Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Ketua DPC Hanura Eny Sunarni :
Senin, 30 Mei 2016 15:57 WIB
Wartalumajang.com – Ketua DPC Hanura Lumajang Terpilih Eny Sunarni, membuat sebuah gebrakan baru dalam memimpin partainya. Hari ini, sebanyak 30 orang calon Pengurus dan Pengurus DPC Hanura Lumajang melakukan tes urine untuk memastikan seluruh pengurusnya benar-benar terbebas dari pengaruh Narkob...
Ketua DPN APTRI Soemitro Samadikun : “Di Jatim Saja Masih Ada 1,2 Juta Ton Gula. Apa Alasannya Kok Mau Import Raw Sugar” (8)
Senin, 30 Mei 2016, 15:09 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Kebijakan pemerintah yang akan melakukan import Raw Sugar (Gula Mentah) semakin mendapatkan penola [ ... ]

Mendekatkan Jarak Pengiriman, PG. KTM Lamongan Akan Bangun Transitmen Tebu Di Lumajang (7)
Sabtu, 28 Mei 2016, 16:13 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk memperpendek jarak pengiriman tebu dari Lumajang ke Pabrik Gula (PG) Kebun Tebu Manis (KTM)  [ ... ]

H. Akhmat ST : “Saya Setuju Ada Videotron, Tapi Jika Tidak Prosedural, Ya Dibongkar Saja”
Sabtu, 28 Mei 2016, 15:19 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Akhmat ST, meminta Pemkab mengambil sikap tega [ ... ]

Tak Kantongi Ijin, Satpol PP Minta Videotron Dimatikan
Jumat, 27 Mei 2016, 17:21 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Dua videotron yang terpasang didepan pendopo kabupaten dan perempatan Adipura diketahui belum mel [ ... ]

Sabtu, 20 Pebruari 2016 07:49
H. Thoriqul Haq : Proses Peradilan Salim Kancil Harus Kita Kawal Bersama
Wartalumajang.com – Anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Thoriqul Haq berharap kepada semua pihak, agar ikut mengawal proses peradilan kasus Salim Kancil, sehingga proses peradilan ini berlangsung secara tr...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

H. Akhmat ST : “Saya Setuju Ada Videotron, Tapi Jika Tidak Prosedural, Ya Dibongkar Saja”

Sabtu, 28 Mei 2016
H. Akhmat ST : “Saya Setuju Ada Videotron, Tapi Jika Tidak Prosedural, Ya Dibongkar Saja” <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Salah satu videotron yang ada diperempatan Adipura</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Dua videotron yang terpasang didepan pendopo kabupaten dan perempatan Adipura diketahui belum melengkapi izin. Padahal keduanya sudah berdiri, menyala dan menayangkan sejumlah konten sejak beberapa hari lalu. Untuk itu Satpol PP Lumajang meminta pihak vendor untuk segera dimatikan dan menguru ijinnya dulu.</p> <p>Hal ini diakui Kepala Satpol PP Lumajang, Basuni, ada dua ijin prinsip yang belum dilengkapi pihak vendor pemasang videotron tersebut, antara lain Ijin Gangguan (HO) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).</p> <p>Satpol PP juga baru mengetahui setelah diadakan rapat terbatas Pemkab untuk membahas kedua videotron yang dihadiri Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang), Kepala KPT, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidkan, Kepala Bappeda, serta Kepala PUK. Mengingat, banyaknya sorotan dari sejumlah kalangan terkait beridirinya dua videotron yang dinilai belum lolos presedur.</p> <p>Menindaklanjuti temuan ini, Satpol PP segera melakukan penertiban dan meminta kepada pihak vendor untuk mematikan videotron. "Kita sudah hubungi pihak teknisi dari videotron, agar untuk sementara dipadamkan," ujar Basuni pada wartawan.</p> <p>Sayangnya perintah dari Satpol PP ini tidak bisa langsung dilaksanakan, karena teknisi videotron harus berkoodinasi dahulu dengan pimpinannya. Diketahui pimpinan vendor berada si Kota Surabaya. “Tidak bisa langsung dimatikan, karena teknisi harus koordinasi dulu dengan pimpinannya,” imbuhnya.</p> <p>Basuni menambahkan, dari keterangan pihak vendor, kelengkapan perizinan yang belum terpenuhi masih dalam proses. Ditambah lagi di Lumajang Perda Retribusi Izin Gangguan dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masih dalam proses dan kini masih dalam bentuk Raperda. “Masih dalam proses, Perda juga masih akan disyahkan di Provinsi,” terangnya.</p> <p>Di dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani oleh pihak Pemkab dan Vendor, juga disebutkan jika videotron tidak boleh menyala jika izin belum dilengkapai. Basuni menjelaskan, ini tetrtuang dalam MoU di pasal 4 ayat 3 huruf a dan d. ‘Di MoU sudah ada prosedurnya yang disetujui oleh keduabelahpihak,” ucapnya. (ww)</p>

"> Tak Kantongi Ijin, Satpol PP Minta Videotron...
  • "> H. Arum Sabil : Pabrik Gula Harus Berbenah, ...
  • "> PG Jatiroto Jalin Kerjasama Bidang Perdata D...
  • "> RUU Tembakau Lebih Menguntungkan Petani Loka...
  • Hukum

    Polres Lumajang Akan Panggil Pejabat PG. Jatiroto Terkait Pungutan PAD Kepada Petani

    Kamis, 12 Mei 2016
    Polres Lumajang Akan Panggil Pejabat PG. Jatiroto Terkait Pungutan PAD Kepada Petani <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Arsyad Subhekti</span></span>Wartalumajang.com </strong>– Pemeriksaan 12 Pejabat di Lumajang yang diduga terkait dengan kasus pasir besi di Lumajang belakangan ini tak terdengar lagi kabarnya. Karenanya sejumlah masyarakat Lumajang mulai mempertanyakan keseriusan Kejati dalam menangani kasus ini. Karena sejak dilakukan pemeriksaan berkali-kali baik di Kejati maupun di Kejaksaan Negeri Lumajang beberapa waktu lalu, sampai sekarang tak terdengar lagi kabarnya. Arsyad Subhekti, salah seorang warga Tempeh Lumajang yang cukup aktiv memantau persoalan hukum terkait kasus pertambangan di Lumajang menyayangkan ketidakjelasan kelanjutan kasus ini.</p> <p>“Mereka semua katanya dipanggil sebagai saksi, saksinya siapa dan sekarang sampai ketahap mana. Ini semua tidak ada penjelasan dari pihak penyidik di Kejaksaan Tinggi. Padahal pemeriksaan ini sebenarnya lebih awal dibandingkan dengan kasus Salim Kancil yang juga sama-sama terkait pertambangan,” kata Arsyad Subhekti.</p> <p>Karenanya Arsyad mempertanyakan kelanjutan kasus ini dan seharusnya pihak Kejati memberikan rincian penjelasan yang cukup tentang hasil pemeriksaan ini. Apakah ke 12 pejabat ini memang ada indikasi melakukan tindak pidana terkait pertambangan atau tidak.</p> <p>“Kalau tidak ada penjelasan seperti ini terus untuk apa kemarin diperiksa. Kalau memang tidak ada kesalahan dari mereka ya harus dijelaskan kepada publik, khsususnya masyarakat Lumajang agar semuanya jadi jelas,” kata Arsyad Subhekti.</p> <p>Informasi yang berhasil kami himpun dari penyidik ketika melakukan penyidikan di Lumajang, ke 12 pejabat in diperiksa terkait dengan perijinan pasir besi di Lumajang. Sementara pihak pemilik ijin yakni bos PT. IMMS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sebentar lagi berkasnya akan dilimpahkan ke Pengadilan di PN Surabaya.</p> <p>“Pihak penerima ijin sudah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan katanya sudah siap untuk disidangkan. Kita semua sebenarnya ingin tahu apakah ke 12 pejabat ini ada kaitannya atau tidak dengan kasus ini. Apa Cuma diperiksa terus nggak ada kelanjutannya seperti ini,” kata Arsyad kemudian.</p> <p>Pemeriksaan ke 12 pejabat ini berlangsung pada awal tahun 2014. Selain dilakukan di Kejati, pemeriksaan juga dilakukan di Kejaksaan Negeri Lumajang. Beberapa pejabat yang diperiksa diantara Mantan Ketua Bappeda Lumajang Ir. Indah Amperawati, Mantan Kabag Keuangan Ir. Rochmaniah, Mantan Kepala KPT, Mantan Kepala Satpol PP, Mantan Asisten Sekda dan sejumlah pejabat lainnya di Lumajang. (fat)</p>

    "> Tak Terdengar Kabarnya, Kejati Diminta Beri ...
  • "> Gugatan Pra Peradilan Ditolak, Kuasa Hukum P...
  • "> Dua Saksi Penahanan Puryanto dan Khomsani, T...
  • "> Perlu Pendalaman, Kasus Koperasi Wirabhakti ...
  • Politik

    Ketua DPC Hanura Eny Sunarni : "Jika Ada Pengurus Positif Pakai Narkoba, Pasti Kita Pecat"

    Senin, 30 Mei 2016
    Ketua DPC Hanura Eny Sunarni : <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Muscab II Hanura Lumajang diadakan di halaman Hotel Maharaja Klakah</span></span>Wartalumajang.com</strong> – DPC Partai Hanura Lumajang akhirnya memiliki ketua yang baru, jika tahun sebelumnya sang ketua didominasi para pria, kali ini ketua DPC Hanura Lumajang dipimpin seorang wanita setelah melalui proses pemilihan secara aklamasi.</p> <p>Berbeda dengan periode sebelumnya pemilihan ketua DPC yang dikemas dalam sebuah acara Musyawarah Cabang II (Muscab) di Lumajang kali ini hanya ada satu kader yang mencalonkan diri dan sudah mendapatkan rekom dari DPP sebagai calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)Partai Hanura Lumajang.</p> <p>Hal ini terkait dengan persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai salah satunya adalah sanggup menyediakan kantor, entah itu kontrak atau milik sendiri. Selain itu calon juga harus lulus fit and proper test dan kemudian direkomendasikan oleh DPP.</p> <p>Mungkin itu yang membuat sejumlah kader yang akan mencalonkan diri sebagai ketua DPC Hanura Lumajang mundur, karena memang itu persyaratan yang dibuat oleh DPP. “Saat ini yang lulus hanya satu mas, yaitu ibu Eni Sunarni,” kata Hendrik, Ketua Panitia Muscab Hanura Lumajang.</p> <p>Karena peserta atau calon yang lulus hanya satu, otomatis akan terjadi aklamasi. Sehingga untuk periode berikutnya DPC Partai Hanura Lumajang dipimpin oleh seorang wanita, yang saat ini juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Lumajang.</p> <p>Ketua DPD Hanura Jatim, Kelana Aprilianto dalam kesempatan terpisah berharap agar Muscab kali ini berlangsung aman dan tertib. Dia juga berpesan agar Muscab ini dilaksanakan dengan bersih agar Muscab ini bermartabat, terhormat. “Dan tidak dikotori oleh praktek-praktek transaksional,” katanya.</p> <p>Diakuinya, Muscab II ini berbeda dengan Muscab I, sebelumnya para calon dapat langsung mendaftarkan diri saat Muscab dilaksanakan, tetapi untuk Muscab ke II ini para bakal calon harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh tim penjaringan yang ditunjuk oleh DPD. “Selain harus lulus fit and proper test, para bakal calon juga harus menandatangani surat pernyataan kesanggupan, diantaranya adalah sanggup menyediakan kantor dan kendaraan operasional yang dibranding,” bebernya. (ww)</p>

    "> Terpilih Secara Aklamasi, DPC Hanura Lumajan...
  • "> Hasan Aminudin Bakal Ikut Dalam Pertarungan ...
  • "> Pelantikan Serentak Ranting Perindo Lumajang...
  • "> Bertemu Anggota DPRD Jatim, Penambang Tradis...
  • Aneka Rupa

    STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Internasional

    Selasa, 24 Mei 2016
    STIE Widya Gama Lumajang Gelar Seminar Internasional <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Evaluasi Sergap di Aula Makodim 0821 Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> - untuk memenuhi target penyerapan gabah sebagai cadangan beras nasional serta melakukan evaluasi kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) selama panen raya yang rencananya akan berlangsung pada bulan April hingga Mei tahun ini di Kabupaten Lumajang, Kodim 0821 Lumajang mengundang para pengusaha penggilingan padi se-Kabupaten Lumajang untuk berkoordinasi, Kamis (27/4) siang.</p> <p>Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Imam Purnomo Hadi, S.IP. Selain itu turut hadir pula Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan RI Ir. Mulyadi, Wakasub Divre Bulog Probolinggo, Satgas Sergap Kodim 0821/Lmj, serta para Pemilik/pengusaha Penggilingan Padi mitra Bulog se-Kabupaten Lumajang.</p> <p>Dandim 0821 Lumajang dalam sambutannya mengatakan bahwa cadangan pangan Nasional di Indonesia tergantung pada wilayah Jatim. Kalau Tentara setiap dapat perintah pasti langsung dilaksanakan tanpa ada mengeluh dan beralasan serta tidak pernah mengkambing hitamkan setiap permasalahan ke orang lain. “Jadi kita yang tinggal di wilayah Jatim mau tidak mau harus mendukung program tersebut,” katanya.</p> <p>Target luas tanam yang dilakukan bersama-sama antara Kodim 0821 dengan Distan Lumajang sudah bisa melebihi target hingga 116 persen. Pihaknya tiap hari sudah malaksanakan pendataan terkait dengan serap gabah petani. “Tujuan kami disini adalah untuk mencari solusi terkait kendala2 yang kita hadapi sehingga target kita bisa optimal,” ujar Imam Purnomo Hadi.</p> <p>Dandim 0821 mengakui jika pihaknya selaku yang bertanggung jawab dengan giat pendampingan ini sudah berupaya melaksanakan tugas dengan maksimal. “Kami sudah kerahkan para Danramil dan Babinsa untk bekerja dengan sekuat tenaga kami agar target serapan gabah bisa terpenuhi,” imbuhnya.</p> <p>Untuk itu mari kita cari solusi untuk memecahkan sumber permasalahan atau kendala turunnya serapan gabah di Lumajang. “Jika forum ini terlalu terbuka maka kami persilahkan membahas permasalahan ini secara tertutup di ruang kerja kami,” pinta Dandim 0821.</p> <p>Usai penyampaian materi oleh petugas dari Kementan RI dan dari Bulog Probolinggo, kegiatan dilanjutkan dengan rapat tertutup diruang Dandim 0821 Lumajang bersama para pengusaha penggilingan padi serta para pejabat terkait. (ww)</p>

    "> Untuk Evaluasi Sergap, Kodim 0821 Undang Pen...
  • "> Untuk Mensinkronkan Program Kerja, Kodim 082...
  • "> PT. Wardah Tour & Travel Kembali Berangkatka...
  • "> Pengukuhan FKUB, Bupati Minta Kerukunan Hidu...
  • Peristiwa

    Ketua DPN APTRI Soemitro Samadikun : “Di Jatim Saja Masih Ada 1,2 Juta Ton Gula. Apa Alasannya Kok Mau Import Raw Sugar” (8)

    Senin, 30 Mei 2016
    Ketua DPN APTRI Soemitro Samadikun : “Di Jatim Saja Masih Ada 1,2 Juta Ton Gula. Apa Alasannya Kok Mau Import Raw Sugar” (8) <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:585px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah sistem core sampling yang dapat mengetahui rendemen dengan cepat milik PG. KTM Lamongan</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk memperpendek jarak pengiriman tebu dari Lumajang ke Pabrik Gula (PG) Kebun Tebu Manis (KTM) Lamongan, menurut rencana kedepan akan dibangun transitmen tebu di Lumajang, sehingga petani tebu di Lumajang tidak perlu harus sampai ke Lamongan dalam mengirim tebunya, namun cukup di Lumajang saja. Hal ini disampaikan oleh Advisor PG. KTM Lamongan, Adi Prasongko, ketika bertemu dengan sejumlah petani tebu di Lumajang belum lama ini.</p> <p>Dalam pembangunan transitmen tebu ini PG. KTM akan berusaha mengundang dan melibatkan pengusaha lokal di Lumajang untuk secara bersama-sama membangun transitmen ini, agar pengusaha Lumajang dapat ambil bagian dalam usaha pemberdayaan petani tebu di Lumajang, disisi lain menjalin kerjasama yang saling menguntungkan.</p> <p>“Sebelum kita putuskan untuk membangun sendiri, kita akan mengajak pengusaha lokal dulu untuk bersama-sama berinvestasi dalam pembangunan transitmen tebu di Lumajang. Jika memang tidak ada yang mau, ya kita akan bangun sendiri nantinya. Tapi saya sangat yakin akan ada pengusaha Lumajang yang akan bekerjasama dibidang ini,” kata Adi Prasongko.</p> <p>Cara kerja Transitmen tebu menurut Adi Prasongko adalah memutus jarak yang jauh dari Lumajang ke Lamongan. Petani Lumajang cukup mengirimkan tebunya kelokasi transitmen tebu yang akan dibangun. Sementara ditransitmen ini juga akan dilengkapi dengan peralatan robotik yang memungkinkan petani mengetahui rendemen tebunya, berikut jumlah uang yang akan diperoleh dari tebu yang masuk ke Transitmen.</p> <p>“Sama dengan yang ada dipabrik kami mas, hanya saja letaknya di Lumajang. Jadi peralatan mulai dari timbangan, sistem ektraksi tebu semuanya akan kita bangun juga ditransitmen ini,” kata Adi Prasongko kemudian.</p> <p>Langkah ini kita lakukan untuk memperdek dan mempercepat proses. Petani dengan truk kecil bisa mengirim tebunya ke transitmen, kemudian dari transitmen akan diangkut ke Lamongan dengan menggunakan truk besar sehingga sangat efisien dari sisi angkutan. Namun Adi Prasongko belum memberikan penjelasan kapan transitmen itu akan dibangun.<em><strong> (fat-bersambung- Selanjutnya ikuti pernyataan Ketua DPN APTRI Soemitro Samadikun, Terkait masalah tebu lainnya)</strong></em></p> <p> </p>

    "> Mendekatkan Jarak Pengiriman, PG. KTM Lamong...
  • "> Inilah Tawaran Menarik Dari PG. Kebun Tebu M...
  • "> Kelompok Rampok Sadis Ditangkap Polisi, Satu...
  • "> Selamatan Buka Giling, PG Jatiroto Targetkan...
  • Wisata Budaya

    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS

    Kamis, 14 April 2016
    Kabar Gembira !! Pemerintah Pusat Akan Kucurkan Rp. 20 Triliun Untuk Wisata Sekitar TNBTS <strong> </strong> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:439px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Suasana pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk meningkatkan kualitas SDM bidang kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lumajang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan memberikan pelatihan dasar SDM kepariwisataan di Hotel Gajah Mada Lumajang selama dua hari pada Kamis dan Jumat (7 dan 8 April 2016).</p> <p>Pelatihan yang digelar dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM kepariwisataan kawasan Bromo Tengger Semeru ini diikuti peserta dari kawasan destinasi wisata, pelaku UKM, masyarakat adat, tokoh adat, tokoh agama,dan sejumlah wartawan dari berbagai media.</p> <p>Kegiatan ini dibuka Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang Deni Rohman AP, sekaligus menjadi narasumber pertama. Selain itu juga ada narasumber dari Kepala Bidang Fasilitasi, Sertifikasi Kompetensi Asdep Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Drs. Teguh Harisusanto M.Hum dan sejumlah narasumber yang membidangi masalah kepariwisataan.</p> <p>Usai menyampaikan materi, Teguh Harisusanto kepada sejumlah wartawan mengatakan kegiatan pelatihan ini dilakukan di 34 propinsi se-Indonesia. Untuk di Jawa Timur sudah dilakukan di Banyuwangi, Probolinggo dan Tulungangung. “Dan sekarang disini,” katanya.</p> <p>Kegiatan ini dilakukan disini, karena obyek wisata di Lumajang masuk dalam 10 destinasi obyek wisata yang menjadi prioritas nasional, yaitu adanya wisata Bromo Tengger Semeru (BTS). Untuk mensukseskan program prioritas nasional itu pihaknya akan mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dengan memberikan pelatihan-pelatihan. “Agar ketika BTS ini menjadi potensi wisata yang sangat menarik dan melebih daerah-daerah lain, otomatis semuanya sudah siap,” ungkapnya.</p> <p>Kegiatan saat ini sifatnya pelatihan dasar, nantinya ada pelatihan lanjutan kepariwisataan yang akan dikhususkan pada tenaga-tenaga kerja dibidang kepariwisataan, sehingga SDM dibidang ini benar-benar kompeten dan siap melayani wisatawan.</p> <p>“Untuk pelatihan tenaga kerja khusus bidang kepariwisataan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata, misalnya pemandu wisata, pegawai hotel, biro-biro perjalanan wisata dan sebagainya yang berkaitan dengan kepariwisataan, ini yang dimaksud tenaga kerja langsung. Untuk yang tidak langsung disesuaikan dengan leading sektornya masing-masing,” ujar Teguh Harisusanto.</p> <p>Sementara itu Deni Rohman AP, Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Lumajang mengaku akan terus berupaya mengembangkan SDM kepariwisataan di Lumajang. Pihaknya mempunyai target 5 tahun kedepan Lumajang akan menjadi daerah yang wajib dikunjungi obyek wisatanya. “Saat ini kami tengah mempersiapkan segala sesuatunya mas, termasuk pelatihan SDM ini,” ungkapnya. (ww)</p>

    "> Tingkatkan SDM Kepariwisataan, Disbudpar Gel...
  • "> Dinas Pariwisata Menggelar Diskusi Santai De...
  • "> Pembuatan Film “Runtuhnya Kerajaan Lamajan...
  • "> Kegiatan Hari Pertama Jamaah Umroh PT. Warda...
  • Wartalumajang.com - Dualisme kepengurusan DPC PKB Kabupaten Lumajang nampaknya belum kunjung usai, beberapa waktu lalu Hj. Masitah menyampaikan bahwa dirinya telah memperoleh SK dari DPP PKB sebagai ketua DPC PKB Lumajang, namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar.

    Ketika dihubungi wartawan melalui handponenya hari ini, Sabtu (3/8), Halim Iskandar menyatakan kepengurusan DPC PKB dengan Muhammad Zacky Barizi sebagai Ketua Dewan Tanfidznya adalah kepengurusan yang sah sampai saat ini. "SK untuk Hj Masitah itu hanya untuk Pilkada Lumajang, bukan yang lain," katanya diujung telepon.

    Pernyataan Ketua DPW PKB jatim ini kemudian ditegaskan kembali oleh H. Thoriqul Haq, Sekretaris DPW PKB Jatim ketika ditemui sejumlah wartawan dikantor DPC PKB Lumajang di jalan Swandak. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan diluar kebiasaan struktur kepengurusan DPC PKB. "SK yang diberikan kepada Hj Masitah itu jelas tertulis hanya untuk pilkada Lumajang," tegasnya.

    Sedangkan diluar kepentingan pilkada, seperti operasinal parpol dan lainnya masih tetap pada kepengurusan Gus Muh (panggilan akrab Muhammad Zacky Barizi). DPW PKB juga sedang melakukan komunikasi dengan KPU Lumajang terkait dengan tata administrasi DPC PKB Lumajang. "Kita sedang urus dengan KPU tentang tata administrasi partai," imbuh Thoriqul Haq.

    Dalam waktu dekat, menurut Thoriqul Haq, akan diatur tata administrasi terkait dengan pencalegan di Lumajang. Maksimal sesudah hari raya semuanya sudah beres. Ia meminta kepada seluruh caleg untuk tetap fokus pada Pemilu 2014, agar PKB Lumajang bisa keluar sebagai pemenang. "Caleg tidak perlu kawatir tetep fokus pada pemilu 2014," pungkasnya.

    Web Designer