendratari Kolosal "Bumi Lamajang"</strong>, hari Minggu, tanggal 14 Desember 2014, pukul 19.00 sampai selesai di Alun-alun Lumajang.</p> <p><strong>21. Prosesi Harjalu</strong>, hari Senin tanggal 15 Desember 2014 jam 09.00 sampai selesai di Pendopo Kabupaten Lumajang.</p> <p><strong>22. Festifal Tembang Tradisional</strong>, hari Jum'at tanggal 19 Desember 2014, jam 15.00 sampai selesai di halam Stadion Semeru Lumajang.</p> <p><strong>23. Lomba Modifezh 2014</strong>, hari Sabtu-Minggu tanggal 20-21 Desember 2014, jam 08.00 sampai selesai di halaman Gor Wira Bhakti Lumajang.</p> <p><strong>24. Festifal Tari Glipang Rodhat</strong>, hari Sabtu-Minggu, tanggal 20-21 Desember 2014 jam 15.00 wib sampai selesai di halaman Stadion Semeru Lumajang.</p> <p><strong>25. Drag Bike Motor</strong>, hari Minggu tanggal 21 Desember 2014, jam 10.00 wib sampai selesai di jalan Gubernur Suryo (Embong Kembar) Lumajang.</p> <p><strong>26. Penanaman 1 Milyar Pohon</strong>, hari Selasa tanggal 23 Desember 2014 jam 09.00 wib sampai selesai di lapangan desa Penanggal kecamatan Candipuro.</p> <p><strong>27. Lomba Eksebisi Balap Sepeda antara kepala SKPD, Camat dan Lura</strong>h, hari Sabtu tanggal 27 Desember 2014, jam 07.00 wib sampai selesai di Alun-alun Lumajang.</p> <p><strong>28. Harjalu Cycling 50 Km</strong>, hari Minggu, tanggal 28 Desember 2014, start finish Alun-alun utara Lumajang.</p> <p><strong>Sumber Humas Pemkab Lumajang dan Panitia Harjalu ke 759</strong></p>
    "> Inilah Rangkaian Acara Dalam Rangka Harjalu ...
  • "> Komisi D Akan Panggil Ketua KONI Soal Peruba...
  • "> Jual Rujak Keliling, Gerobaknya Isuzu Panthe...
  • "> Fariha Mariro, Pecatur Junior Lumajang, Raih...

    Peristiwa

    Gagal Membunuh Dengan Bondet, OTD Bacok Korban Dengan Sajam

    Jumat, 19 Desember 2014
    Gagal Membunuh Dengan Bondet, OTD Bacok Korban Dengan Sajam <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:250px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kedua pemuda pembawa sajam ketika diperiksa di Mapolres Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya akan terjatuh juga. Ungkapan ini mungkin pas bagi Mansur (22) dan Rendi Pratama, keduanya warga desa Ranulogong Kecamatan Randuagung yang hari ini, Jumat (19/12), ditangkap polisi di jalan Gatot Subroto Lumajang. Saat operasi, Mansur akhirnya kedapatan membawa motor tanpa surat-surat yang lengkap. Tak hanya itu, didalam tas yang dibawa Mansur juga ditemukan kunci T yang biasa digunakan untuk untuk merusak kunci kontak motor. Dasar sial, keduanya juga kedapatan membawa senjata tajam.</p> <p>Menurut keterangan polisi, sekitar pukul 11.00, terjadi penjambretan di Pasar Dawuhan Sukodono Lumajang. Akibat peristiwa ini polisi melakukan penyisiran disejumlah ruas jalan di Lumajang. Setiba di jalan Gatot Subroto, polisi mendapati dua pemuda yang tengah berbocengan dengan gelagat yang mencurigakan. Ketika didekati, Mansur yang mengemudikan kendaraan justru berusaha kabur.</p> <p>Karena kabur inilah, polisi bergerak cepat dan melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengejar Mansur yang mengendarai Yamaha Vixion dengan nomor polisi F-3952-NJ. Ketika ditanya surat-surat, Mansur tidak bisa menunjukkan yang kemudian menjadikan polisi curiga dengan buruannya.</p> <p>Ternyata tak sia-sia, dalam penggeledahan yang dilakukan polisi berhasil ditemukan sejumlah kunci T yang biasanya digunakan untuk melakukan pencurian motor dan senjata tajam. Belum diperoleh informasi lengkap tentang motor yang dibawa Mansur, namun untuk sementara Mansur mengaku membawa motornya dari Malang dan diduga kendaraan tersebut adalah motor curian.</p> <p>“Kita masih belum melakukan pemeriksaan mas, yang jelas saat dipakai yang bersangkutan tidak membawa surat-surat motor yang dibawanya. Makanya untuk sementara kita amankan dulu ke Polres Lumajang,” kata salah seorang polisi yang ikut dalam patrol ini.</p>
    "> Bawa Senjata Tajam, Ternyata Pakai Motor Cur...
  • "> Yogi Mantovani, Protolan Siswa SMAN Pasirian...
  • "> AKBP Singgamata, Dekat Dengan Warga, Murah S...
  • "> Diduga Gelapkan 14 Mobil Rental, 2 Warga Pro...

    Wisata Budaya

    Libatkan 450 Penari, Sendratari Kolosal Sejarah Lumajang Pukau Penonton

    Senin, 15 Desember 2014
    Libatkan 450 Penari, Sendratari Kolosal Sejarah Lumajang Pukau Penonton <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Meski hujan peserta tetap semangat beratraksi</span></span>Wartalumajang.com</strong> –Hujan yang mengguyur wilayah Lumajang khususnya di kecamatan kota sejak pagi hari sempat membuat acara Karnaval Seni dan Budaya Daerah molor dari jadwal. Rencananya kegiatan ini dijadwalkan dimulai pagi ini, Kamis (11/12), pukul 09.00 Wib, namun karena hujan tak kunjung berhenti maka pelaksanaan karnaval ini baru bisa dimulai sekitar pukul 12.30 Wib.</p> <p>Karena sudah dijadwalkan dan peserta sudah terlanjur berkumpul diseputaran alun-alun Lumajang, maka meskipun ditengah guyuran hujan rintik-rintik pelaksanaan karnaval ini tetap dilaksanakan, untung saja ketika acara akan dimulai hujan yang turun tidak terlalu deras, hanya gerimis kecil, sehingga peserta tetap bersemangat melaksanakannya.</p> <p>Pantauan media ini, nampak puluhan siswa SD mendemonstrasikan tari Glipang dihadapan tamu undangan yang hadir. Pada kegiatan tersebut nampak hadir Wabup Lumajang H. As’at Malik, Kapolres Lumajang, Komandan Kodim 0821, Komandan Batalyon 527, Sekda Lumajang, sejumlah pejabat Sekwilda, serta para pejabat SKPD.</p> <p>Pada penampilan awal, tamu undangan dan masyarakat yang menonton disuguhi atraksi tarian dari para peserta, mayoritas tarian yang ditampilkan adalah kesenian atau tari Glipang yang menggambarkan para ksatria saat bertempur menghadapi penjajah.</p> <p>Dengan ciri khas pakaian warna-warni serta kacamata hitam, sepatu putih dan tak ketinggalan gelang kaki dengan kumpulan lonceng menghiasi tubuh para penari. Hujan yang turun sejak pagi tidak mengurangi antusiasme peserta, terbukti dengan jumlah peserta yang berjumlah lebih dari 40 kelompok, yang terdiri dari seluruh elemen masyarakat diantaranya dari lembaga pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA, perwakilan dari SKPD dan camat, kantor instansi pemerintah lain, serta dari kantor-kantor swasta yang ada di Lumajang.</p> <p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lumajang H As'at Malik selaku Plt Bupati Lumajang menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. "Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses," katanya.</p> <p>Plt Bupati juga mengapresiasi semangat para peserta, karena meskipun hujan mereka tetap bersemangat. “Saya salut dengan semangat para peserta, semoga semangat ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menghasilkan generasi-generasi emas bangsa yang kuat,” imbuh As’at Malik.</p> <p>Meskipun digelar secara sederhana namun kegiatan ini menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Lumajang, hal ini terbukti dengan membanjirnya masyarakat yang dengan antusias menyaksikan Karnaval Seni dan Budaya ini, bahkan karena terlalu antusiasnya hingga para petugas Satpol PP nampak kewalahan menertibkan penontotn yang cenderung memenuhi jalanan.(ww)</p>
    "> Meski Diguyur Hujan, Peserta Karnaval Seni d...
  • "> Peraih Bung Tomo Award, Parmin Ras : Pemkab ...
  • "> Warga Tagih Janji Disbudpar Untuk Bebaskan L...
  • "> Digerus Air Hujan, Akses Ke B29 Mulai Dihamb...

    Foto IlustrasiFoto IlustrasiWartalumajang.com - Dalam kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf di Lumajang dalam rangka Harlah NU sabtu (29/6) tadi malam, sempat beredar sebuah buku yang berisi program kerja Pemprov Jatim, yang salah satu isinya tentang kesiapan pemerintahan Soekarwo - Syaifullah Yusuf untuk memerangi prostitusi di Jawa Timur. Bahkan lokalisasi Dolly di Surabaya juga jadi target untuk ditutup.

    "Prostitusi dan banyaknya lokalisasi di Jawa Timur merupakan cermin kegagalan kita bersama. Untuk itu kita harus memiliki komitmen untuk menutup lokalisasi dengan sekuat tenaga. Caranya dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemberdayaan mantan PSK itu sendiri," tulis buku yang beredar dalam pengajian semalam.

    Sebagai bukti dari komitmen itu Gubernur Jawa Timur mengeluarkan surat edaran tentang penutupan 44 lokalisasi di Jawa Timur selam bulan ramadhan. Selain itu juga diinstruksikan kepada pemerintah daerah di Jatim untuk melakukan penutupan secara permanen, tidak hanya pada bulan suci Ramadhan.

    "InsyaAllah PSK yang ada di kabupaten Banyuwangi juga akan ditutup dan selama Ramadhan jangan ada PSK yang melakukan aktivitas prostiusi. Pemprov juga akan akan membantu pemulangan PSK ke daerah dan mereka juga akan diberi modal Rp. 3 juta untuk memulai sebuah usaha," kata Soekarwo dalam buku yang diedarkan semalam.

    Menurut data yang berhasil dihimpun Pemprov Jatim, pada tahun 2011, jumlah PSK di Jatim tercatat 7.127 orang yang tersebar di 47 lokalisasi di 33 Kabupaten/kota di Jatim. Namun pada tahun 2013 telah terjadi penurunan yang sangat drastis. Salah satunya disebabkan adanya penutupan lokalisasi di Blitar dengan 224 PSK, kemudian penutupan lokalisasi Dupak Bangunsari dengan 121 PSK, dan 51 PSK dari Tambak Asri, Dolly, dan Jarak Surabaya yang berhasil dientas dari lokalisasi dan menyatakan berhenti untuk menjalani praktek prostitusi.

    Untuk Surabaya misalnya, Pemprov juga memasang target agar pada tahun 2014 mendatang, Surabaya bisa terbebas dari prostitusi, termasuk Gang Dolly. Namun kata wakil gubernur Jatim Syaifullah Yusuf atau yang dikenal dengan sapaan Gus Ipul, semua itu memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk bantuan dari pemerintah guna dilakukannya pemberdayaan kepada mantan PSK yang menyatakan berhenti menjalani profesi itu.

    Web Designer