Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Anggota DPRD Dan Mahasiswa Mengunjungi Stand Museum Biting
Sabtu, 20 September 2014 17:34 WIB
Wartalumajang.com - Keikutsertaan Museum Swadaya Situs Biting di Museum Expo 2014 yang diselenggarakan di Royal Plasa pada tanggal 17-20 September 2014 menarik perhatian para pengunjung pameran. Stand Museum Biting yang mengusung tema Lamajang Tigang Juru mampu menarik minat para pengunjung yang...
Gawat Sudarmanto : Jangan Mendahului Keputusan TIM Untuk Mengklaim Puncak B29
Jumat, 19 September 2014, 17:37 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Terkait klaim yang disampaikan Pemkab Probolinggo terhadap Puncak B29, Kepala Dinas Pariwisata da [ ... ]

Berikan Pembinaan, Kapolres Kunjungi Lapas Lumajang
Jumat, 19 September 2014, 17:33 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Untuk membuktikan kepada masyarakat Lumajang dalam membantu pembinaan kepada warga binaan penghuni L [ ... ]

Amankan Keberangkatan CJH Polres Kerahkan 117 Personil
Kamis, 18 September 2014, 19:04 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Untuk mengamankan jalannya keberangkatan CJH Kabupaten Lumajang yang rencananya akan diberangkatkan  [ ... ]

Operasi Gabungan Tertibkan Parkir PB Sudirman
Kamis, 18 September 2014, 18:49 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Lokasi parkir sebelah timur jalan PB Sudirman memang sudah sejak lama dikeluhkan warga, selain penga [ ... ]

Kamis, 28 Agustus 2014 14:49
Saling Klaim B29, Lumajang-Probolinggo Sepakat Putuskan Batas Wilayah Melalui GPS
Wartalumajang.com – Saling Klaim antara Probolinggo dan Lumajang atas destinaty wisata Puncak B29, yang sering pula disebut sebagai negeri diatas awan, akhirnya ditengahi oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Sejumlah pejabat pe...

Aspirasi

Selasa, 02 September 2014 12:25
Ambisi Kelola B29, Jangan-Jangan Nafsu Kuat Tapi Stamina Kendor
Wartalumajang.com – Perebutan B29 untuk dijadikan aset wisata bagi Lumajang terus makin kuat. Pemkab Lumajang dan Pemkab Probolinggo sampai mendatan...

Birokrasi

Gawat Sudarmanto : Jangan Mendahului Keputusan TIM Untuk Mengklaim Puncak B29

Jumat, 19 September 2014
Gawat Sudarmanto :  Jangan Mendahului Keputusan TIM Untuk Mengklaim Puncak B29 <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pujo Sumanto, Kabid LLAJ Dishub Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Sesuai hasil hearing dengan DPRD Lumajang beberapa waktu lalu dan juga menindaklanjuti arahan Bupati dan Wabup Lumajang ketika acara pennyerahan piala WTN beberapa hari lalu maka Dinas Pehubungan (Dishub) Lumajang telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait.</p> <p>Inti dari Rakor tersebut adalah rencana Dishub yang akan melakukan penertiban terhadap parkir yang ada disepanjang pertokoan jalan PB Sudirman, karena lokasi tersebut khususnya yang ada di timur jalan saat ini semakin ramai digunakan sebagai tempat parkir, padahal disana sudah ada rambu larangan parkir bagi kendaraan bermotor.</p> <p>Kabid LLAJ Dishub Lumajang, Pujo Sumanto ketika dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya mengatakan yang diijinkan untuk parkir disebalah timur jalan PB Sudirman itu hanya sepeda angin dan becak saja. Sedangkan kenyataannya sekarang banyak sepeda motor yang diparkir disebelah timur jalan.</p> <p>”Untuk itu besok, Dishub bersama sejumlah instansi terkait seperti Satlantas, Satpol PP dan CPM Lumajang berencana sejak pagi akan melakukan penertiban disepanjang PB Sudirman, dengan harapan antara WTN yang kita terima dengan kenyataan dilapangan harus benar-benar terwujud,” kata Pujo Sumanto, Rabu (17/9).</p> <p>Sebelum melakukan penertiban besok, Pujo mengaku pihaknya melalui Humas Pemkab Lumajang sudah melakukan sosialisasi selama 2 hari yaitu pada 16 dan 17 September ini, sehingga jika besok masih ada yang melakukan pelanggaran maka akan langsung ditindak. ”Tapi bentuk tindakannya menunggu hasil evaluasi besok apakah ditilang atau yang lain kita lihat besok,” ungkapnya.</p> <p>Disebelah barat jalan PB Sudirman nanti, pihaknya sudah melakukan penataan parkir, untuk sepeda motor bisa parkir mulai dari pertokoan galaxy hingga diseberang depan mentari, sedangkan untuk mobil bisa parkir disebelah utaranya.</p> <p>Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Kasatlantas Polres Lumajang AKP Samirin mengaku jika kegiatan operasi gabungan penertiban parkir disepanjang PB Sudirman besok itu pihaknya hanya bersifat melakukan teguran. ”Untuk besok itu tidak ada penindakan, karena masyarakat itu sudah bayar retribusi parkir maka kami hanya menyampaikan bahwa parkir yang benar itu disebalah barat,” katanya.</p> <p>Untuk melakukan penertiban besok rencananya Satlantas Polres Lumajang akan menerjunkan 25 personil. Disinggung soal batasan waktu pelaksanaan penertiban tersebut, Samirin mengaku tidak menentukan batasannya, karena tidak cukup 1 atau 2 hari memberikan kesadaran kepada masyarakat. ”Ya sampai masyarakat itu mau dengan sadar memarkir kendaraannya disebelah barat jalan,” pungkasnya.</p> "> Besok, Parkir Sepanjang PB Sudirman Akan Dit...
  • "> Tahun Ini Lumajang Targetkan Jalan Hotmix Se...
  • "> Ir. Anung Widiarto MM : Kalau Memang B29 Mil...
  • "> Nasib Rusunawa Masih Menunggu Penyerahan Dar...

    Hukum

    Mantan Anggota DPRD Jatim Dilaporkan ke Polisi

    Senin, 15 September 2014
    Mantan Anggota DPRD Jatim Dilaporkan ke Polisi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:619px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah keempat tersangka yang salah satu diantaranya masih duduk dibangku SMP</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Aksi yang dilakukan Ald bersama keempat rekannya tergolong berani. Dalam usia yang masih sangat muda dan masih duduk dibangku SMP, Ald diketahui telah beberapa kali terlibat dalam aksi pencurian motor dibeberapa tempat di Lumajang. Sementara selain Ald, Stw juga diketahui masih pelajar sebuah Madarasah Aliyah di Yosowilangun, yang juga menjadi komplotan Ald dalam melakukan aksinya mencuri motor.</p> <p>Aksi Ald dan kawan-kawan akhirnya terungkap, setelah rabu (10/9) kemarin aksinya keperook pemilik motor yang ditinggal disawah oleh pemiliknya. Teriakan pemilik motor yang diketahui bernama Slamet Riyadi, warga desa Krai Kecamatan Yosowilangun, mendapatkan sambutan dari warga setempat dan berhasil menangkap komplotan ini berikut sepeda motor curiannya Honda Astrea supra dengan Nopol DK-5364-QY.</p> <p>Aksi ini berhasil digagalkan warga dan polisi dan menangkap keempat pelaku masing-masing Ald, Stw, Hk dan Dn. Beruntung polisi sigap dalam mengamankan keempat pelaku, karena massa yang ikut dalam pengejaran ini sangat beringas dan nyaris menghakimi pelaku pencurian motor ini.</p> <p>Dari hasil penyidikan Polsek Yosowilangun diketahui, komplotan pencuri motor ini telah melakukan aksinya di 18 tempat, yakni diwilayah Kecanmatan Yosowilangun, Tekung, Kunir dan Rowokangkung.  Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku pencurian motor ini sekarang ditahan di Mapolsek Yosowilangun guna penyidikan lebih lanjut.</p> <p>Kapolsek Yosowilangun AKP Budi Setiyono kepada wartawan mengatakan, hasil curian mereka selama ini dijual ke wilayah Klakah dan sebagian dari hasil penjualan motor tersebut digunakan untuk membeli Handphone. Polisi kabarnya juga sudah mengantongi nama yang diduga sebagai penadah dari motor curian keempat orang ini.</p> "> Bugh, Masih Kelas 2 SMP Nekat Curi Motor...
  • "> 3 Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi, Bos PT...
  • "> Pasca Lebaran Sejumlah Kasus Korupsi Akan ...
  • "> Kajari Minta Pemkab Tidak Intervensi Dalam K...

    Politik

    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku”

    Selasa, 02 September 2014
    Agus Wicaksono : “Manfaatkan Setiap Tugas Keluar Kota Untuk Membeli Buku” <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:345px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Sjahrazad Masdar, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untuk menjalankan roda partai sampai bupati benar-benar sembuh.</p> <p>Kabar tentang penugasan untuk mengendalikan organisasi ini juga dibenarkan oleh Samsul Huda selaku penerima tugas tersebut. Ketika ditemui media ini sehari sebelum pelantikan DPRD, Samsul mengaku jika dirinya memang diminta untuk mengendalikan organisasi Partai Demokrat. “Sifatnya hanya tugas untuk mengendalikan organisasi, karena memang ada beberapa moment dimana Partai Demokrat harus hadir. Jadi tugas untuk mengendalikan organisasi saja,” kata Samsul Huda.</p> <p>Samsul menyangkal kalau dirinya ditunjuk sebegai pelaksana tugas (Plt). Namun demikian, Samsul mengaku bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengendalikan organisasi tersebut dalam bentuk surat tugas dari Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Sjahrazad Masdar kepada dirinya selaku Wakil Ketua II. “Hanya surat tugas saja dari ketua kepada wakil ketua II untuk mengendalikan organsisasi,” kata Samsul.</p> <p>Sementara disisi lain berhembus kabar bahwa pemberian surat tugas tidak melalui forum resmi dalam pleno pengurus DPC Demokrat Lumajang. Seharusnya pemberian surat tugas seperti itu harus diputuskan dalam rapat pleno DPC Partai Demokrat Lumajang.</p> <p>Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Lumajang, Moch. Sofi ketika dikonfirmasi secara terpisah mengaku tidak tahu soal surat tugas tersebut. “Saya ndak tahu mas, malah saya baru dengar dari saudara sekarang ini,” kata Sofi yang kami temui setelah acara pelantikan DPRD Lumajang, Kamis (21/8).</p> "> Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokra...
  • "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...

    Aneka Rupa

    H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PBSI Lumajang

    Minggu, 14 September 2014
    H. Bukasan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PBSI Lumajang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:300px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Foto Ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Walau sudah lama dilarang pemerintah, namun sampai saat ini bunyi petasan tak terhindarkan dari rutinitas Idul Fitri. Sejak selesai Sholat Ied dan selama lebaran, suara petasan bersautan, khususnya dipedesaan. Karena penjual petasan sudah mulai sepi dipasaran, warga menyiasatinya dengan membuat sendiri dengan cara membeli bubuk “mercon” tersebut yang masih dijual dipasaran.</p> <p>Menurut sejumlah warga yang kami temui, bubuk petasan tersebut dibeli ditempat biasanya. Sedangkan bahasan petasan dari kertas disiasati dengan membeli Koran bekas yang banyak dijual dipasaran. Disamping jatuh harganya lebih murah, dengan membuat sendiri bisa membuat sesuai dengan kehendak sendiri.</p> <p>“Kalau membuat sendiri kita bisa membuat sesuai dengan kehendak sendiri pak, disamping itu harganya jadi lebih murah. Apalagi sekarang yang jualan sudah tidak ada pak,” kata salah seorang warga.</p> <p>Warga tidak menyebutkan dari mana mendapatkan bubuk mercon tersebut, namun yang pasti bubuk masih bisa dibeli dengan bebas sampai sekarang. Menyinggung tentang kebiasaan membunyikan petasan saat lebaran, warga menyebutnya sebagai tradisi yang sulit untuk dihindari.</p> <p>“Setahun sekali pak, memang sudah bisa seperti itu. Jadi rasanya nggak enak kalau nggak ada petasan,” katanya kemudian.</p> <p>Kendati demikian secara umum kepemilikan petasan sudah jauh menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Warga, termasuk dipedesaan sudah lebih banyak yang memilih membeli kembang api untuk merayakan idul fitri.</p> "> Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi I...
  • "> Jelang Lebaran, Tiket Pendakian Semeru Laris...
  • "> MPPM Timur Peringati Pekan Bung Karno Dengan...
  • "> Atlit Catur Junior Lumajang Raih Peringkat D...

    Peristiwa

    Anggota DPRD Dan Mahasiswa Mengunjungi Stand Museum Biting

    Sabtu, 20 September 2014
    Anggota DPRD Dan Mahasiswa Mengunjungi Stand Museum Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kapolres (tengah) bersama warga Binaan Lapas Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Untuk membuktikan kepada masyarakat Lumajang dalam membantu pembinaan kepada warga binaan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lumajang, karena warga binaan yang ada di Lapas Lumajang ini bukan seorang penjahat seumur hidupnya, ini terbukti dengan hasil karya yang dikerjakan ketika mereka menjalani masa hukumannya.</p> <p>Dengan alasan tersebut Kapolres Lumajang, AKBP Singgamata mengunjungi Lapas Lumajang hari ini, Jumat (19/9). Kedatangannya secara tiba-tiba langsung disambut Kepala Lapas Lumajang, Sarju Wibowo.</p> <p>Dalam kesempatan tersebut Kapolres langsung membeli 2 buah hasil karya warga binaan dalam bentuk asbak atau tempat sampah berukuran besar. Kapolres berharap, dengan kunjungannya ini dapat menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat Lumajang jika didalam Lapas ada hasil karya warga binaan yang bagus.</p> <p>“Disini kami ikut membantu membina warga binaan yang ada di Lapas Lumajang, mereka punya satu produk hasil karya sendiri yang patut kita hargai, hal ini membuktikan bahwa warga binaan ini bukanlah seorang penjahat seumur hidupnya, ketika keluar dari Lapas nantinya mereka juga bisa berkreasi memanfaatkan pengetahuannya selama di Lapas, dan bisa menjadi orang yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Singgamata.</p> <p>Kapolres juga ingin membuktikan jika polisi itu bukan musuh mereka. “Secara pribadi mereka itu bukan musuh kami,” ujarnya. Yang diperangi itu adalah perilaku, perbuatan dan aksi kejahatannya, tapi manusianya tetap masih saudara-saudara kita yang perlu diingatkan dan dibina.</p> <p>Dengan keahlian yang diperoleh didalam sel tahanan Lapas, para warga binaan ini diharapkan dapat membuka usaha secara mandiri dan tidak mengulangi perbuatannya pada masa lalu. “Sistem hukuman dinegara kita bukan memenjarakan seseorang, tapi lebih kepada pemasyarakatan, mereka masuk dan dibina didalam Lapas,” imbuh Singgamata.</p> <p>Sementara itu Sarju Wibowo, Kepala Lapas kelas II B Lumajang kepada sejumlah wartawan mengatakan tidak semua penghuni Lapas diberi kesempatan mengikuti pelatihan ini, hanya narapidana yang berkelakuan baik selama di Lapas yang diberi kesempatan. “Hasil karya yang sudah dibuat para warga binaan ini diantaranya asbak atau tempat sampah,rak sepatu, batako, paving dan kerajinan origami,” katanya.</p> "> Berikan Pembinaan, Kapolres Kunjungi Lapas L...
  • "> Amankan Keberangkatan CJH Polres Kerahkan 11...
  • "> Operasi Gabungan Tertibkan Parkir PB Sudirma...
  • "> Maling Motor di PB Sudirman Dihakimi Warga...

    Wisata Budaya

    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting

    Rabu, 12 Pebruari 2014
    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:216px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu temuan di Desa Kedungmoro Kec. Kunir</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Aliansi Masyarakat Pelestari Sejarah (AMPAS) Lumajang menilai Lumajang memiliki peninggalan sejarah yang sangat besar dan beragam. Namun sejumlah peninggalan sejarah tersebut hingga saat ini belum dikembangkan secara serius oleh Pemkab Lumajang, bahkan terkesan diabaikan sehingga merugikan kepentingan masyarakat yang wajib tahu tentang sejarah dan masa lalu Lumajang.</p> <p>Hal ini disampaikan Koordinator AMPAS Lumajang Lutfia Amerta, hari ini, kamis (30/1). Dalam kesempatan yang sama Lutfi menyatakan keinginannya agar situs-situs peninggalan sejarah diselamatkan seperti yang sudah dilakukan terhadap situs Biting Kutorenon Lumajang. Beberapa situs lainnya yang diharapkan bisa diselamatkan adalah penemuan Candi Betari Durga didesa Kedungmoro Kecamatan Kunir Lumajang.</p> <p>Terhadap peninggalan ini, AMPAS berharap agar dilakukan ekskavasi sehingga menjadi informasi penting yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Dalam kesempatan yang sama Lutfi yang juga Sekretaris MPPM Timur berharap agar Pemkab secara serius melakukan penyelamatan tempat-tempat bersejarah di Lumajang yang diantaranya bisa dilakukan dengan cara mengalihkan pembangunan Perumnas Biting kewilayah diluar kawasan situs.</p> <p>Tuntutan lainnya antara lain, mendorong situs Biting menjadi Kawasan cagar budaya nasional sebagai kebanggaan masyarakat Lumajang dan kebanggaan masyarakat Tapal Kuda (bekas ibukota kerajaan Lumajang Tigang Juru). AMPAS juga berharap agar pemkab Lumajang mememuhi janjinya dan memberi fasilitas untuk melakukan penelitian dan ekskavasi Candi Betari Durga Di Desa Kedungmoro Kecamatan Kunir.</p> <p>Lufti juga menyatakan harapannya agar pemerintah memberikan kompensasi kepada masyarakat pemilik tanah dan penemu situs sehingga ada kejelasan nasib mereka sesuai dengan UU Cagar Budaya.</p> <p>Sebelumnya Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati menyatakan bahwa Pemkab sudah merencanakan untuk membangun sebuah museum peninggalan sejarah Lumajang yang akan ditempatkan di kompleks KWT Lumajang.</p> "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • "> MPPM Timur Gelar Malam Padang Rembulan dan K...
  • "> Rumah Budaya Nusantara Pentaskan Sendra Tari...
  • "> Pemkab Lumajang Lamban, Situs Biting Akhirny...

    Wartalumajang.com - Dualisme kepengurusan DPC PKB Kabupaten Lumajang nampaknya belum kunjung usai, beberapa waktu lalu Hj. Masitah menyampaikan bahwa dirinya telah memperoleh SK dari DPP PKB sebagai ketua DPC PKB Lumajang, namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar.

    Ketika dihubungi wartawan melalui handponenya hari ini, Sabtu (3/8), Halim Iskandar menyatakan kepengurusan DPC PKB dengan Muhammad Zacky Barizi sebagai Ketua Dewan Tanfidznya adalah kepengurusan yang sah sampai saat ini. "SK untuk Hj Masitah itu hanya untuk Pilkada Lumajang, bukan yang lain," katanya diujung telepon.

    Pernyataan Ketua DPW PKB jatim ini kemudian ditegaskan kembali oleh H. Thoriqul Haq, Sekretaris DPW PKB Jatim ketika ditemui sejumlah wartawan dikantor DPC PKB Lumajang di jalan Swandak. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan diluar kebiasaan struktur kepengurusan DPC PKB. "SK yang diberikan kepada Hj Masitah itu jelas tertulis hanya untuk pilkada Lumajang," tegasnya.

    Sedangkan diluar kepentingan pilkada, seperti operasinal parpol dan lainnya masih tetap pada kepengurusan Gus Muh (panggilan akrab Muhammad Zacky Barizi). DPW PKB juga sedang melakukan komunikasi dengan KPU Lumajang terkait dengan tata administrasi DPC PKB Lumajang. "Kita sedang urus dengan KPU tentang tata administrasi partai," imbuh Thoriqul Haq.

    Dalam waktu dekat, menurut Thoriqul Haq, akan diatur tata administrasi terkait dengan pencalegan di Lumajang. Maksimal sesudah hari raya semuanya sudah beres. Ia meminta kepada seluruh caleg untuk tetap fokus pada Pemilu 2014, agar PKB Lumajang bisa keluar sebagai pemenang. "Caleg tidak perlu kawatir tetep fokus pada pemilu 2014," pungkasnya.

    Web Designer