Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Pengurus Kopnas Aku Mandiri Coop Kecewa, Pemkab Tak Hadiri Kegiatannya
Jumat, 06 Maret 2015 18:54 WIB
Wartalumajang.com – Pelaksanaan sosialisasi program Gerakan Sadar Koperasi (Gemaskop) yang digelar oleh Koperasi Nasional (Kopnas) Aku Mandiri Coop yang ada di Lumajang selama 3 hari sejak tanggal 3 hingga hari ini, Jumat (6/3), nampaknya membuat kecewa para pengurus koperasi tersebut pasalnya ...
Koperasi Nasional Aku Mandiri Coop gelar Sosisalisasi Program Gemaskop
Jumat, 06 Maret 2015, 15:27 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat dalam bekoperasi sekaligus menyuarakan kelembagaan koper [ ... ]

Sempat Ditolak, Eksekusi Tanah Dan Bangunan Mantan Nasabah BRI Akhirnya Dilaksanakan
Kamis, 05 Maret 2015, 20:33 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Setelah sempat menggantung kurang lebih selama dua tahun, melalui perintah eksekusi yang dikeluark [ ... ]

Golkar Lumajang Tunggu Keputusan Final
Kamis, 05 Maret 2015, 13:47 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kisruh partai Golkar khususnya ditingkat pusat antara kubu Abu Rizal Bakrie (ARB) dengan kubu A [ ... ]

7 & 8 Maret, Laskar Hijau Akan Gelar Kenduri Pohon
Kamis, 05 Maret 2015, 07:40 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Dalam rangka untuk terus menghijaukan kembali kawasan hutan lindung di Gunung Lemongan, Laskar Hijau [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Kamis, 05 Juni 2014 19:14
Jelang Pilpres, Perang Dimedia Jejaring Sosial Berlangsung Sengit
Biasanya menjelang perhelatan Piala Dunia, hiruk pikuk penggila bola mulai mengemuka. Namun perhelatan akbar dicabang olahraga paling popular ini sepe...

Birokrasi

Patuhi SE MENPAN, Pansus Raperda DPRD Tidak Gelar Rapat Dihotel

Rabu, 04 Maret 2015
Patuhi SE MENPAN, Pansus Raperda DPRD Tidak Gelar Rapat Dihotel <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Muhammad Nur Purnamasidi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya H. Muhammad Nur Purnamasidi, menyatakan setuju jika ada sangsi berat bagi guru penerima tunjangan sertifikasi, jika yang bersangkutan ternyata tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Adanya fenomena guru sertifikasi yang mewakilkan jam mengajarnya kepada guru honorer, H. Muhammad Nur Purnamasidi yang akrab dipanggil Bang Pur ini menyatakan, pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan harus melakukan pengawasan secara ketat. Jika hal itu terbukti, maka tunjangan sertifikasinya harus dicabut.</p> <p>“Kalau memang terbukti ada guru penerima sertifikasi yang tidak profesional, apalagi sampai mewakilkan jam mengajarnya kepada guru honorer, saya berharap atasannya harus bertindak tegas, kalau perlu cabut saja tunjungan sertifikasinya,” kata Bang Pur ketika bertemu dengan sejumlah wartawan di Lumajang, hari ini Rabu (4/3) di disalah satu Rumah Makan di Lumajang.</p> <p>Ketika diberi informasi soal pernyataan wakil bupati Lumajang As’at Malik yang menyatakan ada guru penerima tunjangan sertifikasi yang mewakilkan jam mengajarnya kepada guru honorer, Bang Pur yang juga anggota Komisi VIII DPR RI itu menyatakan setuju dengan rencana wabup untuk diberikan sangsi yang tegas.</p> <p>“Yang jelas pengawasan menjadi penting. Agar dana besar yang dianggarkan pemerintah disektor pendidikan tidak percuma. Karena harapan adanya dana sertifikasi itu adalah untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, Jika ternyata ada penerima tunjangan itu yang berlaku nakal dengan profesinya, maka ya tak ada jalan lain kecuali tunjangannya dihentikan,” jelas Bang Pur.</p> <p>Dalam resesnya di Lumajang dan Jember Bang Pur yang terpilih dari Dapil Lumajang-Jember telah melakukan kunjungan keberbagai desa, baik di Lumajang maupun Jember. Ini dilakukan dalam rangka menerima masukan dari konstituennya untuk dibawa ke Jakarta sebagai bentuk hasil serap aspirasi selama reses. (fat)</p>

"> H. Muhammad Nur Purnamasidi : Saya Setuju Ad...
  • "> Lima Hari Lagi As’at Malik Akan Dilantik M...
  • "> Pelantikan 3 PJ Kades Diwarnai Aksi Massa Da...
  • "> Pada Bulan Maret, Harga Beras Diperkiarakan ...
  • Hukum

    Residivis Curas Berhasil Ditangkap Polisi Saat Mencuri Kentang

    Senin, 02 Maret 2015
    Residivis Curas Berhasil Ditangkap Polisi Saat Mencuri Kentang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:255px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah salah satu tersangka pencurian motor di masjid</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Dua pemuda asal Kecamatan Randuagung ditangkap polisi karena mencuri kendaraan bermotor dihalaman masjid Al-Azhar Dusun Karangmulyo Kulon Desa Karanganom Kecamatan Pasrujambe, setelah diperiksa diketahui jika keduanya merupakan spesialis curanmor di masjid. Biasanya tersangka melakukan aksinya saat tiba waktu sholat berjamaah. Ketika jemaah sedang khusu' melaksanakan sholat, saat itulah pelaku melakukan aksinya.</p> <p>Awalnya kemarin, Jumat (27/2), sekitar pukul 19.00 Wib atau saat sholat Isya' dua pemuda ini nekat mendatangi masjid Al-Azhar, satu diantaranya ikut melaksanakan sholat jamaah didalam masjid. Ketika tengah berlangsung sholat Isya, satu pelaku yang berada diluar mencuri sebuah sepeda motor yang diparkir dihalaman masjid.</p> <p>Usai sholat, satu pelaku yang ikut sholat hendak pergi mengendarai sepeda motor miliknya, namun warga atau jamaah curiga dan langsung menghentikan pelaku, apalagi setelah diketahui satu sepeda motor milik jamaah hilang.</p> <p>Satu pelaku ini akhirnya terpaksa menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur. Setelah polisi datang dan mengamankan pelaku baru diketahui identitasnya yaitu Muh. Zainul Hasan (18) warga Dusun Losan Desa/Kecamatan Randuagung.</p> <p>Sedangkan rekan pelaku yang berhasil mencuri sepeda motor Honda Vario milik warga sekitar diketahui identitasnya yaitu Afdal Yusra (16) warga Dusun Krajan Desa/Kecamatan Randuagung. Pelaku kedua yang ditangkap tak lama setelah pelaku pertama ditangkap ini ternyata masih berstatus pelajar SMK.</p> <p>Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Heri Sugiono ketika dikonfirmasi media ini diruang kerjanya mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku sudah melakukan aksi serupa di 7 TKP. “Kedua tersangka mengaku beraksi disekitar Labruk dan Karangsari,” katanya. (ww)</p>

    "> Polisi Ringkus Dua Pemuda Spesialis Pencuri ...
  • "> Beredar Kabar, Bos PT. IMMS, Juga Ditetapkan...
  • "> Karyawan IMMS Jadi Tersangka, Lam Cong San, ...
  • "> Tekan Kriminalitas, Polres Gelar Operasi Sik...
  • Politik

    Golkar Lumajang Tunggu Keputusan Final

    Kamis, 05 Maret 2015
    Golkar Lumajang Tunggu Keputusan Final <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">H. Herman Affandi bersama mantan Ketua DPP PAN Sutrisno Bachir</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Zulkifli Hasan akhrinya keluar sebagai pemenang dalam pertarungan untuk memperebutkan kursi DPP PAN setelah berkahir mengungguli Hatta Rajasa dalam Kongres PAN yang berlangsung di Bali hari ini. Mantan Ketua DPD PAN H. Herman Affandi yang sejak awal memberikan dukungannya kepada Zulkifli Hasan menyatakan, kemenangan ini sangat demokratis karena pemilihan dilakukan dengan cara voting dan hanya berselisih 6 suara saja.</p> <p>Hasil akhirnya dalam pemilihan Ketua Umum DPP PAN mala mini, Zulkifli Hasan memperoleh 296 suara, sedangkan Hatta Rajasa memperoleh 286 Suara. “Kemenangannya memang sangat tipis, bahkan sejak awal Pak Hatta diunggulkan lewat beberapa survey. Namun hasil akhirnya Zulkifli Hasan berhasil mengakhiri pertarungan ini dengan kemenangan tipis,” kata H. Herman Affandi melalui ponselnya malam ini, Minggu (1/3) langsung dari Bali.</p> <p>Sementara itu dari Lumajang selain utusan resmi dari DPD PAN Lumajang, yakni PLT Ketua DPD PAN Usman Arif juga hadir sejumlah tokoh lainnya. Para pengurus PAN Lumajang sebagian juga berangkat ke Bali untuk mengikuti Konggres PAN kali ini. Bahkan dua mantan Ketua DPD PAN, yakni H. Thorik dan H. Herman Affandi juga ikut hadir dalam kesempatan ini.</p> <p>“Saya hadir ke Konggres ini karena ajakan sejumlah kawan-kawan DPW PAN Jatim yang sama-sama peduli dengan PAN kedepan. Kebetulan saja sebagian dari kawan-kawan saya memberikan dukungan kepada Zulkifli Hasan, dan Alhamdulillah akhirnya menang juga walau sangat tipis,” ungkap H. Herman kemudian.</p> <p>Sebuah media online nasional merilis sebuah berita yang menyebutkan Mantan Ketua DPP PAN Hatta Rajasa langsung memberikan ucapan selamat kepada Zulkifli Hasan atas kemenangannya untuk memimpin PAN kedepan. (fat)</p>

    "> Herman Affandi : Walau Menang Tipis Yang Pen...
  • "> DPC PKB Lumajang Kembali Bergolak...
  • "> Seluruh Pengurus DPC PAN “Kompak” Ajukan...
  • "> Inilah Pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten...
  • Aneka Rupa

    Pengurus Kopnas Aku Mandiri Coop Kecewa, Pemkab Tak Hadiri Kegiatannya

    Jumat, 06 Maret 2015
    Pengurus Kopnas Aku Mandiri Coop Kecewa, Pemkab Tak Hadiri Kegiatannya <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jatim ketika meninjau salah satu UKM yang menjadi anggota Koperasi Nasional Aku MAndiri Coop</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat dalam bekoperasi sekaligus menyuarakan kelembagaan koperasi sesuai dengan amanat UUD 1945 dan Pancasila, Koperasi Nasional Aku Mandiri Coop yang berkantor pusat di Jakarta sejak tanggal 3 Maret hingga hari ini, Jumat (6/3), menggelar sosialisasi program Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (Gemaskop) yang diadakan di Desa Jokarto Kecamatan Tempeh.</p> <p>Hadir Dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Koperasi Nasional Aku Mandiri Coop, Perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jatim, Perwakilan dari Dinas Pariwisata Lumajang serta seluruh anggota Koperasi Aku Mandiri Coop Lumajang yang sudah terdaftar, sayangnya dalam acara tersebut tidak tampak para pejabat terkait dari Pemkab Lumajang.</p> <p>Usai kegiatan, Kasi Ortala Dinas Koperasi Propinsi Jatim Cheppy Sukolaksono ketika dikonfirmasi media ini mengatakan dengan didirkannya koperasi ini khususnya di Kabupaten Lumajang diharapkan dapat meningkatkan daya tawar terhadap anggota koperasi dalam mengembangkan usahanya khususnya para pengusaha kecil dan menengah.</p> <p>“Pendirian koperasi yang bersifat kelompok yang sudah terakomodir ini agar dapat memiliki daya tawar. Yang sulit adalah bagaimana caranya mengembangkan usaha ini, karena ini tidak seperti membalik telapak tangan, semua ada proses dan proses inilah yang harus dilalui bersama oleh teman-teman atau anggota koperasi tersebut, jadi antara ketua, pengurus dan anggota harus bahu membahu untuk mengembangkan usahanya,” kata Cheppy Sukolaksono.</p> <p>Ketika disinggung apakah tidak khawatir jika koperasi ini nantinya akan mengalami nasib serupa dengan koperasi-koperasi yang sebelumnya sudah ada seperti KUD dan koperasi-koperasi lainnya yang ada dipedesaan yang terkesan mati suri, dengan tegas Cheppy mengatakan untuk menghindarinya perlu ada restrukturisasi kepengurusan serta mengidentifikasi penyebab tidak berkembangnya koperasi tersebut. “Jika penyebabnya sudah ditemukan, hendaknya pengurus secara bersama-sama mencari solusi jalan keluarnya,” bebernya.</p> <p>Sementara itu Ketua Umum Koperasi Nasional Aku Mandiri Coop, Reza Fabianus ketika dikonfirmasi media ini mengatakan koperasi ini akan semaksimal mungkin berusaha mencapai kemandirian khususnya pada keuangan anggota UKM sehingga tercipta komunitas anggota UKM yang mandiri sesuai dengan prinsip koperasi dari, oleh dan untuk anggota. “Hal ini sesuai dengan visi koperasi kami,” katanya.</p> <p>Dalam koperasi ini pihaknya menerapkan 4P terhadap anggota yaitu Pelatihan, Pendampingan, Permodalan dan Promosi. Di Kabupaten Lumajang ini menurutnya, berdasarkan konsultasi dan diskusi yang dilakukan bersama teman-teman Lumajang maka disepakati untuk mendirikan koperasi disini. “Hal ini bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabat UKM di Lumajang,” tegas Reza Fabianus. (ww)</p>

    "> Koperasi Nasional Aku Mandiri Coop gelar Sos...
  • "> 7 & 8 Maret, Laskar Hijau Akan Gelar Kenduri...
  • "> Mulai Minggu Depan, Anak Sekolah Diantar Pak...
  • "> Wartawan Lumajang Sepakat Bentuk Forum Komun...
  • Peristiwa

    Sempat Ditolak, Eksekusi Tanah Dan Bangunan Mantan Nasabah BRI Akhirnya Dilaksanakan

    Kamis, 05 Maret 2015
    Sempat Ditolak, Eksekusi Tanah Dan Bangunan Mantan Nasabah BRI Akhirnya Dilaksanakan <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:349px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Dua pemuda pengedar pil koplo ketika diperiksa diruang Satreskoba Polres Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah pelaku baik itu pengguna maupun pengedar pil koplo, polisi sudah mengantongi sejumlah nama yang diduga sebagai pengedar barang haram tersebut, setelah dilakukan pengintaian polisi berhasil menangkap 2 pemuda pengedar pil koplo dan setelah dikembangkan polisi juga menangkap seorang penjual miras disekitar Yosowilangun.</p> <p>2 pemuda yang ditangkap polisi tersebut antaralain Supriyanto (26) warga Desa Bonsari Kulon Kecamatan Yosowilangun dan Dendi Siswanto (23) warga Desa Keting Kecamatan Jombang Kabupaten Jember.</p> <p>Kedua pemuda tersebut ditangkap setelah sebelumnya dilakukan pengintaian oleh polisi dalam beberapa hari terakhir. Setelah dirasa cukup bukti untuk menangkap keduanya polisi langsung melakukan penggerebekan disebuah warung makan disekitar jalan raya Kunir.</p> <p>Ketika dilakukan penggeledahan terhadap keduanya polisi khususnya tim Rekoba Polres Lumajang berhasil mengamankan 2 box atau sekitar 2 ribu butir pil koplo jenis Trihexypenidyl (Trex). Barang haram tersebut akhirnya diamankan di Mapolres Lumajang beserta sepeda motor dan HP ang digunakan keduanya.</p> <p>Pasca penangkapan kedua pemuda tersebut, polisi langsung melakukan pengembangan disekitar rumah salah satu pelaku, dan tim Reskoba berhasil mengamankan seorang penjual miras bernama Suyoko (43) warga Desa/Kecamatan Yosowilangun. Didalam rumahnya polisi menemukan 37 botol arak siap jual.</p> <p>Kasubbag Humas Polres Lumajang AKP Sugianto ketika dikonfirmasi media ini diruang kerjanya mengatakan para tersangka saat ini tengah ditahan di Mapolres Lumajang untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan.</p> <p>Akibat perbuatannya dua pemuda pengedar pil koplo ini akan dijerat dengan UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. “Sedangkan untuk penjual miras tentunya akan dijerat dengan pasal yang berbeda,” kata AKP Sugianto. (ww)</p>

    "> 2 Pengedar Pil Koplo Ditangkap Polisi, 1 Pen...
  • "> Khawatir Ada Penimbunan, Polisi Selidiki Sej...
  • "> Untuk Tambah Gairah, Seorang Buruh Tani Neka...
  • "> Diduga Stres, Seorang Wanita Pencuri Motor D...
  • Wisata Budaya

    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang

    Selasa, 13 Januari 2015
    Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs Candi Bathari Durga Lumajang <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu pasangan peserta Balos anak-anak</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Batik Lumajang On the Stage (Balos) adalah salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-759, tahun ini merupakan tahun ke III pelaksanaannya sejak dicanangkannya Batik Lumajangan sekitar tahun 2012 lalu.</p> <p>Kegiatan yang dilaksanakan salah satu event organizer di Lumajang ini setiap tahunnya semakin meriah, selain jumlah pesertanya yang makin bertambah, pesertanya juga makin beragam. Untuk tahun ini peserta dibagi dalam empat kelompok antara lain kelompok Paud dan TK, kelompok SD kelas 1 sampai kelas 6, kelompok SMP, SMA, SMK dan umum, sedangkan kelompok terakhir adalah perwakilan dari SKPD dan para camat beserta istri.</p> <p>Untuk peserta tahun ini bukan hanya datang dari Lumajang saja, tetapi dari sejumlah kabupaten tetangga juga ikut ambil bagian seperti ada yang dari Malang, Probolinggo, Jember, Bondoswoso bahkan ada yang dari Kabupaten Banyuwangi.</p> <p>Panitia berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya agar semakin meningkatkan kecintaan masyarakat akan batik khususnya masyarakat Lumajang, karena batik bukan hanya dapat dikenakan secara biasa saja, tapi juga dapat dikreasikan dan dipadupadankan dengan aneka bahan sehingga menghasilkan karya fashion yang spektakuler.</p> <p>“Kami berharap agar kegiatan ini dapat diadakan setiap tahun, agar bakat-bakat terpendam yang ada sudah diketahui sejak dini khususnya untuk anak-anak tingkat Paud dan TK. Selain itu agar masyarakat Lumajang semakin mencintai batik khususnya batik khas Lumajangan,” kata Sandi Damara Haryanto, selaku ketua panitia pelaksana.</p> <p>Kriteria penilaian dalam Balos kali ini bukan hanya dinilai dari penampilan serta busana yang dipakai , tapi juga dari batik yang dipakai. Jika batik yang dipakai tidak asli Lumajang atau tidak menggambarkan corak khas Lumajangan otomatis akan mengurangi nilai, oleh karenanya panitia mempunyai juri khusus yang paham betul dengan batik khas Lumajangan.</p> <p>Sementara itu Wakil Bupati Lumajang H As’at Malik dalam pembukaan kegiatan tersebut mengatakan kegiatan Balos tahun ini nampak semakin semarak lagi dan diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat akan semakin bangga memakai batik khas Lumajang.</p> <p>“Kedepan, mungkin pak Gawat (Kepala Dinas Pariwisata=red) sudah memikirkannya, untuk pegawai yang paling sering memakai batik ke kantor barangkali perlu diberi penghargaan juga itu nantinya. Tahun 2015 mudah-mudahan ada penilaian dan diujung tahun akan diberi pengharagaan,” kata Wabup.</p> <p>Banyak orang yang sudah mulai menyukai batik khas Lumajang, oleh karena itu mari kita bangga dengan batik kita sendiri. “Yakinlah bahwa batik khas Lumajang itu tidak seperti apa yang kita bayangkan,” imbuhnya.</p> <p>Dalam pesan terakhirnya Wabup Lumajang menutup sambutannya dengan pantun. “Burung glatik diatas kedondong, pakai batik keren dong !” ungkap Wabup dalam pantunnya yang disambut tepuk tangan meriah para undangan. (ww)</p>

    "> Mulai Tingkat Paud/TK Hingga Camat Ikut Rama...
  • "> Meskipun Hujan Festival Jaran Kencak Tetap B...
  • "> Sejarawan Asal Belanda Harry Poeze, Kunjungi...
  • "> AMPAS Tuding Pemkab Abaikan Peninggalan Seja...
  • Wartalumajang.com - Dualisme kepengurusan DPC PKB Kabupaten Lumajang nampaknya belum kunjung usai, beberapa waktu lalu Hj. Masitah menyampaikan bahwa dirinya telah memperoleh SK dari DPP PKB sebagai ketua DPC PKB Lumajang, namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar.

    Ketika dihubungi wartawan melalui handponenya hari ini, Sabtu (3/8), Halim Iskandar menyatakan kepengurusan DPC PKB dengan Muhammad Zacky Barizi sebagai Ketua Dewan Tanfidznya adalah kepengurusan yang sah sampai saat ini. "SK untuk Hj Masitah itu hanya untuk Pilkada Lumajang, bukan yang lain," katanya diujung telepon.

    Pernyataan Ketua DPW PKB jatim ini kemudian ditegaskan kembali oleh H. Thoriqul Haq, Sekretaris DPW PKB Jatim ketika ditemui sejumlah wartawan dikantor DPC PKB Lumajang di jalan Swandak. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan diluar kebiasaan struktur kepengurusan DPC PKB. "SK yang diberikan kepada Hj Masitah itu jelas tertulis hanya untuk pilkada Lumajang," tegasnya.

    Sedangkan diluar kepentingan pilkada, seperti operasinal parpol dan lainnya masih tetap pada kepengurusan Gus Muh (panggilan akrab Muhammad Zacky Barizi). DPW PKB juga sedang melakukan komunikasi dengan KPU Lumajang terkait dengan tata administrasi DPC PKB Lumajang. "Kita sedang urus dengan KPU tentang tata administrasi partai," imbuh Thoriqul Haq.

    Dalam waktu dekat, menurut Thoriqul Haq, akan diatur tata administrasi terkait dengan pencalegan di Lumajang. Maksimal sesudah hari raya semuanya sudah beres. Ia meminta kepada seluruh caleg untuk tetap fokus pada Pemilu 2014, agar PKB Lumajang bisa keluar sebagai pemenang. "Caleg tidak perlu kawatir tetep fokus pada pemilu 2014," pungkasnya.

    Web Designer