Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Gegana Polda Jatim Musnahkan Temuan Empat Buah Granat
Kamis, 24 April 2014 15:55 WIB
Wartalumajang.com – Pasca ditemukannya empat buah granat di Gunung Gajah Mungkur Desa Bades Kecamatan Pasirian kemarin nampaknya disikapi serius oleh Polres Lumajang. Selain melaporkan ke Polda Jatim dan Mabes Polri, granat karatan itu juga disiapkan untuk dimusnahkan agar tidak mengkhawatirka...
Hendak Tanam Kacang, Petani Asal Pasirian Temukan 4 Buah Granat
Kamis, 24 April 2014, 09:11 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Warga Dusun Kabon Desa Bades Kecamatan Pasirian kemarin siang, Rabu (23/4), dihebohkan dengan dit [ ... ]

Ketua DPRD : Pileg Selesai, Pansus Pasir Akan Segera Bergerak Lagi
Kamis, 24 April 2014, 07:36 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Walau terhitung berjalan lambar Pansus Tambang Pasir di Lumajang dipastikan akan segera bergerak l [ ... ]

Jalin Kemitraan Dengan Pers, Dandim 0821 Lumajang Undang Belasan Wartawan
Rabu, 23 April 2014, 19:38 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk menjalin kerjasama dan kemitraan yang baik dengan insan pers yang ada diwilayah Kabupaten [ ... ]

Sejumlah Petinggi Parpol Di Lumajang, Gagal Melaju Ke Legislativ
Selasa, 22 April 2014, 23:28 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Menjadi pengurus partai politik tidak serta merta akan dengan mudah duduk dikursi Legislativ. Seju [ ... ]

Jumat, 28 Pebruari 2014 09:02
Tiga Institusi Sedang “Plototi” Pasir Besi Lumajang
Wartalumajang.com – Dengan dibentuknya Pansus Pertambangan Pasir di DPRD Lumajang, maka sudah ada tiga institusi yang sedang “menelisik” dugaan adanya penyimpangan pengelolaan tambang di Lumajang, khususnya pasir besi. Sebel...

Aspirasi

Senin, 11 Pebruari 2013 18:24
Sebuah Refleksi Politik Dari Partai Gerindra : Harapan Itu Masih Ada
Tak dapat dipungkiri apatisme pada Partai Politik terus mengemuka dimasyarakat. Ini disebabkan banyak kader Partai Politik yang terjerat kasus korupsi...

Foto IlustrasiFoto IlustrasiWartalumajang.com - Dalam kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf di Lumajang dalam rangka Harlah NU sabtu (29/6) tadi malam, sempat beredar sebuah buku yang berisi program kerja Pemprov Jatim, yang salah satu isinya tentang kesiapan pemerintahan Soekarwo - Syaifullah Yusuf untuk memerangi prostitusi di Jawa Timur. Bahkan lokalisasi Dolly di Surabaya juga jadi target untuk ditutup.

"Prostitusi dan banyaknya lokalisasi di Jawa Timur merupakan cermin kegagalan kita bersama. Untuk itu kita harus memiliki komitmen untuk menutup lokalisasi dengan sekuat tenaga. Caranya dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemberdayaan mantan PSK itu sendiri," tulis buku yang beredar dalam pengajian semalam.

Sebagai bukti dari komitmen itu Gubernur Jawa Timur mengeluarkan surat edaran tentang penutupan 44 lokalisasi di Jawa Timur selam bulan ramadhan. Selain itu juga diinstruksikan kepada pemerintah daerah di Jatim untuk melakukan penutupan secara permanen, tidak hanya pada bulan suci Ramadhan.

"InsyaAllah PSK yang ada di kabupaten Banyuwangi juga akan ditutup dan selama Ramadhan jangan ada PSK yang melakukan aktivitas prostiusi. Pemprov juga akan akan membantu pemulangan PSK ke daerah dan mereka juga akan diberi modal Rp. 3 juta untuk memulai sebuah usaha," kata Soekarwo dalam buku yang diedarkan semalam.

Menurut data yang berhasil dihimpun Pemprov Jatim, pada tahun 2011, jumlah PSK di Jatim tercatat 7.127 orang yang tersebar di 47 lokalisasi di 33 Kabupaten/kota di Jatim. Namun pada tahun 2013 telah terjadi penurunan yang sangat drastis. Salah satunya disebabkan adanya penutupan lokalisasi di Blitar dengan 224 PSK, kemudian penutupan lokalisasi Dupak Bangunsari dengan 121 PSK, dan 51 PSK dari Tambak Asri, Dolly, dan Jarak Surabaya yang berhasil dientas dari lokalisasi dan menyatakan berhenti untuk menjalani praktek prostitusi.

Untuk Surabaya misalnya, Pemprov juga memasang target agar pada tahun 2014 mendatang, Surabaya bisa terbebas dari prostitusi, termasuk Gang Dolly. Namun kata wakil gubernur Jatim Syaifullah Yusuf atau yang dikenal dengan sapaan Gus Ipul, semua itu memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk bantuan dari pemerintah guna dilakukannya pemberdayaan kepada mantan PSK yang menyatakan berhenti menjalani profesi itu.

Bagikan
Web Designer