Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokrat Lumajang
Jumat, 22 Agustus 2014 16:46 WIB
Wartalumajang.com – Absennya Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar Dalam aktivitas pemerintahan dan politik karena masih sakit ternyata berimbas juga Partai Demokrat. Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang telah menugaskan salah satu wakil ketua DPC, dalam hal ini Drs. Samsul Huda untu...
Lumajang Belum Punya Program Spektakuler
Jumat, 22 Agustus 2014, 16:34 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang dia [ ... ]

50 Anggota DPRD Lumajang Dilantik
Kamis, 21 Agustus 2014, 16:31 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Pasca anggota DPRD Kabupaten Lumajang terpilih ditetapkan KPU beberapa waktu lalu akhirnya 50 a [ ... ]

Pelantikan Dewan Lumajang Diwarnai Aksi Demo PMII
Kamis, 21 Agustus 2014, 14:37 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Acara pelantikan DPRD Lumajang periode 2014-2019 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Lumajang [ ... ]

Tabrakan Maut di JLT, Satu Pengendara Motor Meninggal Dilokasi
Rabu, 20 Agustus 2014, 16:43 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Jalur Jalan Lintas Timur (JLT) memang dikenal sebagai jalur tengkorak, karena kondisi jalan yan [ ... ]

Kamis, 01 Mei 2014 09:04
Pekerja Informal Di Pedesaan, Kapan Akan Diperhatikan
Jika mau bicara soal kemiskinan, maka tidak lepas dari persoalan buruh di Indonesia. Banyak warga miskin di Indonesia dimana penyebab utamanya adalah kecilnya penghasilan sebagai buruh. Buruh di Indonesia identik dengan pekerja pa...

Aspirasi

Kamis, 05 Juni 2014 19:14
Jelang Pilpres, Perang Dimedia Jejaring Sosial Berlangsung Sengit
Biasanya menjelang perhelatan Piala Dunia, hiruk pikuk penggila bola mulai mengemuka. Namun perhelatan akbar dicabang olahraga paling popular ini sepe...

Birokrasi

Lumajang Belum Punya Program Spektakuler

Jumat, 22 Agustus 2014
Lumajang Belum Punya Program Spektakuler <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">50 Anggota dewan ketika diambil sumpahnya </span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pasca anggota DPRD Kabupaten Lumajang terpilih ditetapkan KPU beberapa waktu lalu akhirnya 50 anggota dewan terpilih tersebut dilantik hari ini, Kamis (21/8). Acara pelantikan DPRD Kabupaten Lumajang yang akan bekerja selama lima thun kedepan ini diadakan di Pendopo Kabupaten.</p> <p>Nampak 50 anggota dewan baru ini datang didampingi istri masing-masing dan langsung menempati posisi yang sudah ditentukan sebelumnya. Selain anggota dewan terpilih nampak hadir pula Wabup Lumajang, pejabat Muspida plus dan para kepala SKPD Pemkab Lumajang, kehadiran mereka juga didampingi istri masing-masing.</p> <p>Selain itu, nampak hadir pula para tokoh masyarakat Lumajang, pimpinan ormas dan OKP, para pengusaha yang ada di Lumajang dan ratusan Kades. Acara pelantikan dewan yang dikemas menjadi Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Lumajang ini dipimpin langsung Ketua DPRD Lumajang, Agus Wicaksono, S.Sos.</p> <p>Sementara itu, untuk pengambilan sumpah dan janji anggota dewan yang baru periode 2014-2019 dipimpin langsung ketua Pengadilan Negeri Lumajang, Sugiyo Mulyoto, SH. MH.</p> <p>Dalam sambutannya Ketua DPRD Lumajang menyampaikan terima kasih kepada KPU, Panwaslu, Polres serta para pihak yang ikut mensukseskan pelaksanaan Pileg hingga pesta demokrasi tersebut dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. “Ini semua terjadi berkat kerjasama yang baik antar semua pihak, untuk itu kami sampaikan beribu-ribu terimakasih atas kerjasamanya,” kata Agus Wicaksono yang terpilih kembali menjadi anggota dewan.</p> <p>Dilain pihak, Wakil Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag dalam sambutannya berharap agar ada kerjasama yang baik antara anggota DPRD yang baru dengan Pemkab Lumajang sehingga selama lima tahun kedepan dapat bersama-sama mewujudkan Lumajang yang lebih baik. “Untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat perlu adanya kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif,” ujarnya.</p> <p>50 anggota dewan yang baru ini antara lain dari 10 orang dari PDIP, 9 orang dari PKB, 6 orang dari Partai Demokrat, 5 orang dari Partai Nasdem, 5 orang dari Partai Gerindra, 5 Orang dari Partai Golkar, 3 orang dari PAN, 3 orang dari PKS, 2 orang dari PPP dan 2 orang dari Partai Hanura.</p> "> 50 Anggota DPRD Lumajang Dilantik...
  • "> 577 Personil Polisi Amankan Pelantikan DPRD ...
  • "> Lomba Egrang Ricuh, Satpol PP Tuding Panitia...
  • "> Hasil Temuan Dewan Soal Pertambangan Akan Di...

    Hukum

    3 Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi, Bos PT. Victory Jadi DPO

    Kamis, 14 Agustus 2014
    3 Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi, Bos PT. Victory Jadi DPO <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:352px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Sejumlah kasus besar termasuk kasus korupsi akan kembali dibuka pasca lebaran ini. Setidaknya pemeriksaan itu akan dilakukan terhadap sejumlah kasus korupsi yang sempat terhenti selama puasa dan lebaran. Aparat yang berwenang akan kembali memanggil sejumlah saksi termasuk tersangka sejumlah kasus korupsi di Lumajang. Informasi yang berhasil kami himpun dari Unit Pidana Khusus Polres Lumajang, sejumlah kasus besar yang sedang ditangani Polres Lumajang akan segera dilanjutkan pemeriksaannya.</p> <p>Bahkan kabarnya ada sejumlah kasus baru yang akan melibatkan birokrasi di Lumajang yang akan segera memasuki tahapan pemanggilan saksi-saksi setelah lebaran. “Kita tinggal menunggu jadwal pemanggilan saja, InsyaAllah setelah hari raya ini,” kata sumber kami di Polres Lumajang.</p> <p>Belakangan Polres Lumajang sedang memeriksa kasus pasir besi dan sejumla kasus lainnya. Sedangkan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pernah datang ke Lumajang untuk memeriksa belasan pejabat pemkab terkait pasir besi. Sayangnya, sampai sekarang kasus ini belum terdengar kelanjutannya. Kabarnya, pemanggilan lanjutan terhadap belasan pejabat Pemkab Lumajang ini dilanjutkan di Kejaksaan Tinggi di Surabaya.</p> <p>Kejaksaan Negeri Lumajang sendiri pernah memanggil sejumlah orang terkait dengan kasus P2SEM dan proyek kelistrikan di Lumajang. Namun lagi-lagi masalah ini tak terdengar lagi kabarnya. Pada dua kasus ini, menurut informasi yang berhasil kami himpun dari Kejaksaan Negeri Lumajang masih menunggu hasil audit dari BPKP, namun audit yang ditunggu tersebut hingga sekarang masih belum kunjun datang.</p> <p>“Kami masih menunggu hasil audit dari BPKP mas, dan sampai sekarang memang belum ada. Makanya prosesnya agak lambat,” kata sumber kami di Kejaksaan Negeri Lumajang, yang untuk sementara namanya tidak mau dimediakan.</p> "> Pasca Lebaran Sejumlah Kasus Korupsi Akan ...
  • "> Kajari Minta Pemkab Tidak Intervensi Dalam K...
  • "> Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DLH Dijeb...
  • "> Jual Dextro, Pemuda Labruk Lor Dicokok Polis...

    Politik

    Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokrat Lumajang

    Jumat, 22 Agustus 2014
    Sakitnya Bupati Berimbas Pada Partai Demokrat Lumajang <p><strong>W</strong><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:351px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">KPU ketika membongkar kotak suara di Hotel Amanda</span></span></strong><strong>artalumajang.com</strong> – Sesuai dengan instruksi KPU pusat dalam surat tertanggal 11 Agustus yang meminta seluruh KPU kabupaten/kota untuk membuka kotak suara dan mengambil form yang dibutuhkan KPU dalam proses persidangan di MK, KPU Lumajang kemarin, Selasa (12/8), kembali membuka kotak suara yang ada di gudang Hotel Amanda Lumajang.</p> <p>Meskipun kemarin selama dua hari tanggal 9 dan 10 sudah dilakukan pembukaan kotak suara untuk 106 TPS, namun karena ini perintah dari KPU pusat demi kelancaran proses persidangan di MK maka KPU Lumajang harus membuka 1.762 kotak suara.</p> <p>Ridhol Mujib, Komisioner KPU Lumajang Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi ketika ditemui sejumlah wartawan dilokasi pebongkaran mengatakan pembongkaran ini merupakan instruksi dari KPU pusat untuk mengambil form data A5, DPTb, DPKTb dan AT Khusus. “Ini sesuai dengan surat edaran dari KPU pusat nomor 1468/KPU/VIII/2014 tertanggal 11 Agustus kemarin,” katanya.</p> <p>Perintah pembongkaran ini diberlakukan bagi seluruh TPS, sedangkan jumlah TPS yang ada di Kabupaten Lumajang sebanyak 1.762 TPS, namun untuk 106 TPS yang sudah diambil datanya dua hari lalu hal itu tidak dilakukan karena berkas datanya sudah dikirim ke Jakarta. “Jadi semua kotak suara dibuka untuk mengambil form yang sudah ditentukan oleh KPU pusat,” imbuh Ridhol Mujib.</p> <p>Untuk mekanisme pengirimannya nanti beda dengan form data yang dibongkar dua hari lalu, untuk saat ini form datanya dikirim melalui internet setelah sebelumnya di scan terlebih dahulu, sedangkan form data 106 TPS sebelumnya dikirim dalam bentuk aslinya.</p> <p>Sementara itu Ketua Panwaslu Lumajang, Didik Almashudi ketika dikonfirmasi dilokasi pembongkaran mengatakan proses pembongkaran ini merupakan bentuk persiapan KPU dalam menghadapi proses persidangan di MK. “Jadi jika sewaktu-waktu dibutuhkan pihak KPU sudah siap,” katanya.</p> <p>Namun Didik menyayangkan proses pembongkaran kotak suara ini harus dilakukan KPU Lumajang, padahal saat rekapitulasi hasil Pilpres 16 Juli lalu Panwaslu sudah merekomendasikan untuk membuka kotak suara agar autentifikasi data yang ada bisa sesuai. “Jika saat itu KPU mau mengindahkan rekomendasi kami mungkin proses pembongkaran ini tidak akan terjadi di Lumajang,” pungkasnya.</p> "> KPU Lumajang Kembali Membongkar 1.762 Kotak ...
  • "> Penuhi Ketetapan MK, KPU Lumajang Bongkar Ra...
  • "> Herman Affandi : Kita Minta Relawan Prabowo ...
  • "> TimSes Jokowi-JK Lumajang : Kita Amankan Per...

    Aneka Rupa

    Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi Idul Fitri

    Jumat, 01 Agustus 2014
    Petasan Belum Bisa Dipisahkan Dari Tradisi Idul Fitri <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Gunung Semeru Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Menjelang lebaran Idul Fitri 1435 H minat pendaki Semeru kian meningkat. Jika pada hari biasa hanya ada 50 pendaki, jelang lebaran ini pendakian sudah 200 lebih pendaki yang mendaftarkan diri secara online.</p> <p>Kepala Taman Nasional Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dwi Utari, mengatakan, jumlah ini memang meningkat dari hari biasanya, namun tetap lebih kecil dibandingkan dengan lebaran tahun lalu. "Tahun lalu jumlah pendaki saat lebaran lebih banyak, sekarang agak berkurang karena pendaki banyak yang memilih mendaki saat agustus nanti," kata wanita yang akrab dipanggil bu Ayu tersebut.</p> <p>Untuk memberikan rasa aman kepada pendaki selama lebaran pihak TNBTS menambah tenaga lebih banyak dari biasanya. Untuk pendakian yang melalui Malang disiapkan 50 personil, sedangkan pendaki yang melalui Lumajang disiapkan 30 tenaga yang akan mengarahkan pendaki Semeru.</p> <p>Dijelaskan pula, jumlah 200 pendaki itu adalah mereka yang membeli tiket secara online. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat karena sebagian langsung datang kelokasi.</p> <p>Selain lebaran ini Puncak Semeru kemungkinan masih akan terus dibanjiri pendaki saat agustusan nanti. Karena pada saat agustusan ada tradisi upacara agustusan di Puncak Semeru. Kondisi Semeru yang relativ aman untuk dijelajahi pendaki kemungkinan akan terus mendorong meningkatnya jumlah pendaki saat agustusan nanti.</p> "> Jelang Lebaran, Tiket Pendakian Semeru Laris...
  • "> MPPM Timur Peringati Pekan Bung Karno Dengan...
  • "> Atlit Catur Junior Lumajang Raih Peringkat D...
  • "> Ramainya JLT di Malam Minggu...

    Peristiwa

    Pelantikan Dewan Lumajang Diwarnai Aksi Demo PMII

    Kamis, 21 Agustus 2014
    Pelantikan Dewan Lumajang Diwarnai Aksi Demo PMII <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:367px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Mobil pickup ketika tengah diperiksa petugas</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Jalur Jalan Lintas Timur (JLT) memang dikenal sebagai jalur tengkorak, karena kondisi jalan yang mulus serta lalulintas jalan yang sepi terkadang membuat para pengendara yang melintas lengah dan seenaknya saja memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, hal ini tentu saja dapat mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara yang tidak bisa mengendalikan kendaraannya dengan baik.</p> <p>Hal serupa terjadi siang ini, Rabu (20/8), disekitar JLT atau tepatnya di sebelah utara lampu merah Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono. Akibat terlalu kencang memacu laju kendaraannya, Tosin warga Jember yang datang dari arah utara tidak bisa mengendalikan laju mobilnya dan akhirnya menabrak sebuah sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, kejadian ini mengakibatkan pengemudi sepeda motor meninggal ditempat kejadian.</p> <p>Awalnya, Tosin tengah mengendarai sebuah mobil pickup L 300 dengan Nopol P-9305-MY, dari arah utara Tosin memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, ketika melintas tikungan sekitar 200 meter utara lampu merah Sumberejo, Tosin tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya dan keluar dari batas marka jalan.</p> <p>Saat bersamaan dari arah berlawanan melintas Siswanto, warga Desa Banjarwaru Kecamatan Lumajang yang tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol N-6941-ZZ, Siswanto tengah membonceng rekannya Sugiarti, dari desa yang sama.</p> <p>Karena kedua kendaraan ini melaju dengan kecepatan tinggi, maka benturan hebat tidak dapat dihindari yang mengakibatkan Siswanto terpental dari kendaraannya dan meninggal seketika, sementara rekan yang diboncengnya saat ini dalam kondisi kritis dan dirawat di IRD RS dr. Haryoto Lumajang.</p> <p>Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Samirin yang langsung meninjau lokasi kejadian kepada sejumlah wartawan mengatakan pengemudi pickup dan kendaraannya saat ini tengah diamankan di Kantor Satlantas Lumajang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah, mobil pickup melaju dengan kecepatan tinggi yang akhirnya selip dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan,” katanya.</p> "> Tabrakan Maut di JLT, Satu Pengendara Motor ...
  • "> Sejumlah Wali Murid Pertanyakan Tarikan Agus...
  • "> Produksi Batako Warga Binaan Lapas Lumajang ...
  • "> Rumah Mantan Ketua DPD PAN Diobok-Obok Malin...

    Wisata Budaya

    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting

    Rabu, 12 Pebruari 2014
    Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:216px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu temuan di Desa Kedungmoro Kec. Kunir</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Aliansi Masyarakat Pelestari Sejarah (AMPAS) Lumajang menilai Lumajang memiliki peninggalan sejarah yang sangat besar dan beragam. Namun sejumlah peninggalan sejarah tersebut hingga saat ini belum dikembangkan secara serius oleh Pemkab Lumajang, bahkan terkesan diabaikan sehingga merugikan kepentingan masyarakat yang wajib tahu tentang sejarah dan masa lalu Lumajang.</p> <p>Hal ini disampaikan Koordinator AMPAS Lumajang Lutfia Amerta, hari ini, kamis (30/1). Dalam kesempatan yang sama Lutfi menyatakan keinginannya agar situs-situs peninggalan sejarah diselamatkan seperti yang sudah dilakukan terhadap situs Biting Kutorenon Lumajang. Beberapa situs lainnya yang diharapkan bisa diselamatkan adalah penemuan Candi Betari Durga didesa Kedungmoro Kecamatan Kunir Lumajang.</p> <p>Terhadap peninggalan ini, AMPAS berharap agar dilakukan ekskavasi sehingga menjadi informasi penting yang bisa diakses oleh masyarakat luas. Dalam kesempatan yang sama Lutfi yang juga Sekretaris MPPM Timur berharap agar Pemkab secara serius melakukan penyelamatan tempat-tempat bersejarah di Lumajang yang diantaranya bisa dilakukan dengan cara mengalihkan pembangunan Perumnas Biting kewilayah diluar kawasan situs.</p> <p>Tuntutan lainnya antara lain, mendorong situs Biting menjadi Kawasan cagar budaya nasional sebagai kebanggaan masyarakat Lumajang dan kebanggaan masyarakat Tapal Kuda (bekas ibukota kerajaan Lumajang Tigang Juru). AMPAS juga berharap agar pemkab Lumajang mememuhi janjinya dan memberi fasilitas untuk melakukan penelitian dan ekskavasi Candi Betari Durga Di Desa Kedungmoro Kecamatan Kunir.</p> <p>Lufti juga menyatakan harapannya agar pemerintah memberikan kompensasi kepada masyarakat pemilik tanah dan penemu situs sehingga ada kejelasan nasib mereka sesuai dengan UU Cagar Budaya.</p> <p>Sebelumnya Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati menyatakan bahwa Pemkab sudah merencanakan untuk membangun sebuah museum peninggalan sejarah Lumajang yang akan ditempatkan di kompleks KWT Lumajang.</p> "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • "> MPPM Timur Gelar Malam Padang Rembulan dan K...
  • "> Rumah Budaya Nusantara Pentaskan Sendra Tari...
  • "> Pemkab Lumajang Lamban, Situs Biting Akhirny...

    Wartalumajang.com - Dualisme kepengurusan DPC PKB Kabupaten Lumajang nampaknya belum kunjung usai, beberapa waktu lalu Hj. Masitah menyampaikan bahwa dirinya telah memperoleh SK dari DPP PKB sebagai ketua DPC PKB Lumajang, namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar.

    Ketika dihubungi wartawan melalui handponenya hari ini, Sabtu (3/8), Halim Iskandar menyatakan kepengurusan DPC PKB dengan Muhammad Zacky Barizi sebagai Ketua Dewan Tanfidznya adalah kepengurusan yang sah sampai saat ini. "SK untuk Hj Masitah itu hanya untuk Pilkada Lumajang, bukan yang lain," katanya diujung telepon.

    Pernyataan Ketua DPW PKB jatim ini kemudian ditegaskan kembali oleh H. Thoriqul Haq, Sekretaris DPW PKB Jatim ketika ditemui sejumlah wartawan dikantor DPC PKB Lumajang di jalan Swandak. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan diluar kebiasaan struktur kepengurusan DPC PKB. "SK yang diberikan kepada Hj Masitah itu jelas tertulis hanya untuk pilkada Lumajang," tegasnya.

    Sedangkan diluar kepentingan pilkada, seperti operasinal parpol dan lainnya masih tetap pada kepengurusan Gus Muh (panggilan akrab Muhammad Zacky Barizi). DPW PKB juga sedang melakukan komunikasi dengan KPU Lumajang terkait dengan tata administrasi DPC PKB Lumajang. "Kita sedang urus dengan KPU tentang tata administrasi partai," imbuh Thoriqul Haq.

    Dalam waktu dekat, menurut Thoriqul Haq, akan diatur tata administrasi terkait dengan pencalegan di Lumajang. Maksimal sesudah hari raya semuanya sudah beres. Ia meminta kepada seluruh caleg untuk tetap fokus pada Pemilu 2014, agar PKB Lumajang bisa keluar sebagai pemenang. "Caleg tidak perlu kawatir tetep fokus pada pemilu 2014," pungkasnya.

    Web Designer