Halaman Facebook Twitter Warta Lumajang Langganan Berita
Beri Contoh ke Masyarakat, Kapolres Periksa Kelengkapan Kendaraan Anggotanya
Rabu, 27 Mei 2015 14:18 WIB
Wartalumajang.com – Untuk memberikan contoh serta tauladan ke masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus dalam rangka gelar Operasi Patuh Semeru 2015 yang dimulai kemarin, Rabu (27/5), hingga 14 hari kedepan, Kapolres Lumajang melakukan pemeriksaan kedalam terlebih dahulu, seluruh anggota Polres...
Dua Pemuda Residivis Pengedar Okerbaya Kembali Ditangkap Polisi
Selasa, 26 Mei 2015, 23:20 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Masih tergiur dengan hasil yang cukup menjanjikan dan belum kapok dipenjara, membuat dua pemuda [ ... ]

Antisipasi Peredaran Beras Plastik, Polres Lumajang Lakukan Sidak di Pasar Baru
Selasa, 26 Mei 2015, 20:23 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mengantisipasi peredaran beras plastik di Lumaj [ ... ]

Di Partai Perindo, Kader Akan Diprioritaskan Jadi Caleg
Selasa, 26 Mei 2015, 18:19 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Ketua DPD Perindo Lumajang Jamal Abdullah Al Katiri menjamin tidak akan memasukkan tokoh non kader [ ... ]

Memasuki Musim Kemarau, BPBD Mulai Suplay Di Enam Kecamatan
Selasa, 26 Mei 2015, 17:48 WIB
article thumbnail

Wartalumajang.com – Tidak adanya hujan dalam sepekan terakhir, membuat enam kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang m [ ... ]

Senin, 23 Pebruari 2015 16:38
Serial Bupati Baru (1) : Pak Bupati, Apa Kabar Pasir Besi Lumajang
Sejatinya tak ada satupun pekerjaan yang tak boleh tuntas. Karena jika tidak tuntas, bisa saja disebut bekerja setengah hati. Di Lumajang cukup banyak pekerjaan yang seharusnya dituntaskan yang hingga saat ini masih meninggalkan t...

Aspirasi

Minggu, 10 Mei 2015 07:41
Menanti Pembangunan Lumajang Yang Inovativ (Bagian 1)
Dalam setiap pergantian kepemimpinan disetiap daerah, selalu saja lahir jargon yang mengarah kepada usaha perbaikan kesejahteraan masyarakat. Jargon-j...

Birokrasi

Memasuki Musim Kemarau, BPBD Mulai Suplay Di Enam Kecamatan

Selasa, 26 Mei 2015
Memasuki Musim Kemarau, BPBD Mulai Suplay Di Enam Kecamatan <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Peletakkan batu pertama pembangunan toilet Situs Biting</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Keberadaan toilet merupakan salah satu kebutuhan bagi area wisata, meskipun tidak menjadi persyaratan utama, namun toilet banyak dibutuhkan oleh pengunjung suatu obyek wisata. Kondisi inilah yang membuat LSM Masyarakat Peduli Peninggalan Majapahit Timur (MPPMT) tergerak untuk mencari sumbangan dan hasilnya meskipun tanpa bantuan Pemkab Lumajang, pembangunan toilet yang ada di kawasan cagar budaya Situs Biting akhirnya bisa terlaksana.</p> <p>Setelah hampir dua bulan melakukan penggalangan dana dengan cara mengetuk hati masyarakat yang melintas disejumlah perlitasan jalan yang ada diwilayah kota, akhirnya dana untuk pembangunan toilet terkumpul juga.</p> <p>Meskipun kawasan cagar budaya ini sudah diakui propinsi dan pengelolaanya sudah masuk dalam agenda Dinas Pariwisata Lumajang, namun hingga kini tak sepeserpun dana yang turun khususnya untuk pembangunan toilet.</p> <p>Namun hal ini tidak mematahkan semangat para pejuang sejarah yang tergabung dalam LSM MPPMT untuk mengumpulakan dana. Lutfia Amerta Sanjiwani, selaku ketua panitia pembangunan toilet ketika dikonfirmasi media ini mengatakan meski tanpa bantuan pemerintah pihaknya tetap semangat untuk mengumpulkan dana. “Terbukti saat ini dana yang dibutuhkan berhasil terkumpul dan pembangunannya sudah dimulai,” katanya.</p> <p>Menurutnya, selain mengumpulkan dana dari para pengguna jalan pihaknya juga mendapat bantuan dana dari sejumlah pihak diantaranya dari Purnomo Sidi anggota DPR-RI komisi VIII, Gereja Katolik dan Paguyuban Nusantara dari Sumatra yag menyumbangkan 25 buah batu akik yang bisa dijual dan hasilnya untuk pembangunan toilet.</p> <p>Kegiatan peletakkan batu pertama pembangunan toilet ini dilaksanakan kemarin sore, Rabu (20/5) yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Hadir dalam kegiatan tersebut dan diberi kesempatan untuk meletakkan batu pertama dari Muspika Kecamatan Sukodono. Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, I Gede Nurmahendra juga ikut hadir menyaksikan kegiatan tersebut.</p> <p>Hingga dimulainya pembangunan toilet, dana yang sudah terkumpul sebesar Rp 15 juta, sesuai dengan rencana awal pembangunan toilet tersebut diperkirakan menghabiskan dana sekian. “Itu termasuk dana yang masuk dari penjualan batu akik yang laku 4 buah saat pameran,” imbuh Lutfi, sapaan akrab ketua panitia.</p> <p>Selain melaksanakan peletakkan batu pertama pembangunan toilet, acara tersebut juga dibarengi dengan penanaman bunga Andong Merah yang dilakukan oleh pelajar, komunitas anak muda, dan Pramuka yang merupakan sebuah bentuk kepedulian mereka pada kawasan situs Biting.</p> <p>Penanaman bunga Andong Merah di sepanjang jalan menuju ke kawasan Situs Biting ini juga merupakan penanda menuju ke kawasan situs, karena selama ini tidak ada satupun papan petunjuk yang terpasang di Kawasan Situs Biting. “Kegiatan ini juga sebagai symbol bahwa kawasan Situs Biting sudah bersiap menjadi kawasan wisata sejarah,” pungkas Lutfi.(ww)</p>

"> Pembangunan Toilet Situs Biting Tak Mendapat...
  • "> Hardiknas, Bupati dan Forpimda Tandatangani ...
  • "> BPBD Lumajang Akan Menggelar Gladi Lapang Er...
  • "> Belum Ada PP, Proses Pemilihan Wabup Diperki...
  • Hukum

    Beri Contoh ke Masyarakat, Kapolres Periksa Kelengkapan Kendaraan Anggotanya

    Rabu, 27 Mei 2015
    Beri Contoh ke Masyarakat, Kapolres Periksa Kelengkapan Kendaraan Anggotanya <p><strong> </strong></p> <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:271px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Pelaku ketika diminta memperagakan aksinya saat mencuri sepeda motor</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pemuda asal Dusun Sumber Uling, Desa Sumber Baru, Kabupaten Jember bernama Suwadi Bin Sutomo ini bisa dibilang hebat dan benar-benar nekat. Diusianya yang baru 18 tahun sudah keluar masuk bui sebanyak 3 kali, sementara sepeda motor yang dicurinya ada di 18 TKP (Tempat Kejadian Perkara). Untuk ke 18 kalinya, dia melakukan aksi pencurian sepeda motor di Jl. Sultan Hasanudin, Gang 1 Nomer 33, RT 01 RW 19, Tompokersan Lumajang.</p> <p>Sepeda motor yang dia ambil adalah 1 unit sepeda motor Yamaha 44D Xeon warna putih, Nopol N-2948-ZW, Noka MH344D002BK227173, nosin : 44D227293, milik Rahmat Syahrul (30) warga Tompokersan.</p> <p>Modusnya, tersangka bersama 1 orang temannya, pada tanggal 4 Mei 2015 lalu, sekitar pukul 02.00 WIB, memanjat pagar rumah milik korban. Dirasa cukup aman, mereka mencungkil jendela rumah bagian depan dan langsung mengeluarkan sepeda motor korban yang ada di dalam rumah lewat pintu depan. Setelah itu sepeda motor hasil curian langsung dibawa kabur.</p> <p>Atas laporan warga, selang beberapa lama akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Waka Polres Lumajang, Kompol Iswahab ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakanikan, pelaku merupakan resedivis, sudah keluar masuk tahanan.</p> <p>“Sudah 3 kali keluar masuk tahanan dan ini yang ke-4 dia ditangkap. Dia itu tidak mengenal siapa yang dibegal atau dirampas, bahkan beberapa waktu lalu, pemuda tamatan SD ini mencegat penjual lombok. Lomboknya dibuang pemiliknya didorong paksa hingga terjatuh lalu sepeda motornya dirampas dan dibawa kabur,” bebernya.</p> <p>“Hasilnya dibuat untuk mabuk-mabukan,” ungkap tersangka ketika ditanya Waka Polres. Adapun barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan tercatat sebanyak 6 unit sepeda motor yang datanya saat ini ada di Mapolres Lumajang, sedangkan sisanya masih dilakukan pencarian.</p> <p>“Kita masih tangkap satu pelaku ini, sedangkan rekannya yang berinisial YD (20) warga Kecamatan Randuagung masih kita kejar dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” pungkasnya. (ww)</p>

    "> Hebat..! 18 Tahun Sudah 18 Kali Mencuri Sepe...
  • "> Buron 1 Tahun, Otak Pelaku Pembunuhan Gladak...
  • "> Kejaksaan Lumajang Usut Dugaan Penyimpangan ...
  • "> Lam Cong San : Saya Heran Kenapa Kok Saya Ya...
  • Politik

    Di Partai Perindo, Kader Akan Diprioritaskan Jadi Caleg

    Selasa, 26 Mei 2015
    Di Partai Perindo, Kader Akan Diprioritaskan Jadi Caleg <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Misbahul Munir dan Lutfi Irbawanto SH, Sekretaris dan Ketua DPD Gollkar Kubu Agung Laksono</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Hiruk pikuk pemilihan Wakil Bupati Lumajang yang sekarang masih menjadi “rebutan” ketiga partai pengusung, tampaknya akan semakin ramai, karena DPD Golkar Munas Ancol yang sering disebut sebagai Golkar Kubu Agung Laksono sekarang juga sedang menyiapkan satu nama untuk calon wakil Bupati Lumajang. Ketua DPD Golkar Kubu Agung Laksono Lutfi Irbawanto kepada Wartalumajang hari ini, Senin (25/5) menyatakan pihaknya sudah menyiapkan satu nama yang akan dikirim kepada Bupati Lumajang.</p> <p>“Karena pemerintah menyatakan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang memenangkan Golkar hasil Munas Bali, maka sampai saat ini kamilah yang diakui oleh pemerintah sampai ada keputusan Mahkamah Agung dan berkekuatan hukum tetap. Itu artinya sampai saat ini kamilah yang berhak mengajukan nama calon wabup Lumajang,” kata Ketua DPD Golkar Lumajang kubu Munas Ancol Lutfi Irbawanto kepada media ini.</p> <p>Sementara sekretaris DPD Golkar Kubu Agung Laksono Misbahul Munir Ansori mengatakan, jika mengaku kepada PP No. 49 Tahun 2008, calon wakil bupati harus diusulkan oleh partai pengusung pasangan pemenang Pilkada, maka yang disebut partai pengusung adalah tiga partai dalam hal ini adalah Partai Golkar, Partai Demokrat dan PAN. “Ketiganya adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Walaupun nanti calonnya hanya dua orang, maka ketiga partai ini harus sepakat dengan dua nama itu. Dan kami sudah punya nama sendiri untuk calon wakil Bupati Lumajang,” kata Misbahul Munir yang mantan Ketua KPU Lumajang.</p> <p>Munir juga mengatakan, saat ini pihaknya sudah mendapatkan rekomendasi dan surat keputusan dari DPP Partai Golkar Munas Ancol untuk segera merapatkan barisan Golkar Lumajang sehingga eksistensinya tetap ada di Kabupaten Lumajang. Penunjukkan dirinya sebagai sekretaris dan Lutfi Irbawanto sebagai Ketua DPD Golkar Lumajang dilengkapi dengan keputusan resmi dari DPP.</p> <p>“Kita secepatnya akan berkirim surat kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, DPRD dan KPU yang intinya memberitahukan bahwa DPD Golkar hasil Munas Ancol ada di Lumajang. Dan untuk sementara kamilah yang diakui pemerintah kecuali ada keputusan Mahkamah Agung yang berkekuatan hukum tetap. Dan kami yakin dalam keputusan MA nanti, kita yang menang,” ujar Munir kemudian.</p> <p>Munir juga mengaku pihaknya juga mendapatkan dukungan dari sejumlah fungsionaris Golkar di Kabupaten Lumajang. Ketika disinggung tentang kemungkinan islah dengan DPD Golkar kubu ARB, Munir menyatakan, untuk sementara tidak ada islah karena semuanya masih berproses secara hukum. Walau demikian, baik Munir maupun Lutfi Irbawanto sama-sama keberatan untuk menyatakan siapa yang nantinya akan dicalonkan sebagai calon wakil Bupati Lumajang untuk mendapingi As’at Malik. “Kita tunggu sajalah mas, nanti juga akan kita sampaikan,” tegas Lutfi Irbawanto SH. (fat)</p>

    "> DPD Golkar Lumajang Kubu Agung Laksono Juga ...
  • "> H. Akhmat ST (PPP) : Bupati Jangan Diam Agar...
  • "> Koordinasi Tiga Parpol Tentukan Dua Calon Wa...
  • "> PKPI Dukung Calon Wabup Dari Kalangan Birokr...
  • Aneka Rupa

    Event Catur KCL Cup Berlangsung Meriah

    Sabtu, 23 Mei 2015
    Event Catur KCL Cup Berlangsung Meriah <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:520px;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">foto ilustrasi</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Naiknya harga bawang merah beberapa hari terakhir ini menyebabkan usaha warung dan kuliner di Lumajang merasakan imbasnya. Harga barang merah disejumlah pasar tradisional di Lumajang belakangan mencapai Rp. 26 ribu per kilogram. Harga ini jauh berada diatas harga bawang merah sebelumnya yang hanya ada pada kisaran Rp. 15 ribu per kilogram. Jika dihitung dari sisi prosentase kenaikan harga, harga dalam sepekan terakhir naik sekitar 80 persen dari harga sebelumnya.</p> <p>Musrifah (48), penjual nasi yang ada di sepanjang Jalan Sastrodikoro, Lumajang ini mengaku, bawang merah merupakan salah satu bahan bumbu andalan dalam masakan yang dijualnya. “Kalau porsi bawangnya saya kurangi, yang pasti masakan saya kurang enak mas. Dan tentu saja hal ini berpengaruh kepada pelanggan saya,” kata Musrifah.</p> <p>Yang lebih memberatkan lagi, disamping harga yang melonjak, stock bawang merah yang ada dipasaran Lumajang justru kurang bagus. Karenanya ketika membeli bawang merah, sejumlah ibu-ibu harus memilih yang bagus-bagus walau resikonya beda harga jika dibandingkan dengan membeli tanpa memilih “Kalau tidak memilih, bawang yang busuk juga ikut,” paparnya.</p> <p>Ungkapan senada juga dilontarkan oleh Jumala (39), pemilik stand bakso asal Kelurahan Ditrotunan, Kecamatan Kota Lumajang. Menurutnya, bawang goreng sangat dibutuhkan dalam setiap penyajian bakso yang dijual kepada konsumen. “Kalau tidak ditaburi bawang goreng, otomatis kurang sedap rasa kuahnya,”teragnya.</p> <p>Terkait kenaikan harga bawang merah yang terjadi di pasaran, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, Drs. Agus Eko, menjelaskan, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat. Hasil dari koordinasi menyebutkan bahwa bawang merah mengalami kenaikan karena berkurangnya pasokan dari daerah penghasil bawang merah seperti Probolinggo, Brebes dan Mojokerto.</p> <p> </p> <p>Lebih jauh Agus menjelaskan, faktor penyebab berkurangnya suplai dikarenakan belum panen raya dan buruknya cuaca sehingga mengakibatkan kerusakan hasil produksi bawang. “Tingginya permintaan yang tidak disertai dengan jumblah pasokan mengakibatkan kenaikan harga disejumlah daerah bukan hanya di Kabupaten Lumajang,” paparnya. (fat)</p>

    "> Harga Bawang Merah Mahal, Usaha Kuliner Meng...
  • "> Modiv Motor Dengan Velg Kecil Tak Akan Dibin...
  • "> Kabar NU : Silaturahmi PCNU Wilayah Tapal Ku...
  • "> Sisi Barat Ruas Jalan Wonorejo Klakah Berlub...
  • Peristiwa

    Dua Pemuda Residivis Pengedar Okerbaya Kembali Ditangkap Polisi

    Selasa, 26 Mei 2015
    Dua Pemuda Residivis Pengedar Okerbaya Kembali Ditangkap Polisi <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:448px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Heri Sugiono ketika melakukan sidak disalah satu toko sembako di Pasar Baru</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mengantisipasi peredaran beras plastik di Lumajang, Selasa (26/5), Polres Lumajang bersama Satpol PP dan Disperindag Kabupaten Lumajang malakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang beras yang ada di Pasar Baru Lumajang yang merupakan pasar terbesar di Kabupaten Lumajang.</p> <p>Ketika tiba dilokasi pasar baru, petugas gabungan dari Polres, Satpol PP dan Diseprindag Lumajang ini langsung melakukan pemeriksaan kesejumlah pedagang sembako baik pedagang kecil maupun besar, petugas gabungan ini dibagi dalam sejumlah kelompok untuk melakukan pemeriksaan hingga ke dalam pasar.</p> <p>Saat melakukan pemeriksaan, petugas mengambil beberapa sample beras dari setiap pedagang untuk dilakukan pengujian dengan menggunakan air dalam gelas. Beredarnya informasi tentang adanya beras plastik sempat membuat sejumlah pedagang khawatir, namun kabar itu tidak membuat omset para pedagang sembako menurun. “Sempat ada beberapa pembeli yang khawatir, namun karena kami belinya beras lokal Lumajang saja, maka omset kami tidak turun. Karena beras asli Lumajang bagus-bagus dan mutunya tidak kalah dengan beras dari kota lain,” kata Yonatan, salah satu pedagang sembako di pasar baru Lumajang.</p> <p>Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Heri Sugiono usai melakukan sidak kepada sejumlah wartawan mengatakan meskipun sidak kali ini tidak ditemkan adanya beras sintetis, pihaknya tidak akan berhenti begitu saja. Dia berjanji, sidak seperti ini akan dilakukan secara terus menerus untuk memberikan rasa aman kepada warga Lumajang.</p> <p>“Kami beserta Satpol PP dan Disperindag Lumajang akan terus-menerus melakukan pengawasan terhadap peredaran beras yang ada di Lumajang, baik itu ke pedagang kecil maupun besar. Untuk saat ini, saya pastikan di Lumajang tidak ada beras plastik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami juga berharap agar masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang akan memperkeruh situasi,” katanya. (ww)</p>

    "> Antisipasi Peredaran Beras Plastik, Polres L...
  • "> Pabrik Kayu CV. WCN di Karang Anom Terbakar...
  • "> Pasangan Suami Istri Dibegal di Sukodono, Mo...
  • "> Sapi Curian Disembunyikan Di Kamar Tidur...
  • Wisata Budaya

    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting

    Senin, 18 Mei 2015
    Meriah…! Konser Amal Untuk Situs Biting <p><strong><span class="easy_img_caption" style="display:inline-block;line-height:0.5;vertical-align:top;background-color:#none;text-align:left;width:526px;float:left;margin:8px;8px;"><span class="easy_img_caption_inner" style="display:inline-block;line-height:normal;color:#000000;font-size:8pt;font-weight:normal;font-style:italic;padding:3px 5px;margin:0px;">Inilah Kawasan Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang</span></span>Wartalumajang.com</strong> – Pemkab Lumajang sudah berkali-kali menyatakan bahwa kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu merupakan kawasan wisata yang masih berbahaya untuk dikunjungi. Bukan karena medannya yang cukup berat untuk dilalui, namun berbagai sarana pendukung sampai sekarang masih belum ada. Bahkan Pemkab menyebut air terjun Tumpak Sewu ini nantinya akan dijadikan wisata minat khusus.</p> <p>Jumat (1/5) kemarin seorang mahasiswa meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing yang cukup curam dan dalam ini. Mahasiswa yang diketahui berasal dari Pasuruan ini harus kehilangan nyawa saat hendak mengabadikan foto dirinya melalui foro Selfi yang berakibat yang bersangkutan terpeleset dan jatuh masuk kejurang.</p> <p>Ketua Bappekab Lumajang Ir. Indah Amperawati sebelumnya sudah mengingatkan masyarakat untuk untuk tidak datang ketempat ini karena cukup berbahaya. Rombongan wartawan yang pernah datang ketempat ini juga menyebut kawasan ini sebagai kawasan wisata yang cukup berbahaya dan menegangkan.</p> <p>“Kita bisa saja mengembangkan kawasan ini, namun tentunya akan menjadi wisata minat khusus. Jadi tidak semua orang bisa datang ketempat ini,” kata Indah Amperawati.</p> <p>Sayangnya himbauan ini nyaris tak digubris dan sejumlah orang terus berduyun-duyun mendatangi tempat ini, setelah keindahan tempat ini banyak di Upload kemedia social Facebook dan Twiter. Bahkan ketika rombongan wartawan datang ketempat ini juga mendapati rombongan wisatatawan yang berasal dari Jakarta. “Memang tempat ini sangat dikenal luas belakangan ini setelah kawasan lain, yakni Puncak B29 lebih dulu popular,” kata salah seorang wisatawan yang pernah datang ketempat ini.</p> <p>Kini satu orang meninggal dunia sebagai akibat dari keingintahuan mereka untuk menjelajah tempat berbahaya ini. “Tempat ini baru akan kita kembangkan mungkin pada tahun 2016 mendatang setelah melalui kajian yang mendalam,” kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lumajang, Drs. Gawat Sudarmanto beberapa waktu lalu.</p>

    "> Kekhawatiran Bahaya Air Terjun Tumpak Sewu A...
  • "> Wisata Alam Cuban Sewu Baru Bisa Dikembangka...
  • "> Ditengah Hujan Deras, Festival Tari Jaran Sl...
  • "> Tim Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Situs ...
  • Wartalumajang.com - Dualisme kepengurusan DPC PKB Kabupaten Lumajang nampaknya belum kunjung usai, beberapa waktu lalu Hj. Masitah menyampaikan bahwa dirinya telah memperoleh SK dari DPP PKB sebagai ketua DPC PKB Lumajang, namun pernyataan tersebut dibantah keras oleh ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar.

    Ketika dihubungi wartawan melalui handponenya hari ini, Sabtu (3/8), Halim Iskandar menyatakan kepengurusan DPC PKB dengan Muhammad Zacky Barizi sebagai Ketua Dewan Tanfidznya adalah kepengurusan yang sah sampai saat ini. "SK untuk Hj Masitah itu hanya untuk Pilkada Lumajang, bukan yang lain," katanya diujung telepon.

    Pernyataan Ketua DPW PKB jatim ini kemudian ditegaskan kembali oleh H. Thoriqul Haq, Sekretaris DPW PKB Jatim ketika ditemui sejumlah wartawan dikantor DPC PKB Lumajang di jalan Swandak. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan diluar kebiasaan struktur kepengurusan DPC PKB. "SK yang diberikan kepada Hj Masitah itu jelas tertulis hanya untuk pilkada Lumajang," tegasnya.

    Sedangkan diluar kepentingan pilkada, seperti operasinal parpol dan lainnya masih tetap pada kepengurusan Gus Muh (panggilan akrab Muhammad Zacky Barizi). DPW PKB juga sedang melakukan komunikasi dengan KPU Lumajang terkait dengan tata administrasi DPC PKB Lumajang. "Kita sedang urus dengan KPU tentang tata administrasi partai," imbuh Thoriqul Haq.

    Dalam waktu dekat, menurut Thoriqul Haq, akan diatur tata administrasi terkait dengan pencalegan di Lumajang. Maksimal sesudah hari raya semuanya sudah beres. Ia meminta kepada seluruh caleg untuk tetap fokus pada Pemilu 2014, agar PKB Lumajang bisa keluar sebagai pemenang. "Caleg tidak perlu kawatir tetep fokus pada pemilu 2014," pungkasnya.

    Web Designer