Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
PAN Lumajang Akhirnya Tetapkan Lutfi Irbawanto Sebagai Calon Wabup
Sabtu, 01 Agustus 2015 13:06 WIB
Wartalumajang.com – Setelah menunggu lama dan sempat menghadirkan dua nama, DPC PAN Lumajang akhirnya menetapkan Notaris Lutfi Irbawanto sebagai Calon Wakil Bupati Lumajang dari partai itu. Sebelumnya juga sempat muncul nama Usman Efendi yang juga direncanakan akan maju lewat PAN. Kendati demikian...
Meski Difatwa Haram oleh MUI, RSI Masih Jalankan BPJS
Jumat, 31 Juli 2015, 18:18 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kes [ ... ]

Dinkes Dan Pihak BPJS Masih Bingung Soal Fatwa Haram BPJS Kesehatan
Jumat, 31 Juli 2015, 18:10 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Pihak BPJS Kesehatan Lumajang masih bingung dan kaget atas fatwa diharamkannya BPJS Kesehatan oleh M [ ... ]

MUI Lumajang Belum Dapat Instruksi Fatwa Haram BPJS
Jumat, 31 Juli 2015, 17:48 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Fatwa diharamkannya BPJS Kesehatan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menjadi halaman menari [ ... ]

Ribuan Anggota FKPPI 1321 Lumajang Gelar Apel Akbar
Jumat, 31 Juli 2015, 17:14 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com - Dalam rangka membantu menjaga stabilitas keamanan diwilayah Lumajang serta mewujudkan dan memper [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Di Lumajang Capai Rp 20 Milyar

Kamis, 30 Juli 2015
Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Di Lumajang Capai Rp 20 Milyar <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:222px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Foto Ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Fraksi PDIP tidak pernah bosan dan lelah menyoroti kinerja pemerintah daerah agar menyelesaikan berbagai persoalan yang ada. Kali ini ada empat poin yang dianggap penting agar segera diselesaikan oleh pemerintah sebagai mana disampaikan dalam rapat paripurna Pandangan Umum terhadap nota penjelasan pengajuan 5 raperda Lumajang, Rabu (29/7) siang.</p> <p>Keempat poin tersebut antara lain, pertama menyangkut Perda. Fraksi PDIP menilai, Pemkab memang punya semangat melaksanakan amanat Perda yang sudah dibuat, namun semangatnya belum diimbangi dengan langkah nyata untuk menjalankan Perda tersebut. Jika hal ini tidak dilakukan oleh pemerintah maka Perda yang sudah dibuat akan mandul.</p> <p>Kedua, menyangkut Permendiknas 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah dan amanat Perda penyelenggaraan pendidikan yang sudah ditetapkan beberapa bulan lalu (termasuk tentang periodesasi kepala sekolah), yang hingga kini belum dijalankan secaa maksimal. Padahal periodesasi kepala sekolah sangat penting untuk regenerasi kepemimpinan dan peningkatan kinerja.</p> <p>“Pemerintah daerah harus melakukan penataan dan menyiapkan dengan matang pada para kepala sekolah melalui seleksi kompetitif dan profesional,” kata Mustainul Umam yang membacakan Pandangan Umum Fraksi PDIP.</p> <p>Poin ketiga menyangkut potensi wisata Lumajang yang hingga kini belum dijalankan secara maksimal. Padahal sudah ada UU No. 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan retribusi daerah dan perda 14 tahun 2011 Tentang Retribusi Tempat Wisata dan Olah Raga. Jika hal ini dilakukan secara maksimal, maka PAD dari sektor ini akan mengalami peningkatan.</p> <p>Pada bagian lain fraksi banteng ini juga mengkritisi pelaksanaan UU No. 06 Tahun 2014 Tentang Desa pasal 57 ayat 2 dan Permendagri No. 112 Tahun 2014 pasal 40 ayat 3 dan 4. Bahwa Pj berasal dari unsur PNS.</p> <p>“Ini juga belum sepenuhnya dilaksanakan oleh pemerintah daerah sehingga mengganggu pelayanan masyarakat”, kata Mustainul Umam kemudian. (Syam)</p>

"> Fraksi PDIP Terus Soroti Kinerja Aparatur Pe...
  • "> Empat Kandidat Sekda Ikuti Assesment Di Badi...
  • "> Kunjungan Wisata Lebaran Menurun, Disbudpar ...
  • "> Bupati Lumajang Lamban Isi “Kekosongan” ...
  • Hukum

    Solikin : Satpol PP Jangan Diamkan Pencurian Pasir

    Kamis, 30 Juli 2015
    Solikin : Satpol PP Jangan Diamkan Pencurian Pasir <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono S.Sos</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono S.Sos lagi-lagi meminta Pemerintah Kabupaten Lumajang bertindak tegas terhadap penambangan pasir yang berlangsung tanpa ijin atau illegal. Penambangan pasir dibibir pantai yang berlangsung hingga sekarang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Bahkan Agus menyebut pencurian terbesar di Lumajang adalah pencurian pasir.</p> <p>“Kalau mau jujur sebenarnya pencurian terbesar di Kabupaten Lumajang adalah pencurian pasir. Kita lihat saja penambangan pasir sampai kebibir pantai dengan kerusakan lingkungan yang makin parah seperti itu. Mana ada ijin penambangan sampai ke pantai seperti itu,” kata Agus Wicaksono.</p> <p>Namun sayangnya sampai sekarang Pemkab bahkan kepolisian sepertinya belum mengambil tindakan tegas terhadap masalah ini. Agus berharap, saatnya Pemkab dan kepolisian segera melakukan penertiban dan sangsi yang tegas. “Kalau penambangan yang berlangsung dibibir pantai itu kan sampai sekarang masih ada. Belum lagi ditempat lainnya yang asal tambang saja, itu harusnya segera ditindak,” jelas Agus kemudian.</p> <p>Agus kemudian mencontohkan bukti penambangan yang ada adalah besarnya pasir yang keluar dari Lumajang setiap hari. Ini sebenarnya merupakan bukti yang adanya penambangan yang masih berlangsung secara luar biasa di Lumajang. Pertanyaannya, apakah mereka mengangkut dari lokasi penambangan yang legal.</p> <p>“Pasir kita setiap hari diangkut keluar kota dalam jumlah sangat besar dan terus bertambah. Tapi PAD kita terus turun, masak yang begini akan kita biarkan. Sudah seharusnya penertiban itu segera dilakukan agar tidak semakin banyak pasir yang keluar dari Lumajang namun tidak memberikan PAD bagi Kabupaten Lumajang,” jelas Agus kemudian.</p> <p>Bahkan sebelumnya Agus menyebut ada pihak-pihak yang bermain dalam masalah ini, sehingga terjadi pembiaran terhadap maraknya penambangan pasir di Lumajang walau tanpa adanya ijin dari pemerintah. “Sulit dibuktikan, tapi pasti ada yang bermain dalam masalah ini,” demikian kata Agus Wicaksono sebelumnya kepada sejumlah awak media di Lumajang. (fat)</p>

    "> Pencurian Terbesar Di Lumajang Adalah Pencur...
  • "> Beredar Kabar Pemkab Sudah Bayar Ganti Rugi ...
  • "> LBH Arya Wiraraja Dan FH Unilu Gelar Penyulu...
  • "> Jelang Puasa, Polres Akan Gelar Operasi Peta...
  • Politik

    PAN Lumajang Akhirnya Tetapkan Lutfi Irbawanto Sebagai Calon Wabup

    Sabtu, 01 Agustus 2015
    PAN Lumajang Akhirnya Tetapkan Lutfi Irbawanto Sebagai Calon Wabup <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:336px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Usman Arif, Plt Ketua DPD PAN Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Terkait pernyataan Bupati yang akan mengirim satu nama saja sebagai calon wakil Bupati Lumajang ke DPRD sangat disayangkan oleh Plt. Ketua DPD PAN Lumajang Usman Arif. Menurut Usman, harusnya bupati mengetahui bahwa sesuai dengan amanat PP No. 49 Tahun 2008 untuk proses pemilihan Wakil Bupati merupakan ranah partai pengusung, bukan wilayah dan wewenang Bupati Lumajang. Hal ini disampaikan Usman Arif menanggapi pernyataan Bupati yang bertekad mengirim satu nama saja, yakni calon dari Golkar dan Demokrat.</p> <p>“Tidak bisa begitu mas. Andaikan pak gubernur meminta proses percepatan sekalipun, yang harus dilakukan bupati adalah menfasilitasi pertemuan partai pengusung untuk membuat kesepakatan. Yang menentukan calonnya tetap partai pengusung. Kebetulan di Lumajang partai pengusung pasangan SAAT ada tiga partai, maka kamilah yang menentukan, bukan bupati. Dan ini merupakan amanat PP No. 49 tahun 2008,” kata Usman Arif.</p> <p>Usman juga menyatakan setuju dengan pernyataan Ketua DPRD Lumajang bahwa sesuai dengan PP No. 49 Tahun 2008 tetap harus ada dua calon. Kalau hanya ada satu calon tentu saja prosesnya tidak sesuai dengan amanat PP tersebut. “Harus dua orang calonnya mas, gak bisa kalau Cuma satu orang kemudian dikirim ke DPRD. Lagi pula seharusnya kedua nama ini yang membuat kesepakatan adalah partai politik, nggak bisa yang menentukan kemudian bupati, dalam hal ini As’at Malik,” tegas Usman.</p> <p>Selama ini fasilitasi yang dilakukan oleh Bupati terhadap partai-partai memang belum sampai kepada tahap penentuan dua nama. Karena pertemuan itu seharusnya masih dilakukan agar semua persoalan ini selesai sesuai dengan peraturan yang berlaku.</p> <p>PAN juga berjanji akan segera mengirim satu nama saja dalam waktu singkat ini. Tapi kalau kemudian hanya dikirim satu orang hanya karena persoalan waktu, maka hal itu tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Kita semua harus menggunakan landasan PP No. 49 tahun 2008. Tidak bisa semaunya sendiri, harus sesuai dengan PP yang akan digunakan dalam proses ini,” kata Usman Arif kemudian. (fat)</p>

    "> PAN Melawan : Pemilihan Wabup Adalah Ranahny...
  • "> Bupati Ancam Tinggalkan PAN, Ketua DPRD Teta...
  • "> Soal Proses Pemilihan Wabup, Dewan Minta Bup...
  • "> Tak Ajukan Calon Wabup, Partai Golkar Tunggu...
  • Aneka Rupa

    Meski Difatwa Haram oleh MUI, RSI Masih Jalankan BPJS

    Jumat, 31 Juli 2015
    Meski Difatwa Haram oleh MUI, RSI Masih Jalankan BPJS <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:620px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Foto Ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Pihak BPJS Kesehatan Lumajang masih bingung dan kaget atas fatwa diharamkannya BPJS Kesehatan oleh MUI. Kepala BPJS Lumajang, Gatot, menyatakan telah mendengar kabar MUI yang memfatwakan haram BPJS Kesehatan melalui media.</p> <p>“Kita tahu kalau ada kabar fatwa haram itu dari media. Biasanya kita dapat tembusan dari pemerintah kalau ada fatwa MUI. Sekarang belum ada. Makanya kita belum ada petunjuk dan perintah dari kantor pusat BPJS terkait fatwa itu”, pungkasnya.</p> <p>Diungkapkan, setiap ada fatwa sifatnya rekomendasi dan setiap rekomendasi, menurutnya, bisa dijalankan bisa juga tidak alias tergantung sikap dari pusat. Oleh karena, sebelum semuanya jelas kebijakan dari pusat, pihaknya, kata Gatot, tidak akan melakukan tindakan apa-apa. Sepenuhnya ada di BPJS Pusat.</p> <p>Hal yang sama dirasakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang. Instansi pemerintah yang menangani masalah ini juga merasa bingung. dr. Bayu Wibowo, Sekretaris Dinkes Lumajang mengatakan belum ada perintah dan petunjuk apapun atas fatwa haram BPJS kesehatan.</p> <p>“Kita kan hanya pelaksana. Ada institusi yang menyikapi masalah ini. Kita tunggu keputusannya seperti apa nanti,” kata dr. Bayu Wibowo.</p> <p>Meskipun fatwa haram ini harus diterima dan dijalankan, kata Bayu, masih memerlukan proses dan solusi teknis dilapangan. <strong>(SYAM)</strong></p>

    "> Dinkes Dan Pihak BPJS Masih Bingung Soal Fat...
  • "> MUI Lumajang Belum Dapat Instruksi Fatwa Har...
  • "> Pakir Penuh, Sisi Timur Jalan PB. Sudirman D...
  • "> Jelang Idul Fitri, BAZ Lumajang Bantu 9.200 ...
  • Peristiwa

    Ribuan Anggota FKPPI 1321 Lumajang Gelar Apel Akbar

    Jumat, 31 Juli 2015
    Ribuan Anggota FKPPI 1321 Lumajang Gelar Apel Akbar <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:240px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Ranu Klakah</span></span>Wartalumajang.com</strong> - Musim kemarau yang terjadi nampaknya telah menimbulkan bencana kekeringan disejumlah wilayah Lumajang, tercatat ada 6 kecamatan yang saat ini dilanda kekeringan, antara lain Kecamatan Ranuyoso, Klakah, Randuagung, Kedungjajang, Padang dan Gucialit. Bahkan, kekeringan yang dipicu musim kemarau ini membawa dampak menyusutnya air permukaan danau dilereng Gunung Lemongan.</p> <p>Purwanto SH, Sekretaris BPBD Kabupaten Lumajang ketika ditemui dikantornya, Rabu (29/7), mengatakan bahwa penyusutan itu terjadi di Ranu Klakah yang berada di wilayah Kecamatan Klakah dan Ranu Bedali yang terletak di wilayah Kecamatan Ranuyoso.</p> <p>“Kedua ranu (danau, red) di lereng Gunung Lemongan ini, sejak terjadi kekeringan selama sebulan lebih, mengalami penyusutan permukaan airnya. Dari laporan yang kami terima, penyusutannya sampai 3 centimeter,” Katanya.</p> <p>Penyusutan permukaan air ranu di lereng gunung berketinggian 1.331 meter diatas permukaan laut (mdpl) ini terjadi karena sumber mata air sebagai penyuplai air ranu juga menyusut terdampak kekeringan.</p> <p>Termasuk juga, permukaan air ranu juga terdampak dari fenomena koyo yang terjadi beberapa pekan lalu, akibat naiknya kadar belerang di dasar ranu. Kegiatan ini merupakan aktivitas vulkanik rutin, karena Ranu Klakah maupun Ranu Bedali merupakan kawah aktif Gunung Lemongan. “Dan fenomena koyo ini juga membawa dampak terhadap penyusutan permukaan air ranu,” paparnya.</p> <p>Purwanto menjelaskan, ada satu Kecamatan yang masuk kategori krisis air parah, yakni Ranuyoso. Sedangkan, untuk kategori sedang diantaranya meliputi wilayah Kecamatan Klakah, Randuagung, Kedungjajang, Padang dan Gucialit.</p> <p>“Meski untuk wilayah Kecamatan Padang dan Gucialit intensitasnya masih rendah dan cukup terjangkau air bersih. Hal ini dipetakan sesuai kondisi geografis di wilayah-wilayah itu, dengan mempertimbangkan jarak angkut air dari sumber ke rumah-rumah warga dan keberadaan sumber mata air yang dibutuhkan,” urainya.</p> <p>BPBD Lumajang tidak hanya melakukan distribusi air bersih ke wilayah krisis saja untuk mengantisipasi kekeringan ini. Pasalnya, tahun ini juga telah dijadwalkan pembangunan sarana pengadaan air bersih dengan system dongki.</p> <p>“Kami akan membangun dongki di Desa Buwek, Kecamatan Randuagung dengan biaya lebih dari Rp. 150 juta. Targetnya, sarana ini bisa menjamin ketersediaanair bersih bagi warga di 4 Dusun. Dengan cara ini, sedikit demi sedikit wilayah krisis air bersih yang rutin melanda di setiap musim kemarau bisa dikurangi,” pungkas Purwanto. (ww)</p>

    "> Akibat Kemarau, Danau di Lereng Lemongan Men...
  • "> Kasat Reskrim Gerah, Banyak Telpon Gelap Men...
  • "> Gara-gara Klakson, Sopir Truk Dikeroyok Seju...
  • "> Pusat Gempa Di Malang, Retakkan Rumah Di Ran...
  • Wisata Budaya

    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting

    Senin, 18 Mei 2015
    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:526px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah Kawasan Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pemkab Lumajang sudah berkali-kali menyatakan bahwa kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu merupakan kawasan wisata yang masih berbahaya untuk dikunjungi. Bukan karena medannya yang cukup berat untuk dilalui, namun berbagai sarana pendukung sampai sekarang masih belum ada. Bahkan Pemkab menyebut air terjun Tumpak Sewu ini nantinya akan dijadikan wisata minat khusus.</p> <p>Jumat (1/5) kemarin seorang mahasiswa meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing yang cukup curam dan dalam ini. Mahasiswa yang diketahui berasal dari Pasuruan ini harus kehilangan nyawa saat hendak mengabadikan foto dirinya melalui foro Selfi yang berakibat yang bersangkutan terpeleset dan jatuh masuk kejurang.</p> <p>Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati sebelumnya sudah mengingatkan masyarakat untuk untuk tidak datang ketempat ini karena cukup berbahaya. Rombongan wartawan yang pernah datang ketempat ini juga menyebut kawasan ini sebagai kawasan wisata yang cukup berbahaya dan menegangkan.</p> <p>“Kita bisa saja mengembangkan kawasan ini, namun tentunya akan menjadi wisata minat khusus. Jadi tidak semua orang bisa datang ketempat ini,” kata Indah Amperawati.</p> <p>Sayangnya himbauan ini nyaris tak digubris dan sejumlah orang terus berduyun-duyun mendatangi tempat ini, setelah keindahan tempat ini banyak di Upload kemedia social Facebook dan Twiter. Bahkan ketika rombongan wartawan datang ketempat ini juga mendapati rombongan wisatatawan yang berasal dari Jakarta. “Memang tempat ini sangat dikenal luas belakangan ini setelah kawasan lain, yakni Puncak B29 lebih dulu popular,” kata salah seorang wisatawan yang pernah datang ketempat ini.</p> <p>Kini satu orang meninggal dunia sebagai akibat dari keingintahuan mereka untuk menjelajah tempat berbahaya ini. “Tempat ini baru akan kita kembangkan mungkin pada tahun 2016 mendatang setelah melalui kajian yang mendalam,” kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lumajang, Drs. Gawat Sudarmanto beberapa waktu lalu.</p>

    "> Kekhawatiran Bahaya Air Terjun Tumpak Sewu A...
  • "> Wisata Alam Cuban Sewu Baru Bisa Dikembangka...
  • "> Ditengah Hujan Deras, Festival Tari Jaran Sl...
  • "> Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs ...
  • Wartalumajang.com - Dualisme kepengurusan DPC PKB Kabupaten Lumajang nampaknya belum kunjung usai, beberapa waktu lalu Hj. Masitah menyampaikan bahwa dirinya telah memperoleh SK dari DPP PKB sebagai ketua DPC PKB Lumajang, namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar.

    Ketika dihubungi wartawan melalui handponenya hari ini, Sabtu (3/8), Halim Iskandar menyatakan kepengurusan DPC PKB dengan Muhammad Zacky Barizi sebagai Ketua Dewan Tanfidznya adalah kepengurusan yang sah sampai saat ini. "SK untuk Hj Masitah itu hanya untuk Pilkada Lumajang, bukan yang lain," katanya diujung telepon.

    Pernyataan Ketua DPW PKB jatim ini kemudian ditegaskan kembali oleh H. Thoriqul Haq, Sekretaris DPW PKB Jatim ketika ditemui sejumlah wartawan dikantor DPC PKB Lumajang di jalan Swandak. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan diluar kebiasaan struktur kepengurusan DPC PKB. "SK yang diberikan kepada Hj Masitah itu jelas tertulis hanya untuk pilkada Lumajang," tegasnya.

    Sedangkan diluar kepentingan pilkada, seperti operasinal parpol dan lainnya masih tetap pada kepengurusan Gus Muh (panggilan akrab Muhammad Zacky Barizi). DPW PKB juga sedang melakukan komunikasi dengan KPU Lumajang terkait dengan tata administrasi DPC PKB Lumajang. "Kita sedang urus dengan KPU tentang tata administrasi partai," imbuh Thoriqul Haq.

    Dalam waktu dekat, menurut Thoriqul Haq, akan diatur tata administrasi terkait dengan pencalegan di Lumajang. Maksimal sesudah hari raya semuanya sudah beres. Ia meminta kepada seluruh caleg untuk tetap fokus pada Pemilu 2014, agar PKB Lumajang bisa keluar sebagai pemenang. "Caleg tidak perlu kawatir tetep fokus pada pemilu 2014," pungkasnya.

    Web Designer